Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Benarkah Meryl Streep dan Lady Gaga Absen Met Gala karena Jeff Bezos?

Benarkah Meryl Streep dan Lady Gaga Absen Met Gala karena Jeff Bezos?
Beyoncé bersama Jay Z dan sang putri, Blue Ivy, di Met Gala 2026. (instagram.com/voguemagazine)
Intinya Sih
  • Jeff Bezos dan Lauren Sánchez jadi co-chair serta sponsor utama Met Gala 2026, memicu kontroversi soal dominasi kekuatan finansial di dunia mode.
  • Absennya Zendaya, Lady Gaga, dan Meryl Streep menimbulkan spekulasi boikot, meski belum ada bukti kuat bahwa keputusan mereka terkait dengan keterlibatan Bezos.
  • Kehadiran Bezos memantik aksi protes publik dan kampanye digital yang menyoroti isu sosial-ekonomi serta dugaan pergeseran makna Met Gala dari seni ke simbol kekuasaan ekonomi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Karpet merah Met Gala tahun ini baru saja digelar, tapi dramanya sudah lebih dulu bertebaran. Di tengah euforia acara tahunan tersebut, yang bertepatan dengan perilisan film The Devil Wears Prada 2 (2026), rumor justru berhembus dari arah lain. Beberapa nama besar Hollywood disebut memilih absen dari malam terbesar dunia mode tersebut.

Sorotan pun mengarah ke satu nama: Jeff Bezos. Kehadirannya sebagai sponsor utama bersama pasangannya, Lauren Sánchez Bezos, memantik spekulasi bahwa absennya sejumlah selebriti, seperti Lady Gaga hingga Meryl Streep, bukan sekadar kebetulan. Tapi, benarkah begitu?

1. Jeff Bezos dan Lauren Sánchez jadi bahan gunjingan di sosmed sebelum met gala

Jeff Bezos dan Lauren Sánchez jadi bahan gunjingan di sosmed sebelum met gala.jpg
Jeff Bezos dan istrinya, Lauren Sánchez (dok. instagram.com/jeffbezos)

Menurut laporan The Hollywood Reporter (2/5/2026), posisi Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Bezos sebagai co-chair sekaligus sponsor membuat suasana Met Gala tahun ini sedikit beraroma kontroversi. Di media sosial, muncul tudingan bahwa pasangan ini "membeli" jalan masuk ke panggung budaya kelas atas tersebut.

Kritik juga datang dari kelompok anti-oligarki yang menilai keterlibatan Bezos sebagai simbol dominasi kekuatan finansial dalam industri kreatif. Kontroversi ini sebenarnya sudah bersemi sejak akhir 2025, ketika laporan soal pendanaan Met Gala oleh Bezos mulai mencuat. Isu ini makin memanas ketika Anna Wintour resmi mengumumkan mereka sebagai honorary co-chairs untuk gala di di Metropolitan Museum of Art, New York.

"Ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan sekaligus bermakna. Ketika Anna Wintour menelepon saya dan berkata, 'Apakah kamu ingin menjadi co-chair sekaligus sponsor Met (Gala)?' Saya merasa sangat terhormat," ujar Lauren Sánchez saat tampil di acara Today, Maret 2026 silam.

2. Zendaya, Lady Gaga, hingga Meryl Streep disebut absen karena Bezos

Sempat negosiasi, sampai akhirnya minta bayaran dua kali lipat.jpg
The Devil Wears Prada (dok. 20th Century Studios/The Devil Wears Prada)

Rumor semakin liar ketika nama-nama besar seperti Zendaya, Lady Gaga, dan Meryl Streep dikabarkan tidak hadir. Zendaya, yang selama 7 tahun terakhir jadi ratu karpet merah, absen tanpa penjelasan rinci. Lady Gaga juga belum terkonfirmasi kehadirannya. Sementara Meryl Streep bahkan disebut mundur dari posisi co-chair, meski hubungan dengan Anna Wintour dikabarkan tetap baik.

Apakah ini bentuk boikot diam-diam? Belum tentu. Perlu dicatat, Streep sendiri memang jarang, bahkan hampir tidak pernah hadir di Met Gala sebelumnya. Jadi, absennya kali ini belum bisa dijadikan bukti kuat bahwa ia sedang "angkat kaki" karena Bezos. Di sisi lain, Emily Blunt tetap dijadwalkan hadir, menandakan bahwa tidak semua bintang Hollywood mengambil sikap yang sama terhadap isu ini.

3. Kenapa kehadiran Bezos memicu aksi boikot di Met Gala?

Louis Partridge, S.Coups, dan Bad Bunny di Met Gala 2025 (instagram.com/louispartridge_) | (instagram.com/sound_of_coups) |  (instagram.com/prada)
Louis Partridge, S.Coups, dan Bad Bunny di Met Gala 2025 (dok. instagram.com/louispartridge_) | (instagram.com/sound_of_coups) | (instagram.com/prada)

Met Gala biasanya terasa seperti panggung dongeng haute couture, tapi tahun ini nuansanya sedikit lebih politis. Keterlibatan Jeff Bezos memicu kritik karena dianggap menggeser esensi acara dari perayaan seni menjadi etalase kekuatan ekonomi. Beberapa aktivis bahkan menilai kehadiran Bezos berpotensi memengaruhi daftar tamu eksklusif.

Aksi protes pun bermunculan, dari poster "Boycott the Bezos Met Gala" di New York hingga kampanye digital yang mengaitkan Amazon dengan isu tenaga kerja, kebijakan publik, hingga relasi bisnis perusahaannya dengan lembaga pemerintah Amerika Serikat seperti ICE.

Ditambah lagi, pernikahan mewah Bezos di Venesia pada 2025 yang menuai kritik soal lingkungan dan kesenjangan sosial masih segar di ingatan publik. Semua itu seperti bahan bakar yang membuat kontroversi Met Gala 2026 makin panas. Hingga saat ini, pihak Met Gala belum memberikan tanggapannya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Related Articles

See More