- Genre: thriller, satir
- Pemain: Lee Byung Hun, Son Ye Jin, Lee Sung Min
- Sutradara: Park Chan Wook
6 Film Asia dengan Sentimen Antikapitalis, Ada No Other Choice

- No Other Choice (2025) - Sentimen antikapitalis dalam film ini cukup gamblang. Mengikuti perjuangan seorang tulang punggung keluarga yang kehilangan mata pencahariannya gara-gara kehadiran pemilik modal besar.
- Cloud (2024) - Film ini menceritakan langkah ekstrem yang dilakukan seorang buruh di Jepang, Ryosuke nekat jadi reseller di toko daring dan berhasil menimbun kekayaan, namun juga mengumpulkan musuh yang akhirnya bersatu untuk membalas dendam kepadanya.
- The Sandwich Man (1983) - Antologi tiga cerita yang memotret Taiwan pada era Perang Dingin. Tiga ceritanya berkutat pada perjuangan bertahan hidup orang Taiwan dari berbagai kelas di tengah
No Other Choice jadi salah satu biggest snub Oscar edisi 2026. Bagaimana tidak disayangkan? Performa Lee Byung Hun susah buat dilupakan, begitu pula dengan penyutradaraan dan kualitas naskah Park Chan Wook. Apa boleh buat, sebagai penggemar kamu hanya bisa pasrah dan menerima.
Namun, kamu tidak kehilangan kesempatan untuk mendukung salah satu film terbaik Asia 2025 itu, kok. Sekalian tonton juga beberapa sinema Asia serupa yang pakai sentimen antikapitalis. Berikut kurasinya khusus buatmu.
1. No Other Choice (2025)

Sentimen antikapitalis dalam No Other Choice cukup gamblang. Ia mengikuti perjuangan seorang tulang punggung keluarga yang kehilangan mata pencahariannya gara-gara kehadiran pemilik modal besar yang mengakuisisi perusahaan tempatnya bekerja. Tanpa aba-aba, dedikasinya selama bertahun-tahun dilupakan begitu saja. Muak dengan kondisi ini, ia pun mengambil langkah ekstrem demi mendapatkan kembali pekerjaan dan harga dirinya.
2. Cloud (2024)

Cloud juga mengekor langkah esktrem yang dilakukan seorang buruh di Jepang. Muak dengan pekerjaannya yang monoton dan seniornya yang toksik, Ryosuke nekat jadi reseller di toko daring. Masalahnya, ia tidak melakoninya dengan cara jujur. Ia sering melakukan manipulasi dan cara kotor untuk bisa dapat untung berlipat ganda, mulai dari menjual barang palsu sampai memaksa membeli barang kolektor untuk dijual lagi dengan harga tinggi. Tak hanya berhasil menimbun kekayaan, Ryosuke perlahan juga mengumpulkan musuh yang akhirnya bersatu untuk membalas dendam kepadanya.
- Genre: thriller-psikologi, aksi
- Pemain: Masaki Suda, Daiken Okudaira, Kotone Furukawa
- Sutradara: Kiyoshi Kurosawa
3. The Sandwich Man (1983)

The Sandwich Man adalah antologi tiga cerita yang memotret Taiwan pada era Perang Dingin. Saat itu, gelombang sinema realisme mulai muncul dan film ini adalah salah satu buah karyanya. Tiga ceritanya berkutat pada perjuangan bertahan hidup orang Taiwan dari berbagai kelas di tengah gempuran globalisasi dan kapitalisme. Ada bapak muda yang jadi badut untuk menghidupi keluarganya, sales barang elektronik Jepang yang mengalami kecelakaan kerja, sampai keluarga miskin yang baru bisa mengicip kenyamanan saat ayah mereka dirawat di rumah sakit.
- Genre: drama, realisme sosial
- Pemain: Chen Bor Jeng, Tsui Fu Sheng, Cho Sheng Li
- Sutradara: Hou Hsiao Hsien, Tsang Jong Cheung, Wan Jen
4. Tokyo Sonata (2008)

Di tengah krisis ekonomi global yang berdampak pula di Jepang, seorang tulang punggung keluarga harus jadi korban PHK. Ia tak tahu harus bagaimana menyampaikan kabar ini ke anak istrinya dan memilih untuk berpura-pura tetap pergi ke kantor tiap pagi. Sampai satu hari rahasianya terbongkar dan krisis pun melanda keluarganya.
- Genre: drama
- Pemain: Teruyuki Kagawa, Kai Inowaki, Haruka Igawa
- Sutradara: Kiyoshi Kurosawa
5. The Dry Spell (2023)

The Dry Spell Memakai perspektif pegawai perusahaan air daerah bernama Shunsaku yang bertugas mensurvei pelanggan yang menunggak tagihan. Saat akan memutus aliran air di sebuah rumah, mereka dikejutkan kehadiran sosok 2 anak perempuan yang ternyata ditelantarkan orangtua mereka. Dilema pun menyelimutinya, antara menjalankan kewajibannya atau memprioritaskan kemanusiaaan.
- Genre: melodrama
- Pemain: Toma Ikuta, Mugi Kadowaki, Hayato Isomura
- Sutradara: Masaya Takahashi
6. Mountains May Depart (2015)

Saat memilih jodoh, apakah kelas sosial/ekonomi masuk dalam pertimbanganmu? Ini adalah pertanyaan yang bakal dikupas dalam filmnya Jia Zhangke, Mountains May Depart. Mendapuk aktris Zhao Tao yang juga istrinya sebagai lakon, Zhangke mengajak kita menyelami kehidupan satu perempuan selama 3 dekade berbeda. Dimulai dari akhir tahun 90-an sampai pertengahan 2010-an, kita bakal diajak menganalisa alasan dan implikasi dari keputusan si perempuan memilih menikah dengan pria yang menurutnya lebih mampu secara finansial ketimbang menerima lamaran sahabatnya yang bekerja di tambang.
- Genre: drama, romance
- Pemain: Zhao Tao, Zhang Yi, Sylvia Chang
- Sutradara: Jia Zhangke
Kapitalisme sudah jadi bagian tak terlepaskan dalam hidup kita. Implikasinya terasa dalam berbagai bentuk dan tingkatan yang berbeda buat tiap orang. Ia pula yang memengaruhi bagaimana kita bersikap dan mengambil keputusan. Seperti yang terjadi pada berbagai karakter dalam film Asia di atas. Mana yang paling relate dengan dirimu?


















