Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

12 Episode Tom and Jerry Klasik yang Banyak Difavoritkan Penonton

12 Episode Tom and Jerry Klasik yang Banyak Difavoritkan Penonton
daftar episode Tom and Jerry klasik yang banyak difavoritkan penonton (youtube.com/Warner Bros. Classics)
Intinya Sih
  • Serial klasik Tom and Jerry era Hanna-Barbera tetap jadi favorit penonton Indonesia berkat animasi 2D hand-drawn, humor slapstick, dan kenangan masa kecil yang hangat.
  • Dua belas episode legendaris seperti 'The Cat Concerto', 'Mice Follies', hingga 'The Yankee Doodle Mouse' menampilkan kreativitas visual, musik ikonik, serta aksi kejar-kejaran khas Tom dan Jerry.
  • 'The Cat Concerto' bahkan meraih penghargaan Oscar 1947 untuk kategori Best Short Subject: Cartoons, menegaskan kualitas animasi klasik ini sebagai karya abadi yang masih digemari lintas generasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Walaupun Tom and Jerry hadir dalam banyak franchise, mulai dari serial, komik, game, merchandise, hingga deretan film layar lebar dengan beragam tema dan alur cerita seru. Tetap saja, yang paling membekas di hati banyak penonton anak-anak Indonesia adalah serial pendek klasiknya yang dulu rutin tayang di salah satu stasiun televisi lokal. Meski gaya animasinya masih sepenuhnya menggunakan gambar tangan alias hand-drawn 2D sehingga kini terkesan jadul dan jauh dari kata modern, justru hal inilah yang jadi daya tariknya.

Gaya animasi klasiknya mampu menghadirkan suasana yang hangat dan membangkitkan kenangan masa kecil yang sederhana, tapi penuh momen membahagiakan. Dulu, serial Tom and Jerry klasik (terutama era garapan duo Hanna-Barbera) menjadi tontonan wajib banyak bocah Indonesia sepulang sekolah berkat humor slapstick yang menghibur, aksi kejar-kejaran Tom dan Jerry yang gak pernah membosankan, sampai ekspresi para karakternya yang tetap bisa mengocok perut meski seringnya hadir tanpa dialog sama sekali. Yuk, intip kembali deretan episode Tom and Jerry era keluaran awal yang paling seru dan banyak difavoritkan penonton berikut ini!

1. Mice Follies

Tom, Jerry, dan Tuffy kejar-kejaran di atas area dapur rumah majikan mereka yang disulap jadi wahana ice rink
Tom, Jerry, dan Tuffy kejar-kejaran di atas area dapur rumah majikan mereka yang disulap jadi wahana ice rink (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Jerry dan Tuffy, duo tikus kecil di serial ini berniat seru-seruan dengan mengubah area dapur rumah majikan mereka menjadi arena seluncur es. Keduanya pun asyik menari dan berseluncur bersama sebelum Tom akhirnya terbangun karena penasaran dengan kebisingan yang terjadi di dapur.

Tom yang awalnya hanya mengintip sebentar seketika dibuat kesal setelah Tuffy tanpa sengaja mencabut tiga helai kumisnya. Aksi kejar-kejaran khas Tom and Jerry pun dimulai, lengkap dengan berbagai adegan lucu yang ikonik. Episode ini juga terasa sangat memorable berkat penggunaan lagu "Sleeping Beauty Waltz" sebagai musik latar di banyak momennya.

2. Designs on Jerry

Tom menggambar blueprint perangkap tikus dalam episode "Designs on Jerry"
Tom menggambar blueprint perangkap tikus dalam episode "Designs on Jerry" (youtube.com/Warners Bros. Classics)

Episode berikutnya yang gak kalah berkesan berkat nuansa fantasi dan imajinasinya yang kuat adalah "Designs on Jerry". Di awal cerita, Tom sibuk menggambar blueprint perangkap tikus untuk menangkap Jerry. Semua tahapan, perkiraan jarak, hingga berbagai objek yang diperlukan untuk melancarkan rencananya sudah digambar dengan sangat detail.

