9 Artis Pernah Jadi Anak Pimpinan Ponpes di Film dan Series

Beberapa kali film dan series Indonesia menjadikan pesantren sebagai latarnya. Tidak melulu membahas tentang dunia pendidikan yang terjadi di sebuah pesantren, beberapa film juga mengangkat sebuah kisah asmara, hingga sisi pandang yang mungkin belum diketahui oleh beberapa orang, tentang dunia pondok pesantren atau ponpes.
Dari sekian banyak film dan series yang mengakat dunia pesantren, ada beberapa karakter anak pimpinan ponpes yang berhasil mencuri perhatian. Ada yang melanjutkan visi misi sang ayah hingga jatuh hati kepada salah satu santri, berikut ini ada 9 karakter anak pimpinan ponpes dalam film dan series Indonesia.
1. Oki Setiana Dewi, seorang anak Kiai terpandang yang sangat solehah dan dikagumi oleh banyak santri di Ketika Cinta Bertasbih (2009)

2. Revalina S. Temat, seorang anak Kiai yang sangat bersemangat dalam mengejar mimpi, meskipun di tentang di Perempuan Berkalung Sorban (2009)

3. Reza Rahadian, seorang anak pimpinan pesantren yang dianggap baik, namun sangat kasar terhadap istri di Perempuan Berkalung Sorban (2009)

4. Dimas Anggara, seorang anak pimpinan pesantren yang tidak pernah lupa dengam sebuah janji untuk menikahi satu perempuan di Promise (2017)

5. Edwin Sjarif juga menjadi anak dari pimpinan pesantren. Dimana Edwin sebagai kakak dari Dimas Anggara yang membanggakan di Promise (2017)

6. Deva Mahenra, menjadi seorang anak pimpinan pesantren yang berhasil melanjutkan dakwah sang ayah hingga dijodohkan di 99 Nama Cinta (2019)

7. Dea Annisa, menjadi seorang anak pimpinan pesantren yang menikah dengan dukun berkedok ustaz, diperankan Omar Daniel di Qorin (2022)

8. Omar Daniel, menjadi seorang anak dari Kiai ternama yang dijodohkan dengan perempuan solehah yang tidak dia cintai di Hati Suhita (2023)

9. Ari Irham, seorang anak Kiai yang melanjutkan sekolah di luar negeri hingga jatuh hati kepada santri di series Bidadari Bermata Bening (2023)

Dari kesembilan karakter anak pimpinan pesantren di atas, mana yang paling ikonik menurut kalian? Yuk, berbagi pengalaman dan jawaban kalian di kolom komentar.



















