Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara dan Tempat Nonton Film Pendek Meong! Aksi Siti si Kucing ITB
Still cut film pendek Meong! (Instagram.com/ophiuchus.project)
  • Film pendek Meong! karya sepuluh anggota Liga Film Mahasiswa ITB resmi tayang 14 Februari 2026, menampilkan Siti, kucing ITB, dan Roudhotul Jannah dari STEMA ITB.
  • Meong! belum tersedia secara online karena baru didistribusikan; penayangan saat ini terbatas pada pemutaran lokal dan festival film, dengan rencana screening mandiri di Bandung.
  • Ophiuchus Project membuka peluang kolaborasi pemutaran di kota lain, tetapi kru berbasis di Bandung; tim juga belum merencanakan sekuel dan ingin mengeksplorasi karya baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Meong! (2026) merupakan karya dari sepuluh anggota Liga Film Mahasiswa ITB yang diproduksi pada tahun 2025. Melalui proses pra produksi hingga pasca produksi selama kurang lebih satu tahun, film pendek Meong! resmi tayang pada 14 Februari 2026.

Film pendek ini menjadi perbincangan hangat netizen, karena menampilkan chemistry apik antara Siti, kucing ITB (Institut Teknologi Bandung) dan Roudhotul Jannah, anggota Studi Teater Mahasiswa (STEMA) ITB. Nah, kamu pasti penasaran, bagaimana cara menonton film pendek Meong! (2026) ini? Simak apa kata Vincentius Bhagaskara, produser Meong! (2026) berikut ini.

1. Meong! belum ditayangin secara online, tapi tim produksi ada rencana ke sana

Siti, pemeran Meong di film pendek Meong! (Instagram.com/ophiuchus.project)

Vincentius Bhagaskara bercerita bahwa budget produksi film pendek Meong! (2026) mencapai sekitar Rp500 ribu. Namun, budget tersebut lebih banyak digunakan untuk membeli makan kucing.

"Untuk budget produksinya di sekitaran 500 ribu, kebanyakan dipakai buat beli makanan kucing. Dananya sendiri puji Tuhan mencukupi dari kas milik LFM ITB," cerita Bhagas, panggilan akrab Vincentius kepada IDN Times pada Rabu (23/9/2026).

Di sisi lain, untuk distribusi film pendek Meong! (2026), tim produksi menggunakan uang kas LFM ITB dan dana mandiri tim produksi. Sayangnya karena Meong! (2026) baru rilis, film pendek ini belum akan ditayangkan secara online dalam waktu dekat.

"Rencana itu pasti ada, tetapi karena memang filmnya baru mulai didistribusikan di tahun ini, jadi mungkin akan masih lama," jawab Bhagas ketika saya tanya tentang potensi Meong! (2026) ditayangkan di platform online.

2. Untuk saat ini Meong! cuma bisa ditonton di pemutaran lokal dan festival film

Still cut film pendek Meong! (Instagram.com/ophiuchus.project)

Untuk saat ini, penonton cuma bisa menyaksikan Meong! (2026) melalui pemutaran atau festival film saja. Namun, tim produksi mempertimbangkan untuk menggelar screening secara mandiri di Bandung.

"Namun, mempertimbangkan tingginya antusiasme teman-teman, kami sudah ada rencana untuk mengadakan screening sendiri di Bandung dalam waktu dekat yang bisa ditunggu informasi lanjutannya via Instagram kami @ophiuchus.project maupun X kami @ophiuchusprjct," tutur produser yang juga merangkap sebagai penulis naskah itu.

Sayangnya, Ophiuchus Project masih belum bisa menggelar pemutaran mandiri di luar Bandung. Akan tetapi, mereka menyambut hangat seandainya ada komunitas atau organisasi yang ingin bekerja sama untuk menggelar pemutaran film pendek Meong! (2026) di kota lain.

"Selain di Bandung, kami sebenarnya sangat terbuka untuk mengadakan screening sendiri juga, tetapi memang cukup terkendala karena kebanyakan kru kami basisnya masih di Bandung," sambung Bhagas.

3. Tim produksi belum ada rencana untuk bikin sekuel Meong!

Still cut film pendek Meong! (Instagram.com/ophiuchus.project)

Meski film pendek Meong! (2026) ramai diperbincangkan, tapi tim produksi belum kepikiran untuk membuat sekuel. Pasalnya, mayoritas kru produksi tidak memiliki latar belakang pendidikan formal film.

"Untuk saat ini belum ada sih, soalnya kami sendiri sebagai orang-orang yang tidak pernah memiliki latar belakang pendidikan formal tentang film," ujar Bhagas.

Selain itu, mereka juga ingin lebih mengeskplorasi cerita dan bereksperimen dengan metode baru. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau mereka mengembangkan kembali film pendek Meong! (2026) di masa depan.

"Tapi kami akan senang jika memang ada kesempatannya untuk mengembangkan kembali film Meong! yang menurut kami sendiri masih banyak kekurangannya," tambahnya.

Sayangnya, netizen Indonesia belum bisa menonton film pendek Meong! (2026) secara online. Sementara buat teman-teman yang berada di Bandung, pantengin akun media sosial resmi Ophiuchus Project untuk informasi pemutaran di masa depan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article