Sayangnya, saat Tom pergi tidur, tikus yang ia gambar justru hidup dan mengajak Jerry bekerja sama untuk menggagalkan rencana Tom. Gak cuma itu, Jerry dan tikus 2D tersebut juga harus berhadapan dengan Tom versi dua dimensi yang tak kalah gigih mengejar mereka.

3. Heavenly Puss

Tom berada di tempat persinggahan sementara, di mana bakal ditentukan apakah dirinya bisa menaiki kereta express menuju surga atau justru berakhir disiksa di neraka
Tom berada di tempat persinggahan sementara, di mana bakal ditentukan apakah dirinya bisa menaiki kereta express menuju surga atau justru berakhir disiksa di neraka (youtube.com/Warner Bros. Classics)

Usai mati karena tertimpa piano, Tom kini berada di tempat penentuan apakah ia bakal lolos masuk surga atau justru berakhir dihukum di neraka. Karena semasa hidupnya ia sering menganiaya Jerry, penjaga Heavenly Express mengharuskan Tom meminta tanda tangan persetujuan dari Jerry sebagai bukti bahwa ia telah dimaafkan.

Namun, lagi-lagi Tom tak mampu menahan emosinya. Tingkah Jerry membuatnya kembali kesal hingga tanpa sadar ingin membalasnya lagi, padahal tenggat waktu pengumpulan dokumennya terus menipis. Episode ini terasa sangat bittersweet karena mengangkat tema yang jarang muncul di Tom and Jerry, yakni perihal kehidupan setelah kematian.

4. The Little Orphan

Jerry membaca secarik pesan panjang yang melekat di syal Tuffy
Jerry membaca secarik pesan panjang yang melekat di syal Tuffy (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Tuffy kembali berkunjung ke rumah Jerry dalam rangka perayaan Thanksgiving Day. Seperti biasa, ia datang sambil membawa secarik pesan panjang yang diakhiri dengan kalimat bahwa "dirinya selalu lapar". Jerry pun bergegas mencarikan berbagai makanan agar Tuffy bisa makan sepuasnya.

Latar kemudian berpindah ke atas meja dapur rumah majikan mereka yang dipenuhi aneka hidangan lezat dengan tampilan yang sangat menggugah selera. Rasanya seru melihat Tuffy dan Jerry yang begitu lahap menikmati banyak makanan dan melompat-lompat di atasnya. Mereka juga turut memanfaatkan beberapa cutlery dan segelintir hidangan sebagai media untuk berperang melawan Tom.

5. The Yankee Doodle Mouse

Tom melihat dari kejauhan Jerry sedang melempar batu bata menuju ke arahnya
Tom melihat dari kejauhan Jerry sedang melempar batu bata menuju ke arahnya (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Kalau harus menyebutkan satu episode pertengkaran Tom dan Jerry yang paling ikonik, maka "The Yankee Doodle Mouse" ini gak boleh dilewatkan sama sekali. Bukan sekadar saling kejar-kejaran biasa, di episode ini Tom dan Jerry diperlihatkan saling bertarung menggunakan berbagai perkakas rumah tangga dan bahan dapur.

Mulai dari tomat, telur mentah, tepung, hingga alat pemarut keju, semuanya mereka pakai untuk saling menyerang. Gak cuma itu, petasan dan bahan peledak rakitan juga ikut dimanfaatkan sebagai senjata dalam pertempuran mereka. Masing-masing punya cara yang kreatif untuk mengalahkan satu sama lain, meski pada akhirnya Tom lagi-lagi harus jadi pihak yang menerima kekalahan.

6. Tee for Two

Jerry menggambar pupil pada golf yang menancap ke mata Tom
Jerry menggambar pupil pada golf yang menancap ke mata Tom (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Gak melulu berlatar di dalam rumah, pada episode ini pertengkaran Tom dan Jerry justru berlangsung di lapangan golf. Ceritanya, Tom sedang serius bermain golf. Namun, saat bola golfnya berhasil masuk ke lubang, dalam sekejap justru bolanya kembali terlempar keluar. Rupanya, Jerry diam-diam tinggal di dalam lubang itu dan menyebabkan Tom jadi gagal mencetak skor.

