Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Film Coming of Age 90-an yang Ringan dan Happy Ending

7 Film Coming of Age 90-an yang Ringan dan Happy Ending
Dazed and Confused (dok. Focus Features/Dazed and Confused)
Intinya Sih
  • Artikel ini merekomendasikan tujuh film coming of age era 90-an yang ringan, penuh semangat muda, dan berakhir bahagia, cocok untuk penonton yang mencari tontonan menenangkan.
  • Film-film seperti Empire Records, Muriel’s Wedding, hingga Whisper of the Heart menampilkan tema pertemanan, pencarian jati diri, serta perjalanan menuju kedewasaan dengan nuansa positif dan hangat.
  • Meski berasal dari dekade lalu, ketujuh film ini tetap relevan karena menyuguhkan pesan optimistik tentang pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sedang mencari film coming of age lawas, tapi ringan dan akhirnya membahagiakan? Agak tricky memang prosesnya, karena beberapa film coming of age dibuat dengan pendekatan realistis yang kadang suram, bahkan nihilistik, seperti Welcome to the Dollhouse (1995), Moving (1993), dan Made in Hong Kong (1997). Maklum, akhir bittersweet memang sering dipakai untuk memberikan sisa rasa berbeda buat penonton.

Namun, ada kalanya kamu hanya butuh sesuatu yang menenangkan. Sebagai solusi, pertimbangkan sejumlah judul berikut untuk dapat rekomendasi cerita coming of age yang ringan, minim sisi gelap, dan akhirnya melegakan. Catat, ya!

1. Empire Records (1995)

Empire Records
Empire Records (dok. Warner Bros/Empire Records)

Empire Records adalah film coming of age 90-an asal Amerika Serikat yang lakonnya adalah anak-anak muda pekerja toko musik. Rutinitas mereka seru dan pertemanan mereka sehat dan suportif.

Namun, satu yang bikin semua itu terancam sirna, yakni fakta bahwa toko musik ini berpotensi bangkrut karena persaingan ketat dengan toko ritel yang berdiri tak jauh dari lokasi mereka. Guna mencegah merger yang bisa mematikan independensi bisnis itu, mereka sepakat melancarkan sebuah konspirasi.

  • Genre: coming of age, komedi
  • Pemain: Liv Tyler, Anthony LaPlagia
  • Sutradara: Allan Moyle

2. Muriel’s Wedding (1994)

Muriel's Wedding
Muriel's Wedding (dok. Miramax/Muriel's Wedding)

Dalam Muriel’s Wedding, kamu akan mengikuti petualangan absurd nan kocak seorang perempuan 20-an yang memutuskan lepas dari kekangan orangtuanya. Caranya memang kurang etis dan tujuan awalnya pun mencari validasi, tetapi seiring perjalanan itu dilakoninya.

Muriel akhirnya sadar apa yang ia benar-benar mau dan butuhkan. Berlatar Australia, film ini gak hanya unik dari segi latar, tetapi juga kaya perspektif baru soal cinta, pertemanan, dan relasi keluarga.

  • Genre: coming of age, romcom
  • Pemain: Toni Collette, Rachel Griffiths
  • Sutradara: P. J. Hogan

3. April Story (1998)

April Story
April Story (dok. Rockwell Eyes/April Story)

April Story adalah cerita Uzuki, gadis 18 tahun yang pergi merantau ke Tokyo dari Hokkaido untuk kuliah. Premis film ini gak muluk-muluk, benar-benar mengikuti perjalanan Uzuki mulai dari kepindahannya ke Tokyo, prosesnya menata kamar kos, hingga akhirnya masuk kampus untuk pertama kali.

Awalnya kesepian, perlahan Uzuki menemukan teman dan berhasil menjalin koneksi dengan sosok dari masa lalunya. Lebih sederhana dan ceria dibanding Lady Bird (2017), tapi masih setema. Bonus lainnya, film ini hanya berdurasi 67 menit.

