Autumn Sonata (dok. Criterion/Autumn Sonata)
Autumn Sonata adalah film karya Ingmar Bergman yang mengikuti relasi renggang seorang anak perempuan dengan ibunya sendiri. Kerenggangan hubungan ini sudah berlangsung sejak sang putri masih kanak-kanak. Semua karena kecenderungan gila kerja sang ibu, seorang pianis sukses.
Setelah 7 tahun tak berjumpa, sang putri yang sudah dewasa dan menikah mengundang ibunya untuk berkunjung ke rumah keluarga kecilnya. Sontak, ini jadi momen kontemplatif buat keduanya, mengingat keduanya memilih jalan hidup yang berbeda. Kalau sang ibu punya karier cemerlang, sang putri menikmati peran domestiknya.
Seperti relasi apa pun di dunia, ada momen ketika kedekatan itu perlahan merenggang. Orang yang pernah dekat bisa jadi seperti orang asing yang tak pernah bertegur sapa. Ini adalah salah satu fenomena yang menginspirasi banyak film dan terbukti efektif. Lagi-lagi kelekatannya dengan realitas jadi faktor kesuksesan film-film tadi.
Film apa yang menceritakan tentang tiga saudara yang bersatu demi pemakaman ayah mereka? | This Is Where I Leave You. Film ini mengisahkan empat saudara yang sudah memiliki kehidupan masing-masing dan jarang berkomunikasi, namun harus tinggal bersama di rumah masa kecil mereka selama seminggu setelah sang ayah meninggal dunia. |
Adakah film animasi yang menggambarkan keluarga yang tercerai-berai karena perbedaan pandangan? | Ya, The Mitchells vs. the Machines. Meskipun bergenre komedi aksi petualangan melawan robot, inti ceritanya adalah tentang seorang ayah dan anak perempuan yang tidak lagi nyambung, namun akhirnya bersatu kembali untuk menyelamatkan dunia. |
Apakah ada film yang menggambarkan saudara laki-laki yang bersaing namun akhirnya berdamai? | Warrior (2011). Film ini sangat emosional karena menampilkan dua saudara yang sudah bertahun-tahun tidak bertegur sapa akibat trauma masa lalu dengan ayah mereka, namun akhirnya harus berhadapan di atas ring MMA sebagai jalan menuju rekonsiliasi. |