Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Adryanto Pratono 'Boim', dari Jurnalis Kini CEO JUNI Records

Profil Adryanto Pratono 'Boim', dari Jurnalis Kini CEO JUNI Records
potret Adryanto Pratono bersama Raisa (Instagram.com/juni_records)
Intinya Sih
  • Adryanto Pratono atau Boim adalah CEO JUNI Records, label musik yang berdiri sejak 2013 bersama Raisa dan menaungi musisi seperti Bernadya serta Rasukma.
  • Sebelum memimpin JUNI Records, Boim berkarier sebagai jurnalis di HAI Magazine, lalu menjadi personal manager Ladya Cheryl dan Promotion Manager grup musik RAN.
  • Boim menjadi pembicara di Indonesia Summit 2026 dalam sesi tentang tantangan globalisasi karya lokal, membahas integrasi kecerdasan buatan dalam pembangunan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bagi kamu yang mengikuti perkembangan industri musik Tanah Air, pasti sudah gak asing lagi dengan JUNI Records, bukan? Yups! Sebuah label musik yang menjadi rumah bagi sejumlah musisi ternama, seperti Raisa, Bernadya, hingga Rasukma.

Nah, JUNI Records sendiri bukanlah label musik baru. Label ini telah berdiri sejak 2013 berkat inisiatif Raisa bersama Adryanto Pratono atau yang akrab disapa Boim. Sejak awal berdiri, Boim pun telah menjadi sosok penting di balik perjalanan JUNI Records, mulai dari pengelolaan hingga perkembangannya yang semakin dikenal di industri musik Indonesia seperti sekarang.

Menariknya, Boim sendiri juga memiliki riwayat perjalanan karier yang panjang, bahkan pernah bekerja sebagai jurnalis hingga personal manager artis, lho. Yuk, kenalan lebih dekat dengan Boim lewat biodata dan profilnya di bawah ini.

1. Biodata Adryanto Pratono

Seorang pria berkacamata tersenyum lebar di dalam kafe dengan dinding penuh botol minuman dan poster berwarna di latar belakang.
potret Adryanto Pratono (Instagram.com/juni_records)
  • Nama lengkap: Adryanto Pratono
  • Nama panggilan: Boim
  • Pekerjaan: CEO JUNI Records
  • Nama akun Instagram: @miobyrda

Boim pernah menempuh pendidikan tinggi di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta, dengan jurusan Communication (Ilmu Komunikasi) pada periode 2004 hingga 2009.

2. Awal karier Boim, jurnalis HAI Magazine hingga menjadi personal manager untuk Ladya Cheryl

Tiga orang berpose bersama di dalam ruangan dengan latar tirai hitam, dua wanita mengenakan gaun elegan dan satu pria memakai pakaian kasual.
potret Adryanto Pratono (Instagram.com/juni_records)

Berbicara soal perjalanan karier Boim memang cukup menarik, nih. Sebelum dikenal luas sebagai CEO JUNI Records, Boim memulai kariernya di industri media sebagai jurnalis di HAI Magazine (Kompas Gramedia Group) pada Mei 2004 hingga Desember 2009.

Lima tahun di HAI Magazine, Boim sempat aktif sebagai reporter sekolah, sebelum akhirnya berkembang menjadi reporter di desk hiburan yang meliput musik, film, serta gaya hidup. Memasuki dua tahun terakhir masa kerjanya, ia pun terlibat dalam tim digital content yang semakin memperluas pengalamannya di dunia media digital.

Pada 2006, Boim pun mulai merambah dunia manajemen artis dengan menjadi personal manager Ladya Cheryl selama 4 tahun. Menariknya, kerja sama ini berawal dari pertemuan mereka ketika sama-sama bekerja di HAI Magazine.

Gak berhenti sampai di situ saja. Karier Boim kemudian berlanjut ke dunia promosi musik ketika ia bergabung dengan ORANGE Entertainment sebagai Promotion Manager dan Media Relations untuk grup musik RAN pada November 2010 hingga Juni 2011. Di posisi ini, Boim terlibat dalam strategi promosi dan hubungan media yang tentu saja semakin memperkuat pengalamannya di industri musik Indonesia.

3. Sukses dirikan Juni Records bersama Raisa

Dua orang berpose di depan latar bertuliskan IDN dan Fortune Indonesia, salah satunya memegang plakat bertuliskan Fortune 40 Under 40.
potret Adryanto Pratono (Instagram.com/juni_records)

Pada 2010, Boim juga bergabung dengan Slick Artist Management sebagai Business Manager untuk Raisa. Di sana, ia berperan dalam perjalanan awal karier Raisa, termasuk saat merilis single “Serba Salah” dan album debut self-titled RAISA pada 2011. Pengalaman tersebut menjadi salah satu langkah penting sebelum akhirnya keduanya mendirikan PT. JUNI Suara Kreasi pada 2013.

Perusahaan tersebut diketahui memiliki tiga lini bisnis utama, yaitu JUNI Records, JUNI Concerts, dan JUNI Goods. Sejak berdiri, JUNI Suara Kreasi terus berkembang dan dikenal sebagai salah satu perusahaan musik independen yang konsisten menghadirkan karya dan pengalaman terbaik bagi para penikmat musik di Indonesia. Bahkan, JUNI Records sendiri juga pernah menjadi rumah berkarya bagi Kunto Aji dan Coldiac di masa awal perjalanan mereka.

Adryanto Pratono menjadi salah satu pembicara dalam sesi Culture Is Currency: The Challenge For Local IP Goes Global di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.

Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di www.indonesiasummit.com. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah

Related Articles

See More