Comscore Tracker

5 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Kenapa?

Sampai-sampai mereka berusaha untuk tidak membuat kehebohan

Sebagian besar pahlawan maupun protagonis anime berusaha keras untuk membuktikan bahwa mereka layak mendapat perhatian dari orang lain. Untuk itu, mereka perlu menaruh atensi pada diri sendiri dahulu. Alasan mereka ingin menjadi sorotan sangat beragam, mulai dari memenangkan hati sosok yang diidamkan hingga sekadar suka menonjol di tengah orang-orang.

Sementara itu, sebagian karakter lain memastikan bahwa mereka tidak akan pernah menjadi sorotan ataupun pusat perhatian di antara orang-orang. Jadi, mereka berusaha untuk tidak membuat kehebohan atau apa pun yang bisa mengundang atensi. Mereka pun rela jika harus mengubah kepribadian maupun penampilan mereka yang sebenarnya. Berikut lima di antara mereka.

Baca Juga: 10 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Sensei, Ada yang Karena Malas! 

1. Futaba Yoshioka (Ao Haru Ride) 

5 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Kenapa?Futaba Yoshioka (dok. Production I.G/Ao Haru Ride)

Futaba Yoshioka merupakan antitesis dari harapan sebagian besar protagonis perempuan dalam anime shoujo. Dia tidak menginginkan atensi. Alih-alih melakukan hal-hal yang biasa dilakukan oleh gadis lain untuk menarik perhatian, dia malah bertingkah aneh agar setiap laki-laki tidak akan mendekatinya, seperti makan banyak, mengabaikan sopan santun, hingga berpenampilan urakan.

Ketika masih menjadi siswa sekolah menengah pertama, Futaba bertingkah laku seperti gadis-gadis pada umumnya, seperti berperilaku feminin hingga menjadi pusat perhatian di kalangan siswa laki-laki. Namun, dia menjadi tidak mempunyai teman sebab semua gadis iri padanya. Jadi, dia mengubah segala sesuatu yang ada pada dirinya di sekolah menengah atas agar masa kelam itu tidak terjadi kembali.

2. Saiki Kusuo (Saiki Kusuo no Sai Nan) 

5 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Kenapa?Saiki Kusuo (dok. J.C. Staff/Saiki Kusuo no Sai Nan)

Saiki Kusuo benci menjadi pusat perhatian. Sebagai protagonis seri komedi-supernatural Saiki Kusuo no Sai Nan, dia telah mengatakan betapa dia membenci keadaan ketika orang-orang memusatkan atensi mereka kepadanya. Dia tidak menyenangi suasana ketika orang-orang terobsesi padanya. Dia lebih suka jika dia yang mengamati orang lain, bukan dia yang malah diamati.

Saiki mungkin memiliki beberapa alasan di balik keengganan untuk menjadi pusat perhatian. Namun, salah satu alasan yang paling mungkin adalah dia hanyalah sosok introver yang suka menghabiskan waktu sendirian. Bagaimanapun, dia adalah sosok yang harus merahasiakan kekuatan supernatural miliknya. Selain itu, dia mungkin sudah kewalahan dengan pikiran orang lain yang bisa dia dengar.

Baca Juga: 5 Karakter Anime Mampu Menjiplak atau Mencuri Kemampuan Karakter Lain

3. Kiyotaka Ayanokouji (Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu) 

5 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Kenapa?Kiyotaka Ayanokouji (dok. Lerche/Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu)

Protagonis Kiyotaka Ayanokouji dari anime Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu memang terlihat seperti siswa biasa-biasa saja. Dia tidak pernah dipedulikan oleh orang lain. Namun, dia sebenarnya memiliki kecerdasan tinggi yang mampu membuat dia menjadi siswa nomor satu di sekolah. Dia memang sengaja merahasiakan itu sebab dia tidak ingin menjadi siswa yang menarik atensi.

Untuk menyembunyikan dirinya yang asli, Kiyotaka bersikap sederhana. Dia selalu menunjukkan raut muka bosan dan tatapan datar. Ketika memilih untuk menunjukkan kecerdasannya taktik manipulatif dan permainan pikiran, dia berhasil membuat orang lain terkejut. Namun, dia melakukan hal demikian jika dia benar-benar membutuhkannya.

4. Sei Handa (Barakamon) 

5 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Kenapa?Sei Handa (dok. Kinema Citrus/Barakamon)

Ketika pergi ke sekolah menengah, Sei Handa selalu berharap bahwa dia bisa menjadi siswa yang paling dibenci oleh siswa lain. Dengan begitu, dia tidak akan menarik perhatian orang lain sebab dia adalah sosok introver, sama seperti Saiki Kusuo dari Saiki Kusuo no Sai Nan. Alih-alih hidup damai, dia malah dibombardir oleh kekaguman para siswa.

Sei yang menyenangi kaligrafi menambah nilai plus di mata siswa lain, apalagi dia memiliki daya pikat dengan kepribadian berwibawa yang pendiam. Dia sudah melakukan segala hal untuk menyingkirkan semua atensi yang ditujukan padanya di sepanjang seri Barakamon, tetapi dia tidak pernah berhasil sekali pun.

5. Ai Hayasaka (Kaguya-sama wa Kokurasetai: Tensai-tachi no Renai Zunousen) 

5 Karakter Anime yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Kenapa?Ai Hayasaka (dok. A-1 Pictures/Kaguya-sama wa Kokurasetai: Tensai-tachi no Renai Zunousen)

Dalam seri Kaguya-sama wa Kokurasetai: Tensai-tachi no Renai Zunousen, Ai Hayasaka bekerja untuk keluarga Shinomiya. Pada dasarnya, dia merupakan pelayan pribadi untuk putri keluarga Shinomiya, yakni Kaguya Shinomiya. Jadi, dia pun menganggap Kaguya sebagai teman sejati, begitu pun sebaliknya. Meskipun berada di sekitar orang-orang kaya, dia tetap menjadi gadis sederhana.

Hayasaka selalu sengaja berkinerja buruk di bidang akademis agar dia tidak menjadi siswa pintar yang menonjol. Berada di peringkat ke-114, dia benar-benar tidak pernah khawatir bagaimana nasib yang akan menanti ketika telah tiba untuk mendaftar ke perguruan tinggi. Dia berpikir bahwa bekerja untuk keluarga Shinomiya telah memberi pekerjaan stabil.

Jika ditinjau, alasan dari lima karakter anime di atas cukup beragam. Beberapa di antara mereka memang sengaja menyembunyikan kepribadian asli agar tidak menarik perhatian dari orang lain. Sebagai contoh, Futaba Yoshioka sengaja menciptakan kepribadian buruk demi mendapat teman. Ada juga karakter di antara mereka yang memang memiliki kepribadian introver sehingga lebih menyenangi kesendirian.

Baca Juga: 10 Karakter Anime Paling Bodoh, Banyak yang Jadi Karakter Utama Lho!

Ervina Emma Wardani Photo Verified Writer Ervina Emma Wardani

limited.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Diana Hasna

Berita Terkini Lainnya