Budi Doremi pada Rabu (23/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Budi Doremi sempat bekerja di salah satu radio di Bandung. Ia memulai perjalanan musiknya setelah bergabung dengan WannaB Music Production dan merilis lagu bertajuk "Do Re Mi" pada tahun 2012. Karya tersebut berhasil membuatnya dikenal luas oleh masyarakat. Kesuksesan lagu itu pun menjadi awal mula nama panggungnya.
"Jadi pertimbangannya, karena single pertama (lagu 'Do Re Mi') dan pada saat itu kan Budi tuh gak cuman aku doang. Ada Almarhum Budi Ando. Ada Budi Dalton dan seterusnya. Jadi aku pikir, kalau Syahbudin kepanjangan. Jadi menurut aku, aku ngikutin gayanya musisi-musisi senior sebelumnya. Ada Dul Sumbang. Ada Iwan Fals. Nah, ada Budi Doremi," ia menjelaskan.
Selain membuktikan kepada diri sendiri, Budi juga berhasil membuktikan kualitasnya sebagai penyanyi kepada orang-orang terdekat. Budi menuturkan, sang ayah cukup menentangnya terjun ke dunia musik. Namun, pada akhirnya ia berhasil membuat kedua orangtuanya bangga.
"Termasuk konservatif orangtua laki-laki aku. Yang mana menganggap musisi itu salah satu profesi yang kurang menjanjikan secara ekonomi. Tapi, namanya nasib ya. Kita gak pernah tahu. Aku termasuk orang yang cukup konsisten. 20 tahun lebih aku gak berhenti bikin lagu," tambahnya.
Kini, Budi Doremi resmi masuk ke dalam label dr.m atau Digital Rantai Maya. Lewat label musik yang sekarang, ia diberi tantangan untuk membuat lagu-lagu lalu disimpan di bank lagu. Per tahun, ia akan merilis 2-3 lagu untuk diperdengarkan ke penggemarnya. Terbaru, ia merilis lagu "Cinta Diri Sendiri" pada Agustus 2026.