Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Film yang Menang Big Five Oscar dalam Sejarah

3 Film yang Menang Big Five Oscar dalam Sejarah
cuplikan adegan Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins dalam film The Silence of the Lambs (dok. Strong Heart Productions/The Silence of the Lambs)
Intinya Sih
  • Hanya tiga film dalam sejarah Oscar yang berhasil memenangkan Big Five.

  • Film tersebut antara lain It Happened One Night (1934), One Flew Over the Cuckoo’s Nest (1975), dan The Silence of the Lambs (1991).

  • Pencapaian ini sangat langka karena membutuhkan kualitas unggul dalam akting, penyutradaraan, dan penulisan sekaligus.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Hampir seabad telah berlalu sejak Oscar pertama kali hadir. Selama itu pula, banyak film yang hampir memenangkan Big Five atau lima penghargaan utama Oscar. Penghargaan tersebut antara lain Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, dan Skenario Asli/Adaptasi Terbaik.

Acara Academy Awards pertama kali diadakan pada 16 Mei 1929. Saat itu, acaranya hanya berlangsung selama 15 menit dan bahkan gak disiarkan, lho. Namun, Presiden Academy, Douglas Fairbanks, mengadakan jamuan makan pribadi di Hollywood Roosevelt Hotel 3 bulan setelah para pemenang diumumkan pada setiap kategori.

Nah, saat ini, Oscar justru sangat berbeda dengan dulu. Acara paling bergengsi ini jauh lebih mewah. Setiap aspek produksinya dianalisis, dievaluasi, dan dikritik, mulai dari monolog pembukaan hingga snub atau pengabaiannya, yang banyak terjadi dalam Oscar 2026.

Hampir 100 tahun antara acara Oscar perdana yang relatif sederhana itu dan Oscar 2026, beberapa rekor juga tercipta, nih. Sebagai contoh, hanya ada 7 aktor yang memenangkan 3 Oscar atau lebih dalam sejarah penghargaan ini. Namun, kita akan membahas tiga film yang memenangkan Big Five dan betapa luar biasanya pencapaian tersebut.

1. It Happened One Night menjadi film komedi romantis pertama yang menang Big Five

cuplikan adegan dalam film It Happened One Night
cuplikan adegan dalam film It Happened One Night (dok. Columbia Pictures/It Happened One Night)

Pada 2026, Sinners memecahkan rekor yang menakjubkan dengan 16 nominasi Oscar. Kabar baiknya, film ini memenangkan empat kategori, termasuk Aktor Terbaik untuk Michael B Jordan dan Skenario Asli Terbaik untuk penulis sekaligus sutradara Ryan Coogler. Sayangnya, film ini gagal masuk nominasi Big Five untuk kategori Aktris Terbaik.

Saat ini, hanya tiga film dalam sejarah Oscar yang mencapai prestasi luar biasa ini. Nah, yang pertama kita bahas adalah It Happened One Night (1934). Komedi romantis karya Frank Capra ini langsung menarik perhatian karena karakter Ellie yang diperankan Claudette Colbert.

Kisahnya tentang sosialita, yang diperankan Claudette Colbert, jatuh cinta pada reporter menawan, yang diperankan Clark Gable. Film ini diadaptasi oleh Robert Riskin dari cerita pendek Samuel Hopkins Adams pada 1933 berjudul Night Bus. Gak hanya itu, film ini didukung dengan chemistry antara kedua bintangnya dan menerima ulasan positif.

Jadi, gak terlalu kaget, sih, ketika film ini memenangkan Film Terbaik dalam ajang Academy Awards Ke-7. Semringah kemenangan juga dirasakan Clark Gable yang meraih Aktor Terbaik dan Claudette Colbert sebagai Aktris Terbaik. Frank Capra juga memenangkan Sutradara Terbaik dan Robert Riskin meraih Skenario Adaptasi Terbaik. Jadilah kemenangan lima kategori utama. Pada 27 Februari 1935, It Happened One Night menjadi film pertama dalam sejarah Oscar yang mencapai prestasi tersebut. Hal ini gak terjadi lagi selama 40 tahun berikutnya.

