Jakarta, IDN Times - Gak cuma menggandeng Tepe untuk melengkapi penampilan mereka di panggung Pestapora 2026, for Revenge ternyata juga mengajak Reza Arap untuk bergabung jelang akhir penampilan mereka di Pestapora Stage, lho. Momen tersebut tentu menjadi kejutan tersendiri bagi penggemar. Pasalnya, for Revenge, Tepe, dan Reza Arap belum lama ini merilis lagu kolaborasi “Museum Duka.”
Sebelum Reza Arap bergabung ke atas panggung, Tepe sendiri sempat menyampaikan rasa syukurnya karena akhirnya bisa tampil di Pestapora bersama for Revenge. Ia bahkan mengaku gak pernah berani bermimpi untuk tampil di festival musik gagasan Boss Creator tersebut.
“Bahkan aku gak pernah bermimpi setinggi bisa manggung di Pestapora, itu gak pernah. Jadi aku cuma bilang buat kalian jangan takut bermimpi. Tapi kalau udah berhasil gapai mimpi kalian, jangan lupa berterima kasih ke orang-orang yang menemani kalian meraih mimpi,” kata Tepe di hadapan para penonton.
Setelahnya, for Revenge melanjutkan penampilan dengan membawakan sejumlah lagu yang membuat suasana semakin emosional, termasuk “Pulang”. Saat lagu tersebut dimainkan, Boniex meminta penonton menyalakan flashlight dari ponsel masing-masing. Sontak, area penonton dipenuhi cahaya dari ribuan flashlight yang membuat suasana di depan panggung terasa semakin intim. Alhasil, penonton pun larut dalam setiap lirik yang dibawakan for Revenge.
Tak lama kemudian, setelah penampilan lagu “Sadrah”, Boniex secara tak terduga memanggil Reza Arap untuk ikut bergabung ke atas panggung. Mendengar hal itu, penonton pun langsung berteriak heboh. Sebelum membawakan “Museum Duka”, Arap mengaku terbawa suasana karena bisa kembali tampil di panggung yang sama saat tampil di Pestapora tahun lalu.
“Overwhelmed aja karena tahun lalu gue di stage yang sama di sini bareng sama semuanya. Tapi tahun ini kan sama for Revenge,” kata Arap dengan mata berkaca-kaca.
Kehadiran Reza Arap pun semakin membuat penampilan for Revenge terasa spesial. Pasalnya, mereka tidak hanya membawakan lagu “Museum Duka”, tetapi juga “Penyangkalan” yang membuat penonton semakin larut dalam suasana untuk bernyanyi kencang bersama.
Di sepanjang penampilan, pada akhirnya bukan hanya para personel yang terlihat emosional. Penonton juga tampak larut dalam setiap lagu-lagu yang dibawakan oleh for Revenge. Apalagi, lagu-lagu mereka memang banyak mengangkat tentang kehilangan dan penerimaan.
