Comscore Tracker

9 Lagu yang Menyemangatimu untuk Berani Keluar dari Toxic Relationship

Ada lagunya Selena Gomez dan Justin Bieber juga!

Kehidupan percintaan yang romantis dan penuh kebahagiaan tentu menjadi impian semua orang. Sayangnya, nggak semua hubungan yang awalnya terlihat menjanjikan tersebut bakal berakhir baik. Ada beberapa hal yang membuat hubungan tersebut berubah jadi nggak sehat.

Kesehatan dan kesejahteraan diri jadi taruhan ketika kita terus menghabiskan waktu dan energi dalam relasi toksik. Sementara itu, memutuskan lepas darinya bisa jadi terasa rumit lantaran alasan masih sayang atau takut kesepian. Nah, sebelum semakin galau, yuk puterin lagu-lagu ini agar bisa yakin ambil keputusan.

1. Selena Gomez – Lose You To Love Me

https://www.youtube.com/embed/zlJDTxahav0

Lagu terbaru Selena Gomez ini memang diakui terinspirasi dari pengalaman personalnya. Melalui liriknya, Selena menunjukkan jika kita terkadang menyadari adanya red flag di awal hubungan namun menyikapinya dengan menutup mata. Nah, karena tidak berani ambil sikap tersebutlah yang membuat kita tak berdaya secara perlahan. Sebelum semakin kehilangan jati diri, melepaskan si doi bisa jadi pilihan terbaik.

2. Dua Lipa – IDGAF

https://www.youtube.com/embed/Mgfe5tIwOj0

So I cut you off
I don't need your love
'Cause I already cried enough
I've been done
I've been movin' on since we said goodbye

Siapa yang pernah dikontak kembali oleh si mantan yang toxic? Entah sekadar bilang kangen atau mengajak mengenang hubungan kalian sebelumnya. Daripada terlena dan jadi gagal move on, yuk tiru sikap Dua Lipa yang dengan tegas menolak dan memberi batasan. Nggak mau kan jatuh ke lubang yang sama dua kali?

3. Kelly Clarkson – Because of You

https://www.youtube.com/embed/Ra-Om7UMSJc

Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you, I am afraid

Kepercayaan memang menjadi unsur penting dalam menjalin hubungan, tapi bukan berarti kita harus sepenuhnya percaya kepada pendapat negatif pasangan juga, ya. Kalau kamu merasa ucapannya melemahkan dan cenderung memanipulasi, ambil langkah seribu bisa jadi pilihan. Jangan sampai deh karena hubungan tersebut kita malah kehilangan kepercayaan diri dan jadi skeptis dengan orang-orang sekitar yang sebenarnya suportif.

4. Destiny’s Child – Survivor

https://www.youtube.com/embed/Wmc8bQoL-J0

You thought I wouldn't grow without you, now I'm wiser
Thought that I'd be helpless without you, but I'm smarter

Lagu dari girl group Beyonce CS ini juga membahas tentang pasangan yang manipulatif. Terkadang memang ada orang yang awalnya kita kira belahan jiwa, ternyata terus menyugesti kalau kita tidak bisa apa-apa tanpa dirinya. Hubungan yang sehat kan seharusnya saling mendukung dan memberi ruang untuk bertumbuh.

5. Alessia Cara – Trust My Lonely

https://www.youtube.com/embed/uF9YayOgjRg

Do you crave control?
I've been your doll, that you poke for fun too long
So you should go
Don't look back, I won't come back
Can't do that no more

Segala diri kita diatur dan dikendalikan oleh pasangan dengan alasan cinta? Coba pikirkan kembali, apakah orang yang memang mencintai bakal tega merampas hak dan kehidupan pribadi kita? Yup, adanya status hubungan bukan alasan menjadikan kita sebagai properti, lho.

Baca Juga: 5 Pelajaran Tentang Cinta yang Bisa Kamu Dapat dari Toxic Relationship

6. Sia – Bird Set Free

https://www.youtube.com/embed/6oT8ReF5rjE

Now I fly, hit the high notes
I have a voice, have a voice, hear me roar tonight
You held me down
But I fought back loud

Pernah merasa insecure karena pasangan sering mempertanyakan ingatan dan kewarasan kita? Kebiasaan gaslighting tersebut tentu saja sudah termasuk kekerasan psikis dan membuat kita ragu menyuarakan pendapat. Perlu kamu ingat bahwa hubungan yang sehat seharusnya menempatkan kita di posisi yang setara dengan pasangan.

7. TLC – Unpretty

https://www.youtube.com/embed/g2gy1Evb1Kg

Why do I look to all these things
To keep you happy?
Maybe get rid of you
And then I'll get back to me

Punya pasangan yang doyan body shaming juga bikin kita merasa insecure. Nggak jarang hal tersebut membuat kita melakukan berbagai cara agar tampil menarik demi menyenangkannya. Lantas apakah kamu juga menikmati hal tersebut dan tak lagi merasa kurang? Jika jawabannya sama-sama tidak, bisa coba ikut cara dari TLC ini, lho.

8. Skillet – It’s Not Me, It’s You

https://www.youtube.com/embed/tm0iCrckQoo

You tried to make me think
That the blame was all on me
With the pain you put me through
And now I know that it's not me, it's you

Lagu beraliran rock ini menggambarkan tentang seseorang yang suka melimpahkan kesalahan pada orang lain. Uniknya, Skillet menunjukkan untuk menyalahkan kembali orang tersebut. Meskipun terasa membingungkan dan rumit, sebenarnya blame game ini juga kerap terjadi dalam hubungan yang nggak sehat, lho. Lingkaran setan ini terjadi ketika kedua belah pihak menolak mengaku salah dan enggan mengambil tanggung jawab.

9. Justin Bieber – Love Yourself

https://www.youtube.com/embed/oyEuk8j8imI

But when you told me that you hated my friends
The only problem was with you and not them
And every time you told me my opinion was wrong
And tried to make me forget where I came from

Meski Justin Bieber mengatakan lagu yang dia ciptakan bersama Ed Sheeran ini bukan tentang pengalaman pribadinya, Love Yourself menceritakan tentang berakhirnya hubungan yang toxic. Gambaran hubungan toxic di sini ditandai dengan gaslighting dan over controlling, sampai-sampai membuat orang terdekat menyadari red flag tersebut lebih awal. Nah, kalau sudah begitu memang lebih baik berpisah dan belajar mencintai diri sendiri dulu.

Dari kesembilan lagu tadi, mana nih yang jadi favoritmu? Kalau kamu sedang atau pernah mengalami toxic relationship, tetap ingat ya kalau kita berharga dan layak buat memiliki hubungan yang sehat.

Baca Juga: Selama Pacaran, Selalu Terdapat 5 Hal Ini? Awas Toxic Relationship

Eunike Ally Sushmita Photo Community Writer Eunike Ally Sushmita

A life-long learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Just For You