Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Ide Lomba 17-an yang Terinspirasi dari Kartun BoBoiBoy

5 Ide Lomba 17-an yang Terinspirasi dari Kartun BoBoiBoy
daftar lomba 17-an yang terinspirasi dari kartun BoBoiBoy (youtube.com/Monsta Universe)
Share Article

Tinggal beberapa hari lagi, negara kita akan kembali merayakan Hari Kemerdekaan yang ke-81. Momen seperti ini selalu disambut dengan sukacita oleh para warga Indonesia. Selain mulai aktif memasang bendera di depan rumah sebagai wujud nasionalisme, banyak diadakan acara-acara lokal menarik di lingkungan tempat tinggal, mulai dari jalan santai berhadiah, pertunjukan pentas lokal, lomba panjat pinang, sampai lomba-lomba khas 17 Agustus lainnya.

Meski lomba-lomba yang diadakan di tiap kota dan desa Indonesia sebenarnya sudah sangat beragam, barangkali ada sebagian dari kamu yang kebetulan jadi panitia perlombaan dan tengah ingin sekali menghadirkan cabang lomba baru yang lebih menarik sekaligus belum pernah diadakan sebelumnya, tapi bingung opsi apa yang bisa dipilih. Gak perlu pusing mencari ide, beberapa inspirasi kompetisi 17-an menarik bisa kamu coba tiru dari kartun BoBoiBoy. Yuk, simak list-nya!

  1. 1. Lomba bawa telur dalam sendok

    Fang dan BoBoiBoy bersaing dalam kompetisi lari bawa telur dalam sendok
    Fang dan BoBoiBoy bersaing dalam kompetisi lari bawa telur dalam sendok (youtube.com/Monsta Universe)

    Kalau cabang lomba balap sendok sambil membawa kelereng di mulut, mungkin kini sudah tak lagi terlalu menarik dan terlampau sering dilakukan, permainannya bisa dirombak sedikit agar lebih variatif dan jauh lebih menantang. Contohnya, bisa mengikuti pertandingan balapan sendok dengan membawa telur seperti yang dilakukan Fang dan BoBoiBoy di sekolahnya ini.

    Tapi, agar tak terlalu membebani peserta, aturan permainannya bisa dilonggarkan sedikit dengan tidak perlu mengharuskan mereka berlari sebagaimana Fang dan BoBoiBoy saat bertanding. Sebab, hal tersebut cukup mustahil dilakukan di dunia nyata. Terpenting, siapa yang paling cepat sampai di garis finish tanpa membuat telurnya terjatuh, maka peserta itulah yang bakal jadi pemenangnya.

  2. 2. Lomba cerdas cermat

    dari momen ikonik Ying dan Yaya yang selalu berebut prestasi, kita bisa coba meniru konsepnya dengan menghadirkan lomba cerdas cermat
    dari momen ikonik Ying dan Yaya yang selalu berebut prestasi, kita bisa coba meniru konsepnya dengan menghadirkan lomba cerdas cermat (youtube.com/Monsta Universe)

    Di sekolah SD BoBoiBoy, ujian juga jadi topik yang turut diikutsertakan dalam banyak episodenya. Dari banyaknya scene yang tercipta, penonton sering kali terfokus pada betapa kompetitifnya persaingan Yaya dan Ying dalam meraih hasil ujian terbaik. Nah, sebenarnya, detail kecil seperti ini bisa jadi ide perlombaan 17-an yang menarik. Kamu bisa mengusulkan untuk mengadakan kompetisi cerdas cermat demi menguji kecerdasan bocah-bocah setempat atau warga dewasa yang sudah bertahun-tahun lulus dari sekolah.

    Tingkat kesulitan soal bisa disesuaikan tergantung kamu mengadakan cerdas cermat untuk kategori usia berapa. Agar mudah dan tak terlalu menghabiskan banyak waktu buat mengoreksi jawaban para peserta, memang jauh lebih baik bila keseluruhan soalnya bertipe pilihan ganda. Toh, ini cuma buat kebutuhan lomba saja sehingga tak perlu terlalu berlebihan dengan menghadirkan soal essay.

    Siapa yang menjawab soal benar paling banyak, itulah yang bakal keluar sebagai juara. Agar fair dan tak terasa sia-sia, baiknya jangan hanya tiga pemenang saja yang diberi hadiah. Peserta lain yang tak masuk tiga besar masih bisa diberi bingkisan kecil, selama dananya mencukupi agar mereka tetap merasa dihargai setelah ikut bertanding. Tapi, kalaupun tak bisa merealisasikan hal ini, tentu tak perlu dipaksakan.