Kesal karena ulah Jerry, Tom pun menjadikan sang tikus sebagai penyangga bola golf. Namun, seperti biasa, Jerry dengan cerdik melancarkan berbagai aksi kreatif untuk mengerjai Tom. Episode ini terasa sangat kocak, terutama lewat scene saat Tom harus berhadapan dengan sekawanan lebah yang tanpa ampun mengejarnya, bahkan sampai ke dalam kolam air.

7. Baby Puss

Tom mengintip ke dalam miniatur rumah boneka dan menemukan Jerry sedang berakting kaget seolah-olah tengah sibuk mandi
Tom mengintip ke dalam miniatur rumah boneka dan menemukan Jerry sedang berakting kaget seolah-olah tengah sibuk mandi (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Tom didandani layaknya bayi oleh seorang anak perempuan yang sibuk bermain roleplay ibu dan anak. Meski awalnya tampak kesal dan tak rela diperlakukan seperti itu, lama-kelamaan Tom justru mulai menikmati perannya sebagai bayi polos dengan popok dan dot. Tak lama kemudian, Jerry yang sedari tadi diam-diam mengamatinya mulai mengejek Tom hingga aksi kejar-kejaran pun kembali terjadi.

Belum selesai sampai di situ, Tom juga harus berhadapan dengan tiga kucing lain yang kompak mempermalukannya. Di akhir episode, Tom kembali bernasib apes karena dipaksa meminum castor oil oleh si anak perempuan sampai muntah. Walau malang sekali nasib Tom, tapi banyak penonton yang tetap menyukai "Baby Puss" ini berkat hadirnya miniatur mainan doll house alias rumah-rumahan mini, permainan mengasuh bayi yang relatable utamanya bagi bocah perempuan, serta momen kocak lainnya.

8. The Invisible Mouse

Jerry menemukan sebagian tubuhnya menghilang usai tercelup ke invisible ink
Jerry menemukan sebagian tubuhnya menghilang usai tercelup ke invisible ink (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Tanpa sengaja, Jerry menemukan sebagian tubuhnya menghilang usai terkena invisible ink alias tinta tak terlihat. Dari situ, ia mendapat ide untuk membuat seluruh tubuhnya menghilang dan mulai mengerjai Tom dengan berbagai cara yang ekstrem sekaligus menyakitkan. Meski aksi sang tikus sebenarnya terhitung brutal, semuanya tetap dikemas dengan gaya khas Tom and Jerry yang lucu dan ramah ditonton anak-anak, sehingga sama sekali jauh dari kesan eksplisit.

Tom yang sempat kebingungan menghadapi siasat baru Jerry akhirnya berhasil menemukan cara cerdas untuk menangkapnya. Sayangnya, karena Jerry jauh lebih cerdik, sang tikus akhirnya membuat langkah final dengan merekayasa situasi seolah-olah Tom lah yang memukul Spike si anjing bulldog dengan stik golf, sehingga Tom kembali menerima nasib apes dan gagal menangkap Jerry.

9. Sleepy-Time Tom

Jerry mencoba membuat Tom dapat tidur dengan nyaman agar rivalnya itu segera diusir majikan dari rumah
Jerry mencoba membuat Tom dapat tidur dengan nyaman agar rivalnya itu segera diusir majikan dari rumah (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Tom pulang dalam keadaan sangat mengantuk setelah nongkrong dengan tiga teman kucingnya. Namun, sesampainya di rumah, ia justru dimarahi majikannya karena dianggap lalai menjalankan tugas mengawasi tikus yang berkeliaran di rumah. Jerry yang kebetulan mendengar percakapan antara Tom dengan si pemilik rumah lalu mulai melancarkan siasat agar Tom dapat tertidur pulas dan lekas diusir dari rumah.

Di sisi lain, Tom mati-matian berusaha untuk tetap terjaga supaya tak kehilangan pekerjaan dan tempat untuk berteduh. Sayangnya, rasa kantuk yang luar biasa akhirnya meruntuhkan pertahanannya. Jerry berhasil mengarahkan Tom untuk tidur tepat di kasur sang majikan. Alhasil, majikannya langsung murka dan melempar Tom keluar dari rumah karena menganggapnya tak becus menjalankan tugas.

