potret Asmara Abigail (Instagram.com/asmaraabigail)
Selain Asmara Abigail dan Byun Seung Min, panel juri untuk kategori Bucheon Choice: World Features juga diisi oleh sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun serta maestro perfilman Jepang Yukisada Isao. Keterlibatan nama-nama besar tersebut pun semakin menegaskan prestise kategori utama di BIFAN 2026.
Bagi Asmara, kesempatan menjadi juri di BIFAN ke-30 merupakan sebuah kehormatan besar. Ia mengaku bangga dapat berdiri sejajar dengan para sineas ternama Asia.
“Berdiri bersama sutradara visioner asal Thailand, Banjong Pisanthanakun (Pee Mak, Shutter, The Medium), produser Korea Selatan ternama, Byun Seung Min (Concrete Utopia, Parasyte: The Grey), serta maestro Jepang, Yukisada Isao (GO, Crying Out Love in the Center of the World), benar-benar merupakan momen yang sangat bergengsi,” tulisnya.
Sebagai aktris asal Indonesia, Asmara menilai kepercayaan tersebut menjadi bukti semakin kuatnya suara sinema Asia Tenggara di panggung internasional. Ia juga merasa sangat bersyukur dapat membawa perspektif dan pengalamannya untuk berdiskusi serta menilai karya-karya film bersama para sineas terkemuka tersebut.