  3. 3. Lomba memasak hidangan

    ujian memasak berkelompok yang dijalani BoBoiBoy dan kawan-kawan
    ujian memasak berkelompok yang dijalani BoBoiBoy dan kawan-kawan (youtube.com/Monsta)

    Memasak juga pernah menjadi salah satu tes yang diberikan oleh Laksamana Tarung dalam serial BoBoiBoy Galaxy episode 10. Di sini, mereka dibagi menjadi dua tim berbeda dan masing-masing tim perlu bekerja sama memasak satu hidangan yang dapat memuaskan Laksamana Tarung dan satu alien lain yang menjadi pihak pengujinya. Nah, ide untuk menjadikan memasak sebagai salah satu cabang lomba juga bisa ditiru dengan melihat episode ini. Konsepnya pun bisa disesuaikan, mau itu lomba memasak individu atau berkelompok, semuanya bebas tergantung bagaimana kesepakatan kamu dengan pihak panitia lomba lain.

    Kriteria penilaiannya bisa diperhitungkan dari aspek rasa, tingkat kesulitan memasak, sampai tampilannya usai di-platting. Bahkan, kalau mau lebih seru dan tak melulu menjadikan juri sebagai pihak penilai utama, bisa memakai metode dengan memilih secara acak penonton yang kebetulan tengah menyaksikan lomba untuk kemudian jadi tester dan memberikan penilaian secara objektif, tanpa memandang siapa pesertanya atau apakah peserta tersebut punya hubungan keluarga maupun kedekatan dengan mereka. Setelah semua suara terkumpul, barulah dibacakan satu per satu untuk melihat peserta memasak mana yang mendapat approve alias dukungan paling banyak.

  4. 4. Lomba pertandingan sepak bola

    pertandingan sepak bola tim BoBoiBoy melawan tim Fang
    pertandingan sepak bola tim BoBoiBoy melawan tim Fang (youtube.com/Monsta Universe)

    Pada episode "Lawan Bola!" season 2, BoBoiBoy mengusulkan untuk mengajak Fang bertanding sepak bola, mengingat rivalnya itu sempat tak puas dengan hasil pertandingan balap sendok bawa telur karena tiba-tiba saja malah Papa Zola yang keluar sebagai pemenang. Dalam konteks 17-an, cabang lomba yang memerlukan tim dengan banyak orang seperti ini biasanya akan terasa jauh lebih seru gak cuma dari sisi peserta, melainkan juga bakal mengundang antusiasme banyak penonton dan bikin perayaan kemerdekaan yang berlangsung jadi makin meriah.

    Apalagi, sepak bola memang termasuk olahraga yang diminati dan umum disukai banyak orang, terlebih laki-laki. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, banyak yang menggemarinya. Akan tetapi, sebisa mungkin ingatkan semua peserta untuk jangan sampai berbuat curang seperti yang dilakukan tim Fang saat berkomplot dengan Adu Du dan para robotnya. Bermain dengan cara bersih dan sportif jauh lebih adil sekaligus mengurangi potensi terjadinya perselisihan yang bisa timbul setelah pertandingan.

  5. 5. Lomba kebersihan kelas dan mading tercantik

    pertandingan kebersihan kelas dan mading tercantik sekaligus terkreatif juga bisa jadi cabang lomba menarik untuk acara 17-an atau class meeting di sekolah
    pertandingan kebersihan kelas dan mading tercantik sekaligus terkreatif juga bisa jadi cabang lomba menarik untuk acara 17-an atau class meeting di sekolah (youtube.com/Monsta)

    Kalau cabang lomba terakhir ini, cocoknya memang khusus untuk diadakan di lingkungan sekolah saja karena lingkupnya lebih kecil dan lebih mudah diorganisir, mengingat tiap siswa sudah tergabung ke rombel kelas masing-masing. Contohnya, seperti setiap murid di kelas BoBoiBoy yang langsung kompak membersihkan kelas mereka tepat setelah diberi tahu Papa Zola bahwa ruang kelas mereka sangat amat kurang dari segi kebersihan.

    Namun, karena lomba kebersihan kelas saja masih terasa kurang pas untuk jadi cabang kompetisi utama, poin soal dekorasi juga bisa diikutkan sehingga penilaian lebih mudah dilakukan. Agar para siswa tak perlu mengecat ulang kelas atau membeli dekorasi yang kelewat mahal hanya untuk ruangan yang ditempati setahun saja. Maka, opsinya bisa dengan mewajibkan menghias mading kelas saja yang jauh lebih ringkas dan tak terlalu melelahkan. Kelas yang tak hanya punya ruangan bersih dan tertata, melainkan juga punya mading paling kreatif, estetik, dan out of the box berdasarkan penilaian semua guru, maka kelas itulah yang jadi pemenangnya.

    Nah, walau sebagian daftar lomba di atas sebenarnya juga sudah cukup umum dihadirkan sebagai cabang lomba dalam momen 17 Agustus maupun class meeting di sekolah, tetap saja gak ada salahnya untuk mengambil inspirasi ide lomba unik yang pernah muncul dalam berbagai episode BoBoiBoy. Toh, dengan makin variatifnya cabang lomba yang dimunculkan, hal ini berpotensi mengundang lebih banyak peserta untuk ikut berpartisipasi. Jadi, gak cuma bocah atau warga itu-itu saja yang melulu jadi peserta lomba di setiap Hari Kemerdekaan berlangsung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More