Bithday Party Hanum Mega dan Arthada (Instgram/@arthaadaa & Instagram/@real.hanummegaa
Terakhir, ada selebgram Hanum Mega yang baru-baru ini menuai sorotan karena pesta ulang tahunnya. Acara perayaan ulang tahun ke-26 tersebut digelar pada 20 September 2026 di MOJA Museum, kawasan kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Pesta bertema Y2K Gyaru itu dihadiri sejumlah artis dan influencer, seperti Fuji, Rachel Vennya, Erika Carlina, dan Nathalie Holscher. Namun, apa yang membuat Hanum Mega dianggap tone deaf? Alasannya, sebagian warganet menilai perayaan tersebut kurang peka terhadap situasi ekonomi masyarakat saat ini.
Salah satu warganet bahkan mempertanyakan mengapa sosoknya gak mendapat cancel dari masyarakat dan menyebutnya kurang sensitif terhadap kondisi ekonomi saat ini. Menanggapi kritik tersebut, Hanum Mega akhirnya buka suara.
Ia menjelaskan bahwa acara tersebut melibatkan lebih dari 50 vendor yang bekerja untuk menyukseskan perayaan ulang tahunnya. Dengan penjelasan tersebut, Hanum ingin menunjukkan bahwa pestanya bukan hanya tentang perayaan pribadi, tetapi juga melibatkan para pekerja dan pelaku usaha.
Pada akhirnya, kritik terhadap artis Indonesia yang dianggap tone deaf dapat menjadi pengingat pentingnya kepekaan terhadap kondisi sekitar, terutama saat menyampaikan pendapat di ruang publik. Namun, kamu juga perlu menyikapinya secara bijak agar gak sekadar ikut-ikutan menghakimi tanpa memahami konteksnya, ya.