Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film tentang Menemukan Cinta di Waktu yang Salah
La La Land (dok. Summit Entertainment/La La Land)
  • Artikel merekomendasikan lima film romantis tentang cinta tulus yang terhalang waktu, keadaan, pilihan hidup, atau perpisahan.
  • The Classic, Before Sunset, dan One Day menampilkan pasangan yang menyimpan perasaan mendalam, tetapi berhadapan dengan jarak, keputusan masa lalu, serta kesiapan emosional yang berbeda.
  • La La Land dan Past Lives menggambarkan cinta yang tetap berarti meski tokohnya memilih jalan hidup, mimpi, dan kehidupan yang tidak sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada kalanya dua orang bisa saling mencintai dengan begitu dalam, tetapi keadaan membuat mereka tidak bisa bersama. Bukan karena perasaan itu kurang kuat, tapi karena mereka bertemu pada fase kehidupan yang berbeda atau harus berpisah sebelum benar-benar siap untuk melepaskan. Kisah seperti ini terasa lebih menyakitkan karena cinta yang mereka miliki sebenarnya nyata.

Kalau kamu menyukai cerita romantis yang tidak selalu berakhir dengan hidup bahagia bersama, ada banyak film yang mengangkat tema tersebut dengan cara yang menyentuh. Mulai dari cinta yang terhalang keadaan hingga perasaan yang tetap tinggal meski waktu terus berjalan, berikut lima film tentang menemukan cinta pada waktu yang salah yang bisa bikin kamu ikut baper sekaligus merenung.

1. The Classic (2003)

The Classic (dok. Egg Films/The Classic)

The Classic mengikuti kisah cinta yang berlangsung lintas generasi. Kisahnya tentang Ji Hae (Son Ye Jin) yang menemukan surat dan kenangan milik ibunya yang ternyata menyimpan kisah cinta masa lalu dengan seorang pria bernama Joon Ha (Jo Seung Woo). Dari sana, ia perlahan tahu bagaimana hubungan keduanya tumbuh menjadi perasaan yang begitu dalam, tetapi ia harus menghadapi berbagai keadaan yang membuat mereka tidak bisa bersama.

The Classic menjadi salah satu film romantis yang menggambarkan bagaimana cinta terkadang datang pada waktu yang tidak tepat. Perasaan Joon Ha dan ibu Ji Hae begitu tulus, tetapi hidup membawa mereka ke arah yang berbeda. Film ini juga menunjukkan bahwa sebuah cinta yang tidak berakhir dengan kebersamaan bukan berarti cinta tersebut sia-sia.

2. Before Sunset (2004)

Before Sunset (dok. Castle Rock Entertainment/Before Sunset)

Sembilan tahun setelah pertemuan mereka dalam Before Sunrise, Jesse (Ethan Hawke) dan Celine (Julie Delpy) kembali bertemu di Paris. Keduanya kini telah menjalani kehidupan masing-masing, tetapi pertemuan singkat itu membuat perasaan lama yang selama ini mereka simpan kembali muncul ke permukaan. Hanya dalam beberapa jam, mereka mulai membicarakan kehidupan, pilihan yang pernah dibuat, serta perasaan yang ternyata belum sepenuhnya hilang.

Yang membuat Before Sunset begitu kuat adalah pertanyaan sederhana tentang bagaimana jadinya jika seseorang yang pernah begitu berarti kembali hadir ketika hidup sudah berubah. Jesse dan Celine mungkin masih memiliki perasaan satu sama lain, tetapi mereka juga membawa konsekuensi dari keputusan yang dibuat selama sembilan tahun terakhir. Film ini cocok untuk kamu yang suka kisah cinta dewasa dengan dialog panjang, chemistry yang kuat, dan perasaan yang terasa sangat manusiawi.

3. One Day (2011)

One Day (dok. Random House Films/One Day)

Selanjutnya, ada One Day yang mengisahkan tentang Emma Morley (Anne Hathaway) dan Dexter Mayhew (Jim Sturgess). Keduanya pertama kali bertemu pada malam kelulusan mereka. Setelah itu, kehidupan keduanya terus bersinggungan setiap tahun pada tanggal yang sama. Mereka tumbuh, berubah, menjalani hubungan masing-masing, dan perlahan menyadari bahwa hubungan mereka mungkin lebih dalam daripada sekadar persahabatan.

Film ini terasa menyakitkan karena Emma dan Dexter terus menemukan satu sama lain pada fase kehidupan yang tidak pernah benar-benar sempurna. Ketika salah satunya siap, yang lain belum tentu berada di tempat yang sama secara emosional. One Day menjadi pengingat bahwa terkadang seseorang bisa menjadi orang yang tepat, tetapi waktu dan keadaan tetap tidak berpihak pada hubungan tersebut.

4. La La Land (2016)

La La Land (dok. Summit Entertainment/La La Land)

La La Land menceritakan tentang Sebastian (Ryan Gosling) dan Mia (Emma Stone) yang bertemu ketika keduanya mengejar mimpi di Los Angeles. Mia ingin menjadi aktris, sementara Sebastian bercita-cita membuka klub jazz sendiri. Mereka kemudian jatuh cinta dan saling mendukung untuk mengejar impian masing-masing, tetapi perjalanan menuju kesuksesan justru membuat hubungan mereka semakin sulit untuk dipertahankan.

La La Land menawarkan gambaran cinta yang tidak selalu berakhir dengan hidup bersama. Sebastian dan Mia saling mencintai, tetapi mereka juga memiliki mimpi yang tidak ingin mereka korbankan. Film ini terasa bittersweet karena menunjukkan bahwa seseorang bisa menjadi cinta yang sangat berarti dalam hidupmu, meski pada akhirnya kalian memilih jalan yang berbeda.

5. Past Lives (2023)

Past Lives (dok. A24/Past Lives)

Terakhir, ada Past Lives yang menceritakan tentang Nora (Greta Lee) dan Hae Sung (Teo Yoo). Mereka pertama kali bertemu ketika masih anak-anak di Korea Selatan. Mereka kemudian terpisah ketika keluarga Nora pindah ke Kanada, tetapi bertahun-tahun kemudian keduanya kembali terhubung melalui media sosial. Saat akhirnya bertemu kembali sebagai orang dewasa, mereka harus menghadapi perasaan lama yang muncul di tengah kehidupan Nora yang sudah berjalan jauh berbeda.

Past Lives tidak sekadar membicarakan cinta yang datang pada waktu yang salah, tetapi juga tentang kehidupan yang terbentuk dari pilihan-pilihan kecil. Nora dan Hae Sung memiliki hubungan yang begitu emosional, tetapi perasaan saja tidak selalu cukup untuk mengubah jalan hidup seseorang. Film ini cocok untuk kamu yang menyukai kisah cinta melankolis tentang what-if, kesempatan yang terlewat, dan orang yang tetap memiliki tempat khusus dalam hidup meski tidak menjadi pasangan.

Kelima film di atas sama-sama menunjukkan bahwa cinta tidak selalu gagal karena kurangnya perasaan. Terkadang, dua orang memang saling mencintai, tetapi bertemu ketika kehidupan mereka belum siap mempertemukan keduanya di jalan yang sama. Jadi, kamu mau nonton film yang nomor berapa, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article