Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Barat tentang Life After Breakup dari POV Cowok
500 Days of Summer (dok. Searchlight Pictures)
  • Lima film Barat menyoroti kehidupan pascaputus dari sudut pandang laki-laki, dengan pengalaman kesedihan, kesepian, konflik, hingga usaha membuka diri.
  • Swingers, The Break-Up, dan Forgetting Sarah Marshall menggambarkan tokoh pria yang menghadapi kenangan mantan, konsekuensi sikap, serta situasi perpisahan yang canggung.
  • 500 Days of Summer dan Crazy, Stupid, Love menampilkan proses memahami realitas hubungan, mengenali kesalahan, membangun kembali kepercayaan diri, dan menemukan diri sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Putus cinta bisa menjadi pengalaman yang mengubah cara seseorang memandang hubungan, cinta, bahkan dirinya sendiri. Bagi laki-laki, proses move on juga tidak selalu berjalan mulus. Ada yang berusaha melupakan mantan dengan mencari kesibukan, ada yang terjebak dalam kenangan masa lalu, dan ada pula yang perlahan belajar memahami kesalahan dalam hubungan sebelumnya.

Menariknya, sejumlah film Barat menggambarkan perjalanan setelah putus cinta dari sudut pandang laki-laki dengan cara yang berbeda-beda. Kalau kamu ingin menonton film tentang ini, sini merapat! Coba tonton rekomendasi film Barat tentang life after breakup dari POV cowok berikut ini, deh!

1. Swingers (1996)

Swingers (dok. Doug Liman Productions/Swingers)

Swingers mengikuti Mike Peters (Jon Favreau), seorang komedian yang masih kesulitan melupakan mantan kekasihnya setelah hubungan mereka berakhir. Meski sudah berpisah selama beberapa waktu, Mike masih terjebak dalam perasaan sedih dan kesepian. Kondisi ini membuatnya sulit untuk membuka hati dan menjalani kehidupan sosial dengan percaya diri.

Melalui bantuan sahabatnya, Trent Walker (Vince Vaughn), Mike mencoba kembali menikmati kehidupan lajang dan berkenalan dengan perempuan baru. Namun, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus karena pikirannya masih sering kembali kepada sang mantan. Film ini menggambarkan bahwa proses move on tidak harus berlangsung cepat, sebab setiap orang membutuhkan waktu untuk berdamai dengan kehilangan.

2. The Break-Up (2006)

The Break-Up (dok. Universal Pictures/The Break-Up)

The Break-Up bercerita tentang Gary Grobowski (Vince Vaughn) dan Brooke Meyers (Jennifer Aniston), pasangan yang memutuskan berpisah setelah berbagai pertengkaran dan perbedaan keinginan dalam hubungan mereka. Masalahnya, keduanya masih tinggal di apartemen yang sama dan sama-sama enggan mengalah. Situasi tersebut membuat proses perpisahan mereka dipenuhi konflik, kecanggungan, dan emosi yang belum terselesaikan.

Dari sudut pandang Gary, film ini memperlihatkan bagaimana seseorang dapat kehilangan hubungan bukan hanya karena sudah tidak saling mencintai, tetapi juga karena kesulitan memahami kebutuhan pasangan. Gary harus menghadapi konsekuensi dari sikapnya sekaligus mempertanyakan apa yang sebenarnya ia inginkan dalam sebuah hubungan. Film ini cocok untuk kamu yang ingin melihat sisi rumit dari perpisahan, terutama ketika kedua pihak belum sepenuhnya siap melepaskan satu sama lain.

3. Forgetting Sarah Marshall (2008)

Forgetting Sarah Marshall (dok. Apatow Productions/Forgetting Sarah Marshall)

Forgetting Sarah Marshall mengikuti Peter Bretter (Jason Segel), seorang musisi yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika kekasihnya, Sarah Marshall (Kristen Bell), memutuskan hubungan mereka. Merasa hancur, Peter memutuskan untuk pergi berlibur ke Hawaii untuk menjauh dari kenangan tentang mantannya. Namun, rencananya untuk menenangkan diri justru berantakan ketika ia mengetahui Sarah juga menginap di resor yang sama bersama kekasih barunya.

Di tengah situasi yang canggung tersebut, Peter perlahan bertemu Rachel Jansen (Mila Kunis), perempuan yang membantunya kembali menikmati hidup. Melalui pengalaman itu, Peter belajar bahwa move on bukan sekadar melupakan mantan, melainkan juga menemukan kembali kebahagiaan dan rasa percaya diri. Film komedi romantis ini menyajikan kisah patah hati yang menghibur tanpa mengabaikan proses emosional di baliknya.

4. 500 Days of Summer (2009)

500 Days of Summer (dok. Searchlight Pictures/500 Days of Summer)

Rasanya gak afdal kalau tidak memasukkan 500 Days of Summer dalam daftar ini. Film ini mengikuti Tom Hansen (Joseph Gordon-Levitt), seorang laki-laki yang percaya pada cinta romantis dan berharap hubungannya dengan Summer Finn (Zooey Deschanel) akan berakhir bahagia.

Sayangnya, Summer tidak memiliki pandangan yang sama tentang hubungan mereka. Setelah keduanya berpisah, Tom mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa kisah cinta yang begitu berarti baginya tidak berjalan sesuai harapan.

Film ini menggambarkan proses move on melalui ingatan Tom tentang momen-momen indah maupun menyakitkan dalam hubungan mereka. Seiring berjalannya cerita, ia mulai menyadari bahwa kenangan yang ia simpan tidak selalu mencerminkan keseluruhan hubungan tersebut. 500 Days of Summer cocok untuk kamu yang pernah mengidealkan seseorang dan baru memahami kenyataan setelah hubungan itu berakhir.

5. Crazy, Stupid, Love (2011)

Crazy, Stupid, Love (dok. Carousel Productions/Crazy, Stupid, Love)

Terakhir, ada 500 Days of Summer yang mengikuti Cal Weaver (Steve Carell) yang harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya setelah sang istri, Emily (Julianne Moore), meminta berpisah. Setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan rumah tangga, Cal mendapati dirinya harus kembali mengenal dunia kencan yang terasa asing. Ia kemudian bertemu Jacob Palmer (Ryan Gosling), seorang pria percaya diri yang membantunya memperbaiki penampilan dan belajar mendekati perempuan.

Namun, perjalanan Cal tidak berhenti pada usaha untuk mencari pasangan baru. Ia juga harus memahami kesalahan dalam pernikahannya, menghadapi perasaan yang belum hilang, dan menentukan arti cinta baginya. Film ini menunjukkan bahwa memulai hidup setelah putus atau berpisah bukan hanya soal menemukan pengganti, melainkan juga tentang mengenali diri sendiri dan belajar membangun hubungan yang lebih sehat.

Lima film di atas memperlihatkan bahwa kehidupan setelah putus cinta dari sudut pandang cowok memiliki banyak sisi, mulai dari kesedihan dan penyangkalan hingga proses menerima kenyataan dan menemukan kembali jati diri. Setiap tokoh memiliki cara berbeda untuk menghadapi kehilangan, sehingga perjalanan mereka terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. Masukkan dalam daftar tontonanmu, yuk!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article