"Ahmad Jalaluddin Rumi, atau El Rumi anakku. Flashback tentang kamu masa kecil. Kamu itu adalah anak yang paling humoris, paling usil, dan menggemaskan. Bunda ingat waktu kecil kamu selalu mencari tangan Bunda untuk menggaruk dan mengelus punggungmu sebelum kamu tidur di malam hari dengan botol susu nempel di mulutmu sayang.
Kamu juga yang paling rewel, paling banyak nanya, cerewet, usil, aktif banget, tapi banyak ide. Tapi juga paling perhatian ke kakak, adik, dan orang tua.
Tapi kemudian di usiamu yang baru delapan tahun, kita pernah harus berpisah. Tapi berpisah untuk sementara waktu itu sayang. Dan dari hari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang.
Terus saat kamu remaja, Bunda ngelepasin kamu lagi, kamu harus sekolah ke London. Saat perpisahan itu Bunda masih ingat, Bunda memang tersenyum di depan kamu, tapi di belakang kamu saat Bunda meninggalkan dormitory yang sempit itu, Bunda nangis terisak-isak keras, karena gak tega ninggalin kamu di negara orang sendirian.
Tapi itulah hidup, harus mengajarkan sesuatu yang tidak mudah dan tidak semuanya enak. Dan hari ini, Bunda duduk lagi di sini, melakukan lagi untuk hal yang sama yaitu melepasmu sekali lagi nak, untuk ketiga kalinya. Tapi kali ini berbeda, Bunda gak akan kehilangan kamu lagi. Bunda akan menyerahkanmu kepada Syifa, wanita pujaan hatimu yang kamu pilih menjadi istri selamanya.
Untuk Syifa yang sedang tidak berada di sini, Bunda titipkan El Rumi yang dulu mungkin Bunda tidak selalu bisa memeluknya setiap hari. Pesan untuk Syifa, untuk selalu memeluk El, sering-sering dan yang lama ya, lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan, karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini.
El Rumi anakku, melangkahlah sayang, kembangkanlah dan terbanglah bersama Syifa, jelajahi dan taklukkan dunia bersamanya. Cintai, muliakanlah, dan bahagiakanlah Syifa dengan sepenuh hatimu seperti kamu memperlakukan Bundamu juga. Jangan sakiti hatinya, karena kalau kamu menyakitinya itu akan melukai hati ibunya yang membesarkan Syifa dengan sepenuh hati. Dan Bunda akan mencintai Syifa seperti Bunda mencintai kamu juga.
Bangun kebahagiaanmu dengannya, berjalanlah dengan kekuatan kesabaran dalam suka dan duka, dan selalu berdoa ke Allah untuk meminta ridho-Nya. Bunda juga minta maaf jika Bunda tidak bisa menjadi ibu yang sempurna dan minta maaf jika dirasa Bunda pernah melakukan kesalahan atau menyakiti hatimu sayang. Dan Bunda juga memaafkan segala kesalahan kamu yang sengaja maupun yang tidak disengaja. I love you forever."
Disebut Ahmad Dhani di IG, Begini Momen Haru Sungkeman El Rumi ke Maia

- Momen sungkeman El Rumi ke Maia Estianty saat prosesi siraman viral karena suasana haru dan surat terbuka yang dibacakan Maia di hadapan keluarga serta disiarkan televisi.
- Isi surat Maia berisi kenangan masa kecil El Rumi, perpisahan mereka, hingga pesan menyentuh untuk Syifa Hadju agar menjaga dan mencintai El dengan sepenuh hati.
- Ahmad Dhani menanggapi momen tersebut dengan unggahan kecewa di Instagram, menyebutnya drama dan memicu perdebatan besar di media sosial hingga akunnya menghilang.
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju yang digelar 26 April 2026 masih jadi momen yang ramai diperbincangkan. Bukan resepsinya, melainkan prosesi siraman yang menampilkan momen sungkeman El Rumi kepada orangtuanya.
Momen haru ini berujung pada kontroversi kecewanya Ahmad Dhani terhadap isi surat yang disampaikan Maia Estianty. Bahkan, dalam sebuah unggahan Instagram, musisi Dewa 19 ini turut menyebutkan momen sungkeman tersebut adalah drama. Memangnya, apa isi surat Maia di momen sungkeman El Rumi?
1. Momen sungkeman El Rumi ke Maia Estianty viral

Prosesi sungkeman El Rumi berlangsung dalam acara pengajian dan siraman yang digelar Jumat (24/4/2026). Acaranya berlangsung khidmat dan dihadiri Maia Estianty bersama suaminya Irwan Mussry, serta Ahmad Dhani dan Mulan Jameela.
Disiarkan secara langsung di salah satu stasiun televisi, cuplikan Maia Estianty membacakan suratnya viral. Ia mengenang kembali momen perpisahan dengan El Rumi di masa kecil akibat masalah rumah tangga di masa lalu. Momen ini pun menyebar cepat di media sosial. Gak sedikit yang ikut menangis karena terharu dengan ucapan Maia.
2. Apa isi surat Maia Estianty ke El Rumi?

Hanya cuplikan yang viral beredar di media sosial. Gak sedikit yang penasaran apa isi surat lengkap Maia kepada El Rumi yang memantik kontroversi berkepanjangan ini. Berikut isi surat lengkapnya.
3. Ahmad Dhani kecewa dengan momen pesan Maia Estianty

Usai acara siraman, Ahmad Dhani membagikan sejumlah unggahan yang terang-terangan memperlihatkan rasa kecewanya. Termasuk video pendek saat dirinya merangkul putri bungsunya, Shafeea, yang menangis.
Dalam caption unggahannya pada Kamis (30/4/2026), Dhani menyebut tangisan Shafeea dipicu oleh sebuah drama sinetron di acara siraman tersebut. Ia menulis, "Yang tadi kamu lihat adalah akting yang sangat buruk dari wanita yang mentalnya perlu diperiksa."
Unggahan itu langsung memantik reaksi besar di media sosial, apalagi pentolan Dewa 19 ini juga menyinggung perempuan tersebut melakukan perselingkuhan. Netizen ramai membicarakannya, video-video lawas kembali viral, dan bahkan dokumen putusan perceraian Maia dan Dhani pun kembali berseliweran di X. Tak lama setelah kehebohan itu, akun Instagram Ahmad Dhani @ahmaddhaniofficial mendadak hilang.
Di sisi lain, El Rumi dan Syifa Hadju sendiri tengah menikmati momen honeymoon di Bali. Adapun Maia Estianty yang disinggung dalam unggahan Ahmad Dhani ini masih melanjutkan aktivitasnya bersama Irwan Mussry.







![[QUIZ] Seberapa Besar Kekuatanmu? Bisa Hancurkan Cross Guild atau Enggak?](https://image.idntimes.com/post/20260506/upload_f8381404d1f8538120618ea53d885904_94e0015b-276b-43e6-b494-62af4ed7112d.jpg)











