Comscore Tracker

Film Jailangkung dan Inang, Angkat Ritual Pemanggilan Setan

Kamu tim mana nih?

Bulan September lalu, pencinta film horor disuguhkan dengan kengerian dari ritual pemanggilan setan dalam film "Jailangkung: Sandekala". Film remake dari film-film sebelumnya tersebut berhasil membuat satu studio diisi oleh teriakan histeris penonton.

Tidak mau ketinggalan, sineas Fajar Nugros juga menyapa pencinta film horor dengan film "Inang" yang juga mengangkat ritual mistis yang dibungkus dalam tradisi Rabu Wekasan.

Penasaran? Langsung aja simak review film "Jailangkung" dan "Inang", angkat ritual pemanggilan setan di bawah ini!

Praktik ritual dengan media boneka jailangkung

https://www.youtube.com/embed/LdLSid_nOh0

Film "Jailangkung: Sandekala" ini merupakan remake dari film-film "Jailangkung" sebelumnya. Sesuai dengan judulnya, film versi kali ini juga tidak lepas dari ritual pemanggilan arwah atau setan dengan media boneka jailangkung.

Tidak hanya menyuguhkan adegan khas pemanggilan setan menggunakan boneka jailangkung, dalam film besutan sineas Kimo Stamboel tersebut juga mengangkat mitos sandekala, yakni makhluk gaib yang suka menculik anak kecil saat matahari terbenam.

Teror film ini berawal dari sebuah keluarga yang sedang berlibur di pedesaan yang terkenal dengan keindahan alamnya, apalagi di sekitar tempat mereka terdapat danau yang menambah pesona dari tempat itu.

Naasnya, bukan menjadi tempat bersantai danau tersebut justru menjadi sumber malapetaka. Si bungsu Niki menghilang saat bermain di sekitar danau tersebut. Beberapa orang langsung dikerahkan untuk mencari keberadaan Niki. Alih-alih menemukan jejak si bungsu, mereka justru menemukan boneka jailangkung.

Dari situlah teror makhluk gaib dimulai, di saat keluarganya mulai putus asa dengan pencarian Niki. Sang kakak, Kinan mencoba mencarinya dengan cara yang berbeda, yakni dengan menggunakan ritual jailangkung.

Sayangnya, ritual tersebut justru memancing makhluk gaib untuk meneror keluarga tersebut. Berhasilkah mereka membawa pulang Niki atau justru mereka akan menjadi korban dari makhluk gaib tersebut? Langsung aja tonton kelanjutannya dalam film "Jailangkung: Sandekala".

Ritual sadis dibungkus dalam tradisi Rabu Wekasan

https://www.youtube.com/embed/a2sIfWP55u4

Film horor perdana sineas Fajar Nugros yang satu ini juga mengangkat ritual Jawa bernama Rabu Wekasan. Ritual tersebut merupakan ritual yang bertujuan untuk menghindarkan anak yang lahir pada hari Rabu Wekasan dari bala atau malapetaka.

Sekilas memang tidak ada yang aneh. Namun, apa jadinya jika ritual tersebut dilakukan oleh keluarga psikopat yang justru ingin mempersembahkan ibu dan calon anak sebagai tumbal?

Film "Inang" menceritakan tentang seorang perempuan yang hamil di luar nikah bernama Wulan. Berada dalam situasi tersebut, tentunya membuat Wulan sangat kebingungan. Apalagi sang pacar tidak mau bertanggung jawab dan meninggalkannya seorang diri.

Di tengah kebingungannya tersebut, Wulan akhirnya dipertemukan dengan keluarga Santoso melalui grup relawan yang ditemukannya di media sosial. Tidak hanya mengadopsi anak Wulan, keluarga Santoso juga mau menanggung Wulan selama masa kehamilannya. Tanpa basa-basi Wulan langsung menyetujuinya dan pindah ke kediaman Santoso. 

Awalnya keluarga Santoso tampak seperti keluarga normal pada umumnya. Namun, lama-kelamaan Wulan merasakan keganjilan-keganjilan yang sangat tidak wajar. Apalagi semenjak tinggal di kediaman Santoso, ia sering diteror oleh makhluk tak kasat mata melalui mimpi. 

Akhirnya, rahasia keluarga Santoso terkuak. Wulan dan calon anaknya merupakan persembahan yang disiapkan untuk tumbal dalam ritual Rabu Wekasan. Apa tujuan dari keluarga Santoso menjalankan ritual sesat nan sadis ini?

Temukan jawabannya dalam film "Inang" yang akan ditayangkan pada tanggal 13 Oktober 2022 mendatang. Jangan sampai kelewatan!

Nah, itu dia review dari film "Jailangkung" dan "Inang", angkat ritual pemanggilan setan. Jangan lupa nonton film "Inang" di bioskop kesayangan kalian, ya!

Baca Juga: 5 Film yang Lolos Seleksi Awal FFI 2022, Ada KKN Desa Penari dan Inang

Topic:

  • Dinda Trisnaning Ramadhani
  • Yunisda Dwi Saputri
  • Stella Azasya

Berita Terkini Lainnya