10. Mouse Trouble

Tom menjalankan taktik untuk membuat Jerry penasaran pada keseruan yang sedang dilakukannya
Tom menjalankan taktik untuk membuat Jerry penasaran pada keseruan yang sedang dilakukannya (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Kali ini, Tom membeli sebuah buku panduan khusus untuk menangkap tikus. Di dalamnya terdapat berbagai tips dan strategi yang diklaim ampuh untuk menangkap hewan pengerat tersebut. Tom pun mencoba satu per satu caranya, mulai dari memasang perangkap tikus simpel dengan umpan keju, memancing rasa penasaran Jerry, hingga menggunakan robot tikus betina.

Namun, semua usahanya itu tetap gagal total. Pada akhirnya, Tom memilih cara paling nekat sekaligus dianggapnya ampuh, yakni memakai bahan peledak. Sayangnya, bukannya berhasil menghabisi Jerry, ledakan itu justru mencelakai dirinya sendiri hingga Tom harus terbang lebih dulu ke alam baka, meninggalkan Jerry yang tetap selamat tanpa luka sedikit pun di muka bumi.

11. The Cat Concerto

Jerry mencoba menggagalkan performance piano memukau dari Tom
Jerry mencoba menggagalkan performance piano memukau dari Tom (dok. MGM Cartoons/Tom and Jerry)

Dalam sebuah pertunjukan megah, Tom tampil sebagai pianis dan mulai memperlihatkan permainan jemarinya yang memukau di atas tuts-tuts piano. Tak disangka, entah bagaimana ceritanya, Jerry ternyata tinggal di dalam di dalam piano tersebut dan tengah tertidur pulas. Tidurnya pun lantas terganggu akibat Tom yang terus memainkan pianonya hingga membuat tubuh Jerry terguncang.

Konflik pun dimulai saat Jerry berusaha menggagalkan penampilan Tom, sementara Tom tetap berusaha menampilkan performance sebaik mungkin. Berkat konsepnya yang kreatif, dipadukan dengan permainan musik klasik yang begitu memukau, episode "The Cat Concerto" bahkan berhasil memenangkan penghargaan Academy Awards (Oscar) pada tahun 1947 untuk kategori Best Short Subject: Cartoons atau yang kini dikenal sebagai Best Animated Short Film.

12. The Truce Hurts

Tom, Jerry, dan Spike sepakat untuk menandatangani dokumen perdamaian agar mereka tak lagi bertengkar
Tom, Jerry, dan Spike sepakat untuk menandatangani dokumen perdamaian agar mereka tak lagi bertengkar (youtube.com/WB Kids)

Kebanyakan dari kita mungkin tahu bahwa hubungan Tom, Jerry, dan Spike hampir gak pernah benar-benar akur. Namun, episode ini justru memperlihatkan sisi yang berbeda. Spike mulai mempertanyakan mengapa mereka harus terus bermusuhan, padahal bisa saja memilih hidup rukun bersama. Tom dan Jerry pun turut berpikiran yang sama.

Mereka bertiga akhirnya sepakat menandatangani sebuah surat perdamaian dan mulai saling bersikap baik serta menjaga satu sama lain. Sayangnya, kedamaian itu gak bertahan lama. Hubungan mereka mulai retak saat ketiganya memperebutkan sepotong daging. Pada akhirnya, Spike merobek dokumen perjanjian tersebut dan mereka bertiga kembali ke kebiasaan lama, yaitu saling kejar-kejaran dan bertengkar seperti biasa.

Tom and Jerry era awal memang punya nuansa klasik yang sulit ditandingi. Gaya animasi 2D hand-drawn yang hangat dan nyaman dipandang mata, alur ringan dengan dialog minim yang mudah dinikmati, ditambah humor slapstick yang kreatif, ekspresi para karakternya yang ikonik, juga musik latar yang begitu menyatu dengan setiap adegan, semuanya membuat serial ini terasa menghibur meski sudah puluhan tahun berlalu. Gak heran kalau banyak orang masih menganggap Tom and Jerry klasik sebagai versi terbaik hingga sekarang. Kalau kamu mulai kangen dan ingin rewatch, beberapa cuplikan episode Tom and Jerry di atas bisa disaksikan melalui kanal YouTube resmi Warner Bros. Classics. Selamat bernostalgia!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna

Related Articles

See More