  • Genre: coming of age, drama
  • Pemain: Takako Matsu, Seiichi Tanabe
  • Sutradara: Shunji Iwai

4. Haru (1996)

Haru
Haru (dok. Toho/Haru)

Judul Haru diambil dari nama samaran yang dipakai salah satu protagonis di film ini ketika ia ngobrol dengan temannya di forum internet. Awalnya membahas film, lama-lama mereka mulai membuka diri soal fakta pribadi masing-masing. Mulai dari gender sebenarnya sampai trauma masa lalu. Film ini cukup ringan, terlepas dari isu duka cita yang jadi salah satu topik perbincangan daring kedua tokoh utamanya. Akhirnya juga melegakan, sesuai dengan nuansa filmnya yang menenangkan sejak awal.

  • Genre: romance, coming of age
  • Pemain: Eri Fukatsu, Seiyo Uchino
  • Sutradara: Yoshimitsu Morita

5. Singles (1992)

Singles
Singles (dok. Warner Bros/Singles)

Singles berkutat pada kehidupan anak-anak muda di sebuah gedung komunal. Profesi mereka beragam, begitu pula dengan status ekonomi dan percintaan mereka. Ada barista yang cintanya pada sesosok musisi narsis bertepuk sebelah tangan. Ada pula pegawai kantoran yang mencoba menjalin relasi romantis lagi setelah terakhir kali ditipu pacarnya.

Meski hidup mereka gak selalu mulus, akhir filmnya lumayan optimistik. Momen self-discovery di film ini juga wajib diapresiasi. relasi romantis lagi setelah lama menjomblo. Akhirnya memang gak definitif, tetapi cukup optimistik. Poin self-discovery-nya juga patut diapresiasi.

  • Genre: coming of age, romcom
  • Pemain: Bridget Fonda, Campbell Scott
  • Sutradara: Cameron Crowe

6. Whisper Of The Heart (1995)

Whisper of the Heart
Whisper of the Heart (dok. Studio Ghibli/Whisper of the Heart)

Film coming of age Studio Ghibli memang gak pernah gagal, termasuk Whisper of the Heart yang ada sentuhan romantisnya ini. Film berkutat pada Shizuku, bocah SMP yang punya cita-cita jadi penulis. Gara-gara ini, ia jadi anggota tetap perpustakaan lokal.

Suatu hari, Shizuku menemukan sebuah fakta atau lebih tepatnya pola yang berulang. Yakni, buku-buku yang dipinjamnya ternyata pernah dipinjam pula oleh sosok yang sama. Dari situlah, Shizuku berkenalan dengan remaja sebaya bernama Seiji. Siapa dia dan bagaimana ini berefek dalam hidup Shizuku?

  • Genre: coming of age, romance
  • Pemain: Yoko Honna, Issey Takahashi
  • Sutradara: Yoshifumi Kondo

7. Dazed And Confused (1993)

Dazed and Confused (dok. Focus Features/Dazed and Confused)
Dazed and Confused (dok. Focus Features/Dazed and Confused)

Tidak bertumpu pada satu karakter, Dazed and Confused dibuat Richard Linklater dengan mengikuti beberapa tokoh sekaligus. Hanya satu yang menyatukan mereka yakni latar, baik waktu dan tempat. Mereka adalah remaja yang baru saja dinyatakan lulus dari SMA negeri di Amerika Serikat pada 1970-an. Setelah lulus, berbagai opsi dan kemungkinan datang, tetapi mereka juga harus memikirkan risiko dan konsekuensinya. Namun, pesan utamanya satu, yakni nikmati dan jalani yang ada di depan mata dulu.

  • Genre: coming of age, komedi
  • Pemain: Parker Posey, Matthew McConaughey
  • Sutradara: Richard Linklater

Tujuh film coming of age tadi boleh datang dari masa lalu, tetapi pesannya masih relevan sampai sekarang. Poin penting lainnya, mereka ringan, gak kelewat suram, dan cocok ditonton saat butuh obat suasana hati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Hype

See More