Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

APMI Kecam Polemik Booth The Sounds Project, Hormati Penyelidikan

APMI Kecam Polemik Booth The Sounds Project, Hormati Penyelidikan
pernyataan APMI (Instagram.com/apmi.id)
  • APMI mengecam dugaan tindakan tidak pantas yang mengaitkan simbol dan ajaran agama di booth pihak ketiga The Sounds Project Vol. 9, serta menekankan penghormatan terhadap nilai agama, budaya, norma sosial, dan keberagaman.
  • APMI meminta insiden dipandang proporsional dengan membedakan aktivitas tertentu dari keseluruhan acara, sembari berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi penyelenggaraan event berskala besar.
  • Polemik berawal dari video tantangan membaca Surah Ad-Duha berhadiah alkohol; polisi menetapkan empat tersangka setelah menerima lima laporan, dengan RES dan AK telah ditangkap serta ditahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) turut menyoroti polemik yang terjadi di salah satu booth pihak ketiga dalam gelaran The Sounds Project Vol. 9. Dalam hal ini, APMI mengecam dugaan tindakan tidak pantas yang melibatkan simbol dan ajaran agama tersebut serta menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan.

Pernyataan tersebut disampaikan APMI melalui Instagram pada Rabu (19/8/2026). Dalam pernyataannya, APMI menegaskan tentang pentingnya menghormati nilai agama, budaya, norma sosial, dan keberagaman dalam setiap penyelenggaraan acara.

  1. 1. APMI kecam polemik booth The Sounds Project Vol. 9

    Tangkapan layar unggahan Instagram APMI yang memuat pernyataan organisasi dalam latar putih dengan teks hitam.
    pernyataan APMI (Instagram.com/apmi.id)

    Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) baru-baru ini menyampaikan keprihatinan atas beredarnya video dan pemberitaan mengenai dugaan tindakan tidak pantas dalam salah satu aktivitas di area booth pihak ketiga The Sounds Project.

    “Sehubungan dengan beredarnya video dan pemberitaan mengenai dugaan tindakan yang tidak pantas dalam salah satu aktivitas di area booth pihak ketiga The Sounds Project, Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian tersebut,” tulis APMI pada Rabu (19/8/2026).

    APMI menyatakan mengecam segala bentuk tindakan yang menggunakan, mempermainkan, atau mengaitkan simbol, ajaran, maupun nilai-nilai agama dengan aktivitas yang tidak pantas dan berpotensi melukai keyakinan serta perasaan umat beragama.

    Menurut APMI, kejadian tersebut perlu dilihat secara proporsional dengan membedakan tindakan individu atau aktivitas tertentu dari keseluruhan penyelenggaraan acara. APMI menilai The Sounds Project selama ini telah menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berkembang, sekaligus membuka peluang kerja bagi berbagai pihak di industri kreatif dan pertunjukan.

    “Pada saat yang sama, APMI memandang penting untuk membedakan tindakan individu atau aktivitas tertentu dengan keseluruhan ekosistem penyelenggaraan sebuah acara. The Sounds Project selama ini telah menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berkembang, sekaligus memberikan ruang kerja bagi banyak pihak dalam industri kreatif dan pertunjukan.”

    Oleh karena itu, APMI pun berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara berskala besar.

  2. 2. APMI menyatakan menghormati proses penyelidikan yang sedang berlangsung

    Tangkapan layar unggahan Instagram akun APMI yang memuat pernyataan resmi organisasi kepada publik secara tertulis.
    pernyataan APMI (Instagram.com/apmi.id)

    Gak sampai di situ saja, dalam pernyataan yang sama, APMI juga menyatakan menghormati dan mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang.

    “APMI menghormati dan mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk memperoleh kejelasan mengenai kronologi, pihak-pihak yang terlibat, serta bentuk pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.”

    Sebagai penutup, APMI pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya industri pertunjukan Indonesia yang profesional dan bertanggung jawab, serta senantiasa menghormati nilai agama, budaya, norma sosial, dan keberagaman masyarakat Indonesia.

  3. 3. Kronologi dan update kasus booth The Sounds Project Vol. 9

    Tangkapan layar pernyataan dari The Sounds Project yang diunggah melalui akun Instagram resmi mereka.
    pernyataan The Sounds Project (Instagram.com/thesoundsproject)

    Adapun polemik ini bermula dari video yang viral di media sosial setelah gelaran The Sounds Project Vol. 9 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu (9/8/2026). Video tersebut menampilkan seorang pengunjung yang mengikuti tantangan membaca atau menghafal Surah Ad-Duha di booth Newport dengan imbalan minuman beralkohol. Aksi tersebut menuai kecaman karena dinilai tidak pantas.

    Pihak The Sounds Project pun turut mengecam kejadian tersebut dan menegaskan bahwa aktivitas itu berlangsung di luar persetujuan penyelenggara. Sementara itu, polisi telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk EO dan MC booth. Kasus ini pun berlanjut ke proses hukum. Setelah menerima lima laporan masyarakat pada 11 Agustus 2026, Polda Metro Jaya menetapkan empat orang berinisial RES, AK, I, dan M sebagai tersangka. Dari empat tersangka tersebut, dua orang, yakni RES dan AK, telah ditangkap dan ditahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More