Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Film Indonesia yang Akan World Premier di IFFR 2026, Ada Film Bolong

poster film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi dan Sola Fata
poster film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi dan Sola Fata (Instagram.com/hanungbramantyo | Instagram.com/takusno)

International Film Festival Rotterdam (IFFR) siap kembali digelar untuk edisi tahun ini pada 29 Januari hingga 8 Februari 2026 di Rotterdam, Belanda. Festival film ini sering kali menjadi panggung bagi film-film Indonesia yang berani mengangkat isu krusial dan memiliki keunikan dari segi artistik. 

Nah, pada tahun ini, Indonesia pun turut ambil bagian. Empat judul film telah diumumkan akan melakukan world premier di IFFR 202. Ada film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi garapan sutradara Hanung Bramantyo, berikut daftar film Indonesia yang akan world premiere di IFFR 2026.

1. Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

poster film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi
poster film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi (Instagram.com/hanungbramantyo)

Melalui postingan di Instagram-nya, Hanung Bramantyo mengumumkan film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi akan melakukan world premier di IFFR 2026 dengan judul internasional The Hole (309 days before Tragedy). Hanung menegaskan, film terbarunya ini akan dirilis tanpa sensor selama penayangannya di festival film tersebut.

Diproduksi Adhya Pictures dan Dapur Film, film ini membawa penonton mengikuti kisah pembunuhan berantai yang dibungkus dengan sentuhan sejarah. Kasus pembunuhan tersebut terjadi setiap tanggal 30. Berlatar di Lubang Buaya era 1960-an, film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi dibintangi oleh Baskara Mahendra dan Carissa Perusset.

2. Sola Fata

poster film Sola Fata
poster film Sola Fata (Instagram.com/takusno)

Film Sola Fata yang disutradarai oleh Timoteus Anggawan Kusno juga telah dikonfirmasi akan melakukan world premier di IFFR 2026.

“Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa "SOLA FATA" akan tayang perdana (festival) di IFFR 2026,” tulis sang sutradara di akun Instagram resminya.

Dibintangi oleh Retno Hermanto dan Enji Sekar, film ini bercerita tentang seorang penjelajah yang datang ke wilayah tropis untuk mendokumentasikan dunia asing, namun secara perlahan, ia kehilangan batas antara realitas dan imajinasi.

3. Hikayat Hayat Tanah Bayah

poster Hikayat Hayat Tanah Bayah
poster Hikayat Hayat Tanah Bayah (Instagram.com/thewavessaga)

Selanjutnya ada Hikayat Hayat Tanah Bayah yang mengangkat kisah kearifan lokal masyarakat Desa Bayah, Lebak, Banten, yang berpusat pada tradisi “Bayah bakal dikumbah” atau “Bayah akan dicuci”. Tradisi tersebut dipercaya sebagai ritual untuk membersihkan desa dari energi dan hal-hal buruk yang mengganggu keseimbangan hidup masyarakat.

Film arahan sutradara Badrul Munir ini siap melakukan world premier di IFFR 2026 dengan judul International The Waves Saga.

4. Golden Island

poster film Golden Island
poster film Golden Island (Instagram.com/keariefan)

Terakhir, ada film docufiksi Golden Island yang berlatar di “kota emas”. Film arahan sutradara Arief Budiman ini mengikuti kisah dua videografer, Arief dan Edi, yang saling bertukar kenangan dan imajinasi tentang Papua melalui rekaman yang mereka ambil. Keduanya merefleksikan latar belakang yang kontras. Arief merupakan pemuda asal Jawa, sedangkan Edi lahir dan besar di Papua.

Dalam postingan di Instagram-nya, Arief Budiman menjelaskan bahwa arsip-arsip visual yang digunakan dalam film ini menghadirkan imajinasi utopis tentang keindahan lanskap Papua, sekaligus menyoroti ironi realitas yang terjadi di baliknya, terutama dalam konteks dominasi orang Jawa dan keberadaan militer.

Itu dia sederet film Indonesia yang bakal unjuk gigi melakukan world premier di IFFR 2026. Bikin ikutan bangga!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

7 Film dan Series Sinemaku Pictures yang Dibintangi Prilly Latuconsina

19 Jan 2026, 23:17 WIBHype