Potret press conference official poster film Beautiful Pain di Jakarta, Kamis (17/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Sementara itu, Dmaz juga mempunyai alasan personal saat menerima tawaran untuk menyutradarai film Beautiful Pain. Ketika pertama kali membaca storyline yang diberikan Hanung, ia merasa cerita tersebut relate dengan pengalaman masa kecilnya. Ia melihat kisah tersebut dari sudut pandang seorang anak yang pernah mengalami perpisahan orangtua.
"Sebenarnya ketika Mas Hanung pertama kali nawarin, pas aku baca storyline-nya, itu langsung kayak relatable dengan pengalaman dulu waktu aku masih kecil. Jadi, point of view-nya adalah waktu aku sebagai anak, korban dari perpisahan orangtua dan lain-lain," ucap Dmaz eksklusif saat doorstop usai press conference.
Terlepas dari itu, Dmaz mengaku sudah lama tertarik mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan perempuan melalui karya film pendek yang dibuatnya. Oleh karena itu, setelah mendapatkan storyline film Beautiful Pain, Dmaz tertarik mengembangkan cerita tersebut, terutama karena melihat karakter Niken yang memiliki lapisan.
Tayang mulai 22 Oktober 2026 di bioskop Indonesia, Beautiful Pain mengisahkan kehidupan rumah tangga Niken dan Dirga yang runtuh akibat kehadiran wanita lain. Lebih dari sekadar patah hati, Niken pun dihadapkan pada ancaman fitnah dan pelecehan yang menjadi titik balik baginya.