Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

⁠Bahas Film Laut Bercerita, Christine Hakim Tak Bisa Tahan Tangis

⁠Bahas Film Laut Bercerita, Christine Hakim Tak Bisa Tahan Tangis
momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Intinya Sih
  • Christine Hakim hadir di konferensi pers film Laut Bercerita dan sempat menahan tangis saat membahas perannya sebagai ibu yang kehilangan anak, membuat suasana acara menjadi haru.
  • Ia menyoroti nilai kemanusiaan yang kian memudar di masa kini, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menghargai kehidupan dan tidak semena-mena terhadap sesama manusia.
  • Dalam film adaptasi novel Leila S. Chudori ini, Christine berperan sebagai ibu Biru Laut Wibisana, sosok sabar yang terus berharap anaknya kembali meski telah lama menghilang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Christine Hakim menghadiri konferensi pers penayangan teaser perdana film Laut Bercerita yang digelar pada Selasa (24/2/2026). Tampil sederhana dengan kaus promosi film dan kacamata berbingkai merah, aktris senior itu langsung mencuri perhatian sejak awal acara.

Saat pertama kali ditanya soal perannya oleh pembawa acara, Christine memilih menolak menjawab karena khawatir tak kuasa menahan air mata.

"Gak, ini dada lebih beratnya jujur aja. Gak lucu kalau dimulai dengan menangis. Jadi sebelum Reza nanti suruh saya berhenti nangis, ini anak pertama saya (ke arah Reza Rahadian)," ujar Christine Hakim lalu mengarahkan miknya kepada Reza yang duduk di sebelah Yunita Siregar.

Namun setelah seluruh pemain selesai berbicara, tiba giliran Christine untuk bersuara. Mau tak mau, ia mulai berbicara dengan nada bergetar, berusaha tegar menahan tangis saat menceritakan keterlibatannya dalam film tersebut.

1. Christine Hakim tak bisa menahan tangis saat membahas ibu yang kehilangan anaknya

momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026)
momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Suasana mendadak hening saat Christine Hakim terdiam sebentar sebelum berbicara. Perempuan kelahiran 1956 tersebut tampak sudah berkaca-kaca di balik kacamatanya.

Dengan suara bergetar, Christine Hakim berkata, “Pasti berat bagi seorang ibu," ia sempat terdiam beberapa detik sebelum melanjutkan, “Harus kehilangan. Dan yang lebih berat lagi, kehilangan itu masih menyisakan harapan, berharap anaknya bisa kembali.”

2. Christine Hakim soroti kemanusiaan yang kian menipis di masa kini

momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026)
momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Aktris veteran ini kemudian menepuk dadanya beberapa kali sambil menjelaskan hal-hal yang ia dapatkan sejak syuting Laut Bercerita. Christine Hakim merefleksikan bagaimana kehidupan manusia seperti tak berarti lagi di masa kini.

Setelah membenarkan kacamatanya, Christine Hakim berkata, "Fenomena ini sekarang kita mendapatkan informasi yang lebih banyak tapi sekalipun juga menakutkan. Nyawa manusia menjadi tidak ada artinya. Sangat mudah sekali kita mengambil hak yang sebetulnya adalah hak prerogatif dari Tuhan yang memberikan nyawa, memberikan roh, memberikan jiwa kepada makhluk ciptaan-Nya tapi makhluk ciptaan-Nya ini kemudian semena-mena mengambil nyawa manusia lainnya."

Ucapannya ini lalu membuat audiens yang hadir ikut hening sebelum memberikan tepuk tangan. Ia kemudian kembali menyerahkan mikrofonnya kepada Yunita Siregar lalu mengusap air mata di balik kacamata. Leila S. Chudori yang menulis buku "Laut Bercerita" pun menepuk pundak pemeran ibu dalam film ini, membantu menenangkannya.

3. Christine Hakim berperan sebagai ibu dari Biru Laut Wibisana

momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026)
momen konferensi pers Laut Bercerita pada Selasa (24/2/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Di film panjang Laut Bercerita, Christine Hakim memerankan sosok ibu dari Biru Laut Wibisana dan Asmara Jati. Ia dipasangkan dengan Arswendy Bening Swara sebagai sepasang suami istri yang harus menghadapi kejadian anak sulungnya hilang.

Dalam cuplikan teaser, penampilan Christine terlihat berbeda dengan rambut hitam yang memberi kesan lebih muda dari biasanya. Karakter Ibu Laut sendiri digambarkan sebagai perempuan yang sabar. Ia bersama sang suami selalu setia menunggu kepulangan Laut, bahkan tetap memasak hidangan favorit putranya setiap akhir pekan.

Laut Bercerita diangkat dari novel best seller karya Leila S. Chudori yang rilis pada 2017 lalu. Hingga kini, buku tersebut masih terus memasuki cetakan baru dan memiliki basis penggemar yang besar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Hype

See More