Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Horor Terbaik Era 2000-an yang Layak Ditonton Ulang

4 min read
5 Film Horor Terbaik Era 2000-an yang Layak Ditonton Ulang
film Jennifer’s Body (dok. 20th Century Fox/Jennifer’s Body)
  • Era 2000-an menghadirkan horor beragam, memadukan monster, vampir, thriller, komedi gelap, dan kritik sosial; ketakutannya banyak dibangun lewat atmosfer serta karakter kompleks.
  • American Psycho dan Jennifer's Body mengeksplorasi teror psikologis sekaligus kritik terhadap obsesi status, kemewahan, serta perlakuan terhadap perempuan melalui kisah Patrick Bateman dan Jennifer Check.
  • The Host, Let the Right One In, dan Thirst menampilkan monster atau vampir dalam cerita keluarga, kesepian, perundungan, eksperimen medis, dan hubungan penuh konflik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Era 2000-an menjadi salah satu periode yang menarik bagi genre horor. Selain menghadirkan film dengan pendekatan klasik seperti vampir dan monster, dekade ini juga melahirkan horor yang berani mencampurkan unsur thriller, komedi gelap, hingga kritik sosial. Hasilnya, beberapa film dari periode tersebut masih terasa unik dan relevan meski sudah bertahun-tahun berlalu.

Menariknya, tidak semua film horor terbaik pada era ini hanya mengandalkan jumpscare atau adegan berdarah. Sebagian justru membangun ketakutan melalui atmosfer, karakter yang kompleks, serta cerita yang perlahan membuat penonton merasa tidak nyaman. Kalau sedang mencari film horor 2000-an yang layak ditonton ulang, lima judul berikut bisa masuk daftar tontonan.

  1. 1. American Psycho (2000)

    film American Psycho.
    film American Psycho (dok. Lionsgate/American Psycho)

    American Psycho membawa horor ke tempat yang jauh lebih psikologis dan satir. Film garapan Mary Harron ini memperkenalkan Patrick Bateman (Christian Bale), seorang pria kaya yang menjalani kehidupan mewah di New York City sambil menyimpan sisi gelap yang mengerikan. Di balik penampilan rapi, pekerjaan bergengsi, dan gaya hidup penuh kemewahan, Bateman memiliki dorongan untuk melakukan pembunuhan.

    Namun, film ini sengaja membuat penonton mempertanyakan seberapa banyak dari tindakannya yang benar-benar terjadi dan seberapa banyak yang hanya ada di dalam pikirannya. Kengerian American Psycho tidak hanya muncul dari adegan pembunuhan yang brutal. Film ini juga menjadikan gaya hidup Bateman, obsesi terhadap status, uang, penampilan, dan kesuksesan sebagai bagian dari sumber terornya.

  2. 2. Jennifer's Body (2009)

    film Jennifer’s Body.
    film Jennifer’s Body (dok. 20th Century Fox/Jennifer’s Body)

    Saat pertama dirilis, Jennifer's Body tidak langsung mendapatkan apresiasi seperti sekarang. Film garapan Karyn Kusama ini mengikuti Anita “Needy” Lesnicki (Amanda Seyfried), seorang siswi SMA yang harus menghadapi perubahan mengerikan pada sahabatnya, Jennifer Check (Megan Fox). Setelah sebuah kejadian tragis, Jennifer dirasuki oleh iblis dan mulai memangsa para laki-laki di sekitarnya.

    Situasi tersebut membuat Needy harus menghadapi ancaman sekaligus berusaha memahami apa yang sebenarnya terjadi pada sahabatnya. Di balik kisah horornya, film ini memiliki kritik sosial yang cukup tajam. Salah satu bagian paling mengganggu adalah ketika Jennifer menjadi korban ritual yang dilakukan oleh sebuah band beranggotakan laki-laki, memperlihatkan bagaimana tubuh dan kehidupan perempuan dapat diperlakukan sebagai alat demi kepentingan orang lain.

  3. 3. The Host (2006)

    The Host.
    The Host (dok. Open Roads Films/The Host)

    Bong Joon-ho membuktikan bahwa film monster tidak harus sekadar menampilkan makhluk raksasa yang menghancurkan kota. The Host memang memiliki monster yang mengerikan dan adegan kejar-kejaran yang menegangkan, tetapi di balik itu terdapat cerita tentang keluarga dan berbagai persoalan sosial. Semuanya bermula dari kemunculan makhluk aneh di Sungai Han yang kemudian menyerang orang-orang di sekitarnya.

    Salah satu korbannya adalah Hyun-seo (Go Ah-sung), putri dari Park Gang-du (Song Kang-ho). Gang-du kemudian berusaha menyelamatkan putrinya meski dirinya bukan sosok pahlawan yang sempurna. Justru sisi tersebut yang membuat karakternya menarik karena ia digambarkan sebagai orang biasa yang terpaksa berhadapan dengan situasi luar biasa.

  4. 4. Let the Right One In (2008)

    film Let the Right One In (dok. Magnolia Pictures/Let the Right One In)
    film Let the Right One In (dok. Magnolia Pictures/Let the Right One In)

    Film horor asal Swedia ini mengambil pendekatan yang lebih tenang dan melankolis terhadap cerita vampir. Tokoh utamanya adalah Oskar (Kåre Hedebrant), anak laki-laki yang kesepian dan sering menjadi korban perundungan. Kehidupannya mulai berubah setelah bertemu Eli (Lina Leandersson), seorang anak perempuan misterius yang tinggal di kompleks apartemennya.

    Keduanya perlahan menjadi dekat, tetapi Oskar kemudian mengetahui bahwa Eli bukanlah anak biasa dan memiliki kebutuhan yang sangat mengerikan. Salah satu daya tarik terbesar Let the Right One In adalah atmosfernya. Latar bersalju yang dominan memberikan kesan dingin dan sepi, sekaligus menciptakan kontras kuat dengan darah serta kekerasan yang muncul dalam cerita.

  5. 5. Thirst (2009)

    Thirst.
    Thirst (Dok. CJ Ent./Thirst)

    Thirst merupakan film horor karya sutradara Park Chan-wook yang menawarkan pendekatan berbeda terhadap kisah vampir. Ceritanya mengikuti Sang-hyeon (Song Kang-ho), seorang pastor yang secara sukarela mengikuti eksperimen untuk mengembangkan vaksin terhadap virus mematikan. Eksperimen tersebut berakhir kacau dan membuatnya membutuhkan transfusi darah agar tetap hidup.

    Setelah itu, Sang-hyeon mulai mengalami perubahan aneh dan menyadari bahwa dirinya kini memiliki dorongan kuat untuk meminum darah. Masalahnya tidak berhenti pada rasa haus tersebut. Sang-hyeon juga mulai tertarik kepada Tae-ju (Kim Ok-vin), istri dari teman masa kecilnya, sehingga kehidupan barunya sebagai vampir bercampur dengan hubungan yang penuh konflik dan godaan.

    Film horor era 2000-an ternyata menawarkan jauh lebih banyak daripada sekadar adegan mengejutkan dan makhluk menyeramkan. Dari kelima film horor terbaik era 2000-an tersebut, mana yang paling ingin kamu tonton ulang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More