2. One Flew Over the Cuckoo's Nest jadi film kedua yang memenangkan kelima kategori utama Oscar

cuplikan adegan dalam film One Flew Over the Cuckoo's Nest
cuplikan adegan dalam film One Flew Over the Cuckoo's Nest (dok. Fantasy Films/One Flew Over the Cuckoo's Nest)

One Flew Over the Cuckoo's Nest akhirnya dirilis pada 1975 setelah tertunda selama 1 dekade. Penantian itu sepadan. Sebab, film ini sukses di box office dengan menghasilkan 109,1 juta dolar AS (Rp1,8 triliun) dengan anggaran 3 juta dolar AS saja (Rp50 juta). Selain itu, film ini juga menerima ulasan positif. Bisa dibilang, One Flew Over the Cuckoo's Nest jadi salah satu film terbaik era 1970-an.

Reputasi itu semakin kokoh ketika film tersebut memenangkan Film Terbaik dalam ajang Academy Awards 1976. Drama komedi karya Miloš Forman ini didasarkan dari novel Ken Kesey yang rilis 1962. Selain itu, film ini juga meraih 9 nominasi dan kemudian memenangkan 5 kategori utamanya.

Jack Nicholson memenangkan Aktor Terbaik untuk perannya sebagai Randle Patrick McMurphy, seorang penipu. Sementara itu, Louise Fletcher memenangkan Aktris Terbaik karena memerankan musuh bebuyutannya, perawat Mildred Ratched yang tegas. Setelah Forman memenangkan Sutradara Terbaik dan Lawrence Hauben serta Bo Goldman membawa pulang penghargaan Skenario Adaptasi Terbaik, film ini menjadi film kedua dalam sejarah Oscar yang menang dalam kelima kategori penghargaan utama.

3. The Silence of the Lambs jadi film ketiga yang memenangkan Big Five dalam ajang Oscar

cuplikan adegan dalam film The Silence of the Lambs
cuplikan adegan dalam film The Silence of the Lambs (dok. Strong Heart Productions/The Silence of the Lambs)

Pada 1992, The Silence of the Lambs membuktikan kalau kesederhanaan jadi kunci dalam genre horor. Film ini punya kisah yang menegangkan dan mengganggu hingga menjadikannya satu-satunya film horor yang pernah memenangkan Film Terbaik dalam ajang Oscar. Nah, hebatnya, film ini memenangkan lebih dari itu.

Pada Academy Awards Ke-64, The Silence of the Lambs menerima tujuh nominasi. Film ini tidak memenangkan semua kategori, tapi tetap mendominasi dengan membawa pulang kelima penghargaan utama. Penonton bahkan dikejutkan dengan penampilan pembawa acara Billy Crystal, yang diangkut ke atas panggung dengan diikatkan pada troli sambil mengenakan topeng Hannibal Lecter. Film ini juga menjadi fenomena budaya berkat penggambaran Anthony Hopkins yang gak bisa dilupakan sebagai pembunuh berantai kanibal. Meski begitu, seperti yang dibuktikan oleh kemenangannya dalam kelima kategori utama, pencapaian film ini merupakan hasil kerja tim.

Jonathan Demme memenangkan penghargaan untuk penyutradaraannya, sementara Anthony Hopkins dan Jodie Foster masing-masing membawa pulang penghargaan Aktor serta Aktris Terbaik. Penulis Ted Tally memenangkan Skenario Adaptasi Terbaik karena mengadaptasi novel Thomas Harris pada 1988 ke layar lebar, menjadikan The Silence of the Lambs sebagai film ketiga yang membawa pulang kelima penghargaan utama tersebut.

Meraih kemenangan dalam kelima kategori tersebut bukanlah hal yang mudah, nih. ​​Bahkan, prestasi ini sangat langka dan hanya terjadi tiga kali dalam sejarah penghargaan Oscar. Ada film It Happened One Night, One Flew Over the Cuckoo's Nest, dan The Silence of the Lambs yang menang Big Five.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Hype

See More