Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Film Romance Jepang SMA, Kisahnya Manis dan Happy Ending

7 Film Romance Jepang SMA, Kisahnya Manis dan Happy Ending
Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru dan Mune ga Naru no wa Kiminosei (dok. J Strom/Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru | Mune ga Naru no wa Kiminosei)
Intinya Sih
  • Tujuh film romance Jepang bertema SMA menampilkan kisah cinta pertama yang manis, penuh emosi, dan menggambarkan perjalanan karakter muda dalam memahami diri serta perasaan mereka.
  • Setiap film menghadirkan dinamika hubungan berbeda—dari komunikasi rahasia, cinta bertepuk sebelah tangan, hingga hubungan pura-pura—namun semuanya menonjolkan ketulusan dan pertumbuhan emosional remaja.
  • Deretan film ini menawarkan nuansa ringan dan hangat dengan latar kehidupan sekolah, cocok bagi penonton yang mencari kisah romantis sederhana namun menyentuh hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Film romance Jepang bertema anak SMA selalu punya pesona yang sulit ditolak. Ceritanya sederhana, tapi justru di situlah letak kekuatannya: tentang perasaan pertama, momen canggung, dan detak jantung yang tiba-tiba terasa lebih cepat dari biasanya. Semua film dikemas dengan nuansa yang lembut dan penuh emosi.

Yang bikin genre ini spesial, banyak filmnya tidak hanya fokus pada kisah cinta, tapi juga pada perjalanan karakter dalam memahami diri sendiri. Dari yang awalnya pemalu, ragu, atau bahkan terluka, perlahan mereka tumbuh melalui hubungan yang hangat dan penuh makna. Yuk, simak rekomendasinya berikut ini!

1. Kyô no Kira-kun / Closest Love to Heaven (2017)

Kyô no Kira-kun
Kyô no Kira-kun (dok. Kansai Telecasting Corporation Entertainment/Kyô no Kira-kun)

Kyô no Kira-kun mengikuti Ninon, gadis pemalu yang jarang berinteraksi dengan orang lain, dan Kira, siswa populer yang ternyata menyimpan rahasia besar tentang hidupnya. Pertemuan mereka terasa tidak biasa sejak awal karena hubungan mereka berkembang dari situasi yang cukup unik.

Seiring waktu, Ninon mulai membuka diri, sementara Kira menemukan kenyamanan dalam kehadiran Ninon. Kisahnya manis tapi juga emosional, dengan fokus pada bagaimana cinta bisa membuat seseorang lebih berani menjalani hidup, meskipun waktu terasa terbatas.

2. Hirunaka no ryuusei / Daytime Shooting Star (2017)

Hirunaka no Ryuusei
Hirunaka no Ryuusei (dok. C&I Enetertainment/Hirunaka no Ryuusei)

Film ini bercerita tentang Suzume, gadis desa yang pindah ke kota dan mengalami cinta pertama yang cukup rumit, termasuk perasaannya terhadap guru dan teman sekelasnya. Seiring waktu, Suzume mulai memahami apa arti cinta yang sebenarnya. Hirunaka no ryuusei punya perjalanan emosi yang cukup dalam, tapi tetap ditutup dengan pilihan yang terasa hangat dan memuaskan.

3. Ui rabu / We Love (2018)

We Love
We Love (dok. Asmik Ace Entertainment/We Love)

We Love berfokus pada dinamika hubungan romansa Rin dan Yuu yang penuh rasa penasaran dan emosi yang naik turun. Kedua karakter ini digambarkan masih mencari arti cinta, sehingga hubungan mereka terasa realistis dan kadang membingungkan.

Namun, justru dari proses itu, mereka belajar untuk memahami satu sama lain. Film ini menunjukkan bahwa cinta di usia muda tidak selalu sempurna, tetapi tetap indah karena penuh kejujuran dan pengalaman baru.

4. Kokan Uso Nikki / Our Secret Diary (2023)

Kokan Uso Nikki
Kokan Uso Nikki (dok.Chubu-nippon Broadcasting Company/Kokan Uso Nikki)

Kokan Uso Nikki dimulai dari sebuah buku harian rahasia yang menjadi media komunikasi antara Nozomi dan Jun. Dari tulisan-tulisan sederhana, hubungan mereka mulai berkembang tanpa benar-benar saling mengenal secara langsung.

Ketika identitas mulai terungkap, cerita pun menjadi semakin menarik. Film ini mengangkat konsep komunikasi yang unik, sekaligus menunjukkan bagaimana perasaan bisa tumbuh bahkan tanpa pertemuan langsung yang intens.

5. Mune ga Naru no wa Kiminosei / It’s Your Fault That My Heart Beats (2021)

Mune ga Naru no wa Kiminosei
Mune ga Naru no wa Kiminosei (dok. J Strom/Mune ga Naru no wa Kiminosei)

Mune ga Naru no wa Kiminosei mengisahkan hubungan antara Tsukasa dan Hayato dengan kepribadian yang berbeda, di mana salah satunya mulai menyadari perasaan cinta yang sebelumnya tidak ia pahami.

Ceritanya ringan dan penuh momen awkward khas remaja. Namun, justru dari situ, penonton bisa merasakan kejujuran emosi yang ditampilkan. Film ini seperti potret sederhana tentang jatuh cinta untuk pertama kalinya.

6. Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru / And Yet, You Are So Sweet (2023)

Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru
Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru (dok. J Strom/Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru)

Film ini mengikuti seorang gadis bernama Maya yang patah hati dan seorang siswa populer yang tiba-tiba menawarkan hubungan “pura-pura” untuk membantunya move on. Awalnya hanya akting, tapi perlahan perasaan asli mulai muncul.

Dinamika mereka terasa ringan dan penuh momen manis. Dari hubungan yang tidak serius, justru tumbuh koneksi yang tulus. Na no ni, Chigira-kun ga Amasugiru menyenangkan ditonton karena penuh adegan kecil yang bikin senyum-senyum sendiri.

7. Kimi ga Otoshita Aozora / The Blue Skies at Your Feet (2022)

Kimi ga Otoshita Aozora
Kimi ga Otoshita Aozora (dok. Happinet Phantom Studios/Kimi ga Otoshita Aozora)

Kimi ga Otoshita Aozora berfokus pada kesempatan kedua dan bagaimana menghargai waktu bersama orang yang kita sayang. Miyu dan Shuya adalah sepasang kekasih SMA yang telah berjanji untuk menonton film bersama setiap tanggal 1 setiap bulan. Namun, saat mereka dalam perjalanan menuju bioskop, Shuya tiba-tiba membatalkan janji tersebut. Di saat yang sama, Miyu menyaksikan Shuya mengalami kecelakaan mobil.

Miyu yang sedih dan bingung terbangun di hari yang sama, dan dia menemukan bahwa Shuya masih belum ada. Dia pun menyadari bahwa dia terjebak dalam loop waktu. Miyu pun berusaha memecahkan misteri loop waktu dan menyelamatkan Shuya. Dia harus menghadapi trauma masa lalunya dan belajar untuk menerima cinta Shuya.

Deretan film ini seperti kumpulan surat cinta masa remaja, kadang manis, kadang canggung, tapi selalu terasa tulus. Dengan latar SMA yang penuh warna, setiap cerita menghadirkan momen-momen kecil yang mudah diingat.

Kalau kamu suka kisah cinta yang ringan tapi bikin hati hangat, film-film ini bisa jadi teman yang pas. Tidak terlalu berat, tapi cukup untuk membuat senyum kecil muncul dan mungkin sedikit nostalgia tentang cinta pertama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More