Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harus Pakai Gigi Palsu untuk Perankan Dono, Desta Sampai Sariawan

Harus Pakai Gigi Palsu untuk Perankan Dono, Desta Sampai Sariawan
Desta saat gala premiere film "Warkop DKI: ViRaLiN dOoOoNg..!!" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Intinya Sih
  • Desta Mahendra memerankan Dono dalam film Warkop DKI: Viralin Dong! (2026) dengan pendekatan penghormatan, bukan meniru sepenuhnya sosok legendaris tersebut.
  • Demi tampil mirip Dono, Desta memakai gigi palsu setiap hari hingga mengalami sariawan, namun tetap totalitas karena kecintaannya pada Warkop DKI.
  • Selain berakting, Desta juga terlibat sebagai produser kreatif, mengawasi proses editing, grading, dan visual agar kualitas film tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Desta Mahendra menjelma menjadi Dono dalam film Warkop DKI: Viralin Dong! (2026). Dalam film terbaru produksi Falcon Pictures tersebut, Desta mendapat tantangan besar untuk menghidupkan kembali sosok Dono, salah satu ikon komedi paling legendaris di Indonesia.

Tak hanya mempelajari karakter dan gestur khas Dono, Desta juga harus melakukan transformasi fisik demi mendekati penampilan sang legenda. Bahkan, usahanya tersebut sampai membuat dirinya mengalami sariawan selama proses syuting.

1. Cerita Desta harus akting seperti mendiang Dono Warkop

Sempat sariawan karena selalu pakai gigi palsu.jpg
Desta saat gala premiere film "Warkop DKI: ViRaLiN dOoOoNg..!!" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Bagi Desta, memerankan sosok Dono bukanlah pekerjaan yang mudah. Ia sadar bahwa karakter yang diperankannya merupakan figur legendaris yang sangat dicintai masyarakat Indonesia. Karena itu, sejak awal ia tidak pernah berniat meniru secara persis, melainkan berusaha menghadirkan penghormatan untuk Dono lewat versinya sendiri.

"Susahnya sih memang karena memerankan seorang legend, tapi sekali lagi di mindset gua adalah bahwa ini adalah tadi seperti Pakde (Indro) bilang, ini adalah kita melestarikan bukan menduplikasi," ujar Desta saat ditemui di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Desta, kekagumannya terhadap Dono sejak kecil membuat karakter tersebut terasa mengalir secara alami saat proses syuting berlangsung. Ia mengaku hanya berusaha menghadirkan sosok Dono yang selama ini ia hormati dan kagumi.

"Jadi ya versi Pak Dono yang gua kagumi yang sangat gua hormati itu ya keluar dengan versi yang dari yang gua perankan gitu," lanjut Desta.

2. Sempat sariawan karena pakai gigi palsu setiap hari

Demi tampil mirip dengan Dono, Desta rela menggunakan gigi palsu selama proses produksi. Namun, aksesori tersebut justru menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus ia hadapi selama syuting.

"Kalau ngomongin soal susah, ya sariawan, itu dialami banget. Gue sampai enggak lepas-lepas gigi sampai apa ya sampai sariawan giginya," ucapnya.

Terlebih, gigi palsu tersebut dipakai Desta Mahendra dalam waktu yang lama. Ayah tiga anak itu hanya melepasnya ketika makan.

"Maksudnya ngilunya tuh berasa, jadi emang gua pakai terus kecuali pas makan," kata mantan suami Natasha Rizky itu.

Meski begitu, Desta tidak mempermasalahkan pengorbanan tersebut. Kecintaannya terhadap Warkop DKI membuatnya rela melakukan apa pun demi memberikan hasil terbaik untuk film ini.

"Jadi ya memang sekali lagi kalau gua sih emang totalitas untuk apalagi untuk Warkop ya, gua menyerahkan hidup gua untuk Warkop karena gua cinta gua dari kecil gua tuh cinta banget sama Warkop DKI," imbuhnya.

3. Tak cuma perankan Dono, Desta juga jadi produser kreatif di Warkop DKI: Viralin Dong!

Cerita Desta harus akting seperti mendiang Dono Warkop.jpg
Desta saat gala premiere film "Warkop DKI: ViRaLiN dOoOoNg..!!" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Keterlibatan Desta ternyata tidak berhenti sebagai pemeran Dono saja. Ia juga ikut terlibat dalam proses kreatif di balik layar untuk membantu menjaga kualitas film dari berbagai aspek produksi.

"Kalau keterlibatannya sih emang dari awal aku udah bilang sama Falcon, aku minta terlibat ya untuk produksinya dalam hal yaitu untuk bantuin Pak Herwin, untuk jagain. Maksudnya bantuin jagain editing, jagain grading, bahkan scoring juga dijagain," ungkap Desta.

Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi ruang untuk menerapkan berbagai ilmu yang selama ini ia pelajari, baik dari masa kuliah maupun pengalaman profesionalnya.

"Jadi senangnya adalah semua yang aku pelajarin selama di kuliah, di Vindes juga, di kehidupan sehari-hari terpakai semua di sini," lanjut Desta.

Tak hanya itu, latar belakangnya di bidang desain visual juga membuatnya banyak memberikan masukan terkait tampilan film. Kontribusinya tersebut membuat pihak Falcon Pictures mencantumkan namanya sebagai produser kreatif.

"Terus habis itu ya termasuk visual, kan aku kuliah di desain, di grafis kan, di art. Jadi emang tahu. Akhirnya Bu Erica juga mencantumkan aku sebagai produser kreatif. Makasih banget," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah

Related Articles

See More