Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Karakter One Piece yang Diburu karena Tahu Terlalu Banyak
Robin kecil (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Pemerintah Dunia memburu karakter yang mengetahui rahasia sejarah dan Abad Kekosongan.

  • Nico Robin hingga Vegapunk menjadi target karena memiliki informasi berbahaya bagi Pemerintah Dunia.

  • Semakin banyak pengetahuan terlarang yang dimiliki seseorang, semakin besar ancaman yang akan ia hadapi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Guna menutupi kebobrokan, Pemerintah Dunia sangat menjaga ketat rahasia mereka. Pemerintah Dunia juga menetapkan beberapa hal menjadi pengetahuan yang terlarang, terutama sejarah. Tak hanya itu, mereka juga tidak pernah segan untuk membunuh siapa saja yang mencoba mencari tahu tentang sejarah yang mereka sembunyikan.

Memiliki wawasan yang luas merupakan hal tabu dalam semesta One Piece. Buktinya, kelima karakter di bawah ini diburu oleh Pemerintah Dunia karena tahu terlalu banyak. Simak ulasan berikut.

1. Nico Robin

Nico Robin (dok. Toei Animation/One Piece)

Meski berhasil selamat dari Insiden Ohara, Nico Robin hidup dalam pelarian, bahkan sejak berumur 8 tahun. Robin hanyalah anak-anak, tetapi Pemerintah Dunia tidak segan untuk memberi bