Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iko Uwais Buka Peluang Adaptasi Ikatan Darah, dari Komik hingga Game

Iko Uwais Buka Peluang Adaptasi Ikatan Darah, dari Komik hingga Game
potret Sidharta Tata dan Iko Uwais (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Intinya Sih
  • Iko Uwais dan Uwais Pictures siap merilis film aksi Ikatan Darah pada 30 April 2026, dibintangi Derby Romero dan disutradarai oleh Sidharta Tata.
  • Sidharta Tata berharap IP Ikatan Darah bisa dikembangkan ke berbagai format seperti komik atau game, agar tidak berhenti hanya di layar lebar.
  • Iko Uwais menyambut ide tersebut dengan antusias, membuka peluang adaptasi Ikatan Darah ke format interaktif dan spin-off karakter yang muncul dalam film.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Iko Uwais melalui Uwais Pictures siap merilis film Ikatan Darah pada Rabu (30/4/2026). Menariknya, jelang penayangan perdana film aksi yang dibintangi oleh Derby Romero ini, Sidharta Tata selaku sutradara berharap IP film ini tidak berhenti di layar lebar saja.

Mendengar pernyataan Tata, Iko memberikan respons yang tak terduga. Dengan nada antusias, aktor film The Raid itu membuka peluang bahwa Ikatan Darah memang memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke berbagai format, termasuk dari format komik maupun game. Bahkan menurutnya, karakter yang muncul di film ini pun bisa dibuatkan spin-off.

1. Harapan Sidharta Tata, IP Ikatan Darah gak berhenti di film

potret Sidharta Tata dan Iko Uwais
potret Sidharta Tata dan Iko Uwais (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam sesi doorstop bersama awak media di XXI Plaza Senayan, Sidharta Tata menjelaskan bahwa film Ikatan Dara memang didesain sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk dikembangkan dalam berbagai format. Menurutnya, eksplorasi ini bisa mencakup komik, game, atau bentuk lain. Kendati demikian, ia tetap menyerahkan keputusan adaptasi tersebut pada Uwais Pictures sebagai rumah produksi.

“Ikatan Darah memang sesuatu yang didesain untuk menciptakan banyak hal yang bisa dikelola, selain hanya dalam bentuk film gitu. Misalnya nanti, gak tahu komik atau game, atau apapun itu,” kata Sidharta Tata saat dijumpai awak media pada Rabu (11/3/2026).

Terlepas dari apapun bentuknya, bagi Sidharta Tata, yang terpenting adalah IP Ikatan Darah ini bisa berkembang. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan jika pada akhirnya bisa terwujud.

2. Iko Uwais buka peluang Ikatan Darah diadaptasi ke format komik hingga game

potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah
potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Mendengar penjelasan Sidharta Tata, Iko Uwais yang berdiri di sebelahnya pun langsung memberikan respons dengan nada antusias. Ia sepakat bahwa Ikatan Darah memang memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke berbagai bentuk, termasuk komik hingga game.

“Cocok sih, soalnya film Ikatan Darah ini sangat komikal, sangat komik banget dan masing-masing karakter yang di-create sama Tata setelah didiskusikan sama cast-nya ternyata juga sangat relate sama mereka,” tambah Iko.

Gak sampai di situ saja, Iko juga membuka peluang agar film ini dikembangkan lebih jauh dalam bentuk game atau format interaktif lainnya, dengan setiap karakter berpotensi untuk dijadikan spin-off, lho. Gokil, nih!

“Jadi kalau dibikin game segala macem, wah, itu bisa jadi spin-off masing-masing,” lanjutnya.

3. Ikatan Darah, project impian Sidharta Tata yang akhirnya terwujud

potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah
potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Ikatan Darah tercatat sebagai film aksi panjang pertama Sidharta Tata setelah kesuksesannya mengarahkan berbagai serial aksi populer. Menariknya, ia menyebut film ini sebagai proyeksi impiannya yang akhirnya terwujud.

Dalam press conference perilisan poster dan trailer film Ikatan Darah, Tata mengaku bahwa sejak awal ia sudah memiliki keinginan besar untuk membuat film aksi. Namun kesempatan itu belum pernah datang. Untuk menyalurkan passion dan idealismenya, ia pun menempuh medium lain berupa serial.

Keberuntungan pun muncul ketika ia bertemu dengan Uwais Team, yang kemudian membuka jalannya untuk berkolaborasi dengan Iko Uwais. Dari sinilah proses kreatif untuk menciptakan Ikatan Darah pun dimulai.

“Saya pertama kali memang membuat film, tujuannya pengin bikin action. Cuman memang tidak pernah terwujud kesempatannya. Tapi kan, mau gak mau, untuk meluapkan passion dan idealis, kan akhirnya harus melalui medium lain, yaitu series posisinya,” kata Sidharta Tata.

Sang sutradara menambahkan bahwa selama proses produksi, ia banyak mempelajari tentang disiplin dalam pembuatan film aksi serta penerapan standar produksi ala Hollywood dari Iko Uwais. Proses ini pun menjadi pengalaman yang berharga baginya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More