Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Rekomendasi Film yang Berpusat pada Ambisi Perempuan

La Ceremonie
La Ceremonie (dok. Criterion/La Ceremonie)
Intinya sih...
  • To Die For (1995) - Nicole Kidman berperan sebagai Suzzane, perempuan yang harus menghadapi konflik antara karier dan keinginan suami untuk memiliki anak.
  • Girlfight (2000) - Michelle Rodriguez memerankan Diana, remaja perempuan yang menemukan olahraga tinju sebagai cara untuk menyalurkan emosi dan energi berlebih.
  • I, Tonya (2017) - Film ini memotret kisah nyata atlet seluncur indah, Tonya Harding, yang terlibat dalam konspirasi curang untuk menghambat karier salah satu rivalnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perempuan dan ambisinya adalah salah satu bahan jitu untuk meramu cerita. The Substance (2024) dan Anatomy of a Fall (2023) adalah beberapa contoh film termutakhir yang menggunakan formula itu dan sukses memikat penonton. The Substance lewat balada seorang aktris yang melakukan berbagai cara untuk tetap relevan, sedangkan Anatomy of a Fall mengekspos ambisi perempuan lewat dinamika relasi lakonnya dengan sang suami yang menyuarakan ketidaknyamananya melihat kesuksesan istrinya.

Menyelami ambisi perempuan memang menarik dan berpotensi menciptakan cerita berlapis. Bagaimana bisa? Beda dengan ambisi pria, ada faktor-faktor eksternal yang bikin perempuan lebih sulit meraih ambisinya. Faktor yang dimaksud antara lain adalah tuntutan peran gender tradisional, stigma, dan diskriminasi sistemik. Gak heran, film-film yang menggunakan trope ini biasanya menuai pujian.

Ada banyak variasi cerita dan sudut pandang pula, ini beberapa rekomendasi film yang berpusat pada ambisi perempuan. Kisahnya unik, menggugah, dan menyentuh!

1. To Die For (1995)

To Die For
To Die For (dok. Columbia Pictures/To Die For)

To Die For adalah salah satu film terbaik dalam filmografi Nicole Kidman. Ia didapuk jadi Suzzane, perempuan yang setelah lulus kuliah memilih menerima lamaran seorang pria yang menjanjikannya kehidupan nyaman. Janjinya memang benar, Suzzane dibebaskan untuk mengejar ambisinya jadi reporter televisi tanpa perlu memikirkan biaya hidup.

Namun, ketika kariernya mulai menanjak, sang suami justru ingin ia punya anak dan fokus ke bisnis keluarga. Melihat ini sebagai hambatan, Suzzane pun berkonspirasi dengan sekelompok anak muda untuk membunuh suaminya. Selain memamerkan bakat akting Kidman, film ini juga punya peran penting dalam karier Joaquin Phoenix.

2. Girlfight (2000)

GIrlfight
GIrlfight (dok. Criterion/GIrlfight)

Girlfight bisa bikin kamu jadi penggemar Michelle Rodriguez. Ia memerankan Diana, remaja perempuan yang sering terlibat perkelahian di sekolah karena kesulitan mengendalikan emosi. Ia akhirnya menemukan tinju bisa jadi cara positif menyalurkan kemarahan dan energi berlebih dalam dirinya.

Di sini, perjalanan Diana menekuni olahraga itu dimulai. Ia tekun berlatih sampai berkompetisi di beberapa turnamen amatir. Menariknya, Karyn Kusama, sang sutradara menyelipkan diskursus gender lewat relasi Diana dengan salah satu rekan sesama atlet yang bergender pria.

3. I, Tonya (2017)

I, Tonya
I, Tonya (dok. NEON/I, Tonya)

Perempuan dan ambisinya adalah tema besar film I, Tonya. Terinspirasi kisah nyata atlet seluncur indah, Tonya Harding (Margot Robbie), film ini memotret kariernya yang dinamis dan penuh drama. Awalnya, menekuni olahraga ini karena paksaan ibunya, Tonya akhirnya jadi atlet profesional dan berhasil lepas dari bayang-bayang sang ibu.

Sayang, ternyata orang-orang kepercayaan barunya tidak selamanya tepat. Ia justru terlibat dalam konspirasi curang untuk menghambat karier salah satu rivalnya.

4. La Ceremonie (1995)

La Ceremonie
La Ceremonie (dok. Criterion/La Ceremonie)

La Ceremonie mempertemukan dua aktris kawakan Prancis, Sandrine Bonnaire dan Isabelle Huppert. Bonnaire memerankan Sophie, ART untuk pasutri kaya raya yang punya rumah mewah di sebuah desa terpencil di Prancis. Sophie awalnya terlihat seperti perempuan lugu biasa, tetapi semua berubah sejak ia bertemu dengan perempuan bernama Jeanne (Huppert).

Pertemanannya dengan Jeanne membuat Sophie tergerak untuk melawan si majikan dan punya keinginan besar untuk memperbaiki nasibnya. Pertanyaannya, cara apa yang ia pakai untuk mencapai itu?

5. Heathers (1988)

Heathers
Heathers (dok. New World Pictures/Heathers)

Meski dipasarkan sebagai film coming of age, Heathers ternyata mengangkat pula tema ambisi perempuan di dalamnya. Tokoh sentralnya Veronica (Winona Ryder) yang berhasil jadi salah satu bocah populer di SMA-nya.

Terlihat nyaman, Veronica ternyata mulai muak dengan statusnya dan teman-temannya. Ia merindukan masa ketika ia jadi bocah baik-baik dan biasa saja. Bersama J.D. (Christian Slater), teman barunya, mereka membuat sebuah rencana untuk keluar dari kelompok anak populer itu.

6. X (2022)

X
X (dok. A24/X)

X juga bisa jadi film terbaik yang mengangkat isu ambisi perempuan. Tema itu diekspos lewat 2 karakter sekaligus, Maxine dan Pearl (keduanya diperankan Mia Goth). Maxine adalah salah satu aktris yang terlibat dalam sebuah pembuatan film dewasa. Mereka menyewa rumah peternakan milik sepasang lansia yang ternyata punya rahasia gelap.

Ketika malam tiba, Pearl, salah satu lansia pemilik rumah itu justru melakukan pembantaian terhadap para kru film. Alasan Pearl bisa jadi sosok psikopat dijabarkan lebih dalam lewat film prekuelnya yang berjudul Pearl (2022). Sementara, perjalanan karier Maxine, satu-satunya korban selamat di film itu berlanjut dalam MaXXXine (2024).

Ternyata, banyak yang bisa dikupas dari perempuan dan ambisinya. Terbukti film-film tadi punya kepelikan yang patut diapresiasi. Bisa banget jadi trope favorit barumu mulai sekarang. Film tentang ambisi perempuan mana yang sudah pernah kamu tonton?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us