Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Indie Pedesaan Berbujet Minim Ala Mark Jenkin
Rose of Nevada (dok. Bosena/Rose of Nevada)
  • Mark Jenkin dikenal lewat gaya sinematik folk-horror berlatar pedesaan Cornwall, Inggris, dengan visual khas seluloid dan bujet minim yang tetap menghasilkan karya estetik.
  • Lima filmnya seperti Rose of Nevada, Enys Men, Bait, Bronco’s House, dan Hard, Cracked the Wind menonjolkan tema sosial, psikologis, serta nuansa mistis yang kuat.
  • Konsistensi Jenkin dalam mengangkat isu masyarakat desa dan eksplorasi visual analog membuatnya dianggap sutradara unik yang merepresentasikan sisi lain Inggris secara autentik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mark Jenkin sedang jadi perbincangan hangat di kalangan penikmat film. Namanya mencuat setelah merilis film Rose of Nevada (2025) yang dibintangi George MacKay dan Callum Turner. Film itu seolah jadi penanda alias konfirmasi gaya sinematik dan spesialisasinya: folk-horror dengan pedesaan. Gak hanya plotnya yang unik dan sadar sosial, tampilan visual karya sinematiknya juga dicap estetik dan khas.

Kecintaan khususnya terhadap film seluloid terpancar nyata dalam karyanya. Penasaran? Ini setidaknya 5 film horor terbaik Mark Jenkin yang wajib ditonton. Hampir semuanya low-budget.

1. Rose of Nevada (2025)

Rose of Nevada (dok. BFI/Rose of Nevada)

Rose of Nevada ditulis dari perspektif penduduk desa di Cornwall, Inggris. Tak punya pekerjaan tetap dan butuh uang, sekelompok pria nekat merenovasi sebuah kapal lawas yang terdampar di dekat pemukiman mereka. Setelah perbaikan selesai, kawanan pria ini pun berlayar mencari ikan. Seperti biasa, usai merasa cukup dengan hasil tangkapan, mereka pulang ke desa. Namun, yang mengganjal, desa itu tak sama dengan yang mereka tinggalkan dini hari tadi. Semua tampak seperti 30 tahun lalu, hari ketika tragedi maut menimpa desa tersebut.

  • Genre: folk-horror

  • Pemain: Callum Turner, George MacKay

2. Enys Men (2022)

Enys Men (dok. Film4/Enys Men)

Sebelum merilis Rose of Nevada, Mark Jenkin sempat membuat film berjudul Enys Men yang juga bergenre folk-horror. Masih berlatar Cornwall, kali ini kamu akan pergi ke tahun 1970-an. Dekade ketika seorang relawan konservasi alam ditempatkan di sebuah desa. Kesehariannya monoton, cenderung sepi, dikelilingi flora dan satwa yang tak banyak bicara. Namun, perlahan, ia menemukan berbagai hal ganjil dan susah dijelaskan dengan logika. Hanya saja, kamu perlu melihat lebih jeli. Apakah keganjilan itu nyata atau ternyata manifestasi dari memori dan trauma si lakon?

  • Genre: folk-horror, drama-psikologi

  • Pemain: Mary Woodvine, Edward Rowe

3. Bait (2019)

Bait (dok. BFI/Bait)

Bait berkisah tentang Steven, bapak satu anak sekaligus nelayan yang muak dengan stagnasi di desanya. Namun, di sisi lain, melihat desanya semakin tergantung pada sektor pariwisata juga membuatnya tak nyaman. Ia terganggu dengan kehadiran turis menyebalkan, pun ia tak suka melihat orang-orang bermodal merombak rumah-rumah kuno bernilai sejarah jadi penginapan. Film ini sebenarnya kaya kritik sosial, tetapi dikemas dengan beberapa elemen supranatural seperti kehadiran sosok-sosok nelayan hantu di sejumlah adegan.

  • Genre: folk-horror, thriller

  • Pemain: Edward Rowe, Mary Woodvine

4. Bronco’s House (2015)

Bronco's House (dok. BFI/Bronco's House)

Berdurasi 44 menit, Bronco’s House adalah film indie yang lagi-lagi dibuat Jenkin di sebuah desa di Cornwall. Jenkin memilih seorang pemuda bernama Bronco sebagai protagonis utama. Kekasih Bronco sedang hamil besar, tetapi mirisnya, mereka terancam jadi tunawisma di tengah krisis perumahan di Inggris. Dibuat dengan format hitam putih dan kamera analog, film ini terasa nostalgic dan unik. Suramnya dapat, kritik sosialnya akurat.

  • Genre: drama

  • Pemain: Henry Darke, Mae Voogd

5. Hard, Cracked the Wind (2019)

Hard Cracked the Wind (dok. BFI/Hard Cracked the Wind)

Pakai format hitam putih dengan grain yang jelas, film ini bakal membawamu kembali ke beberapa dekade silam. Ceritanya tentang seorang penyair muda yang gak sengaja menemukan sebuah kotak berisi naskah dan puisi milik seseorang yang nama inisialnya mirip dengan dirinya. Penasaran, ia membawa pulang kotak itu dan rangkaian kejadian tak masuk akal mulai terjadi. Si empu kotak itu seolah menghantui dan merasuki si lakon lewat memori dan tulisan-tulisan miliknya.

  • Genre: horor, psikodrama

  • Pemain: Tamla Kari, Edward Franklin

Gak heran kalau Mark Jenkin dapat perhatian yang seharusnya. Ia cukup konsisten dan kreatif. Dengan bujet minim, ia berhasil mengekspos Inggris, terutama Cornwall dengan cara unik dan penuh perhatian. Bisa dimasukkan salah satu sutradara yang gemar bikin film tentang kampung halamannya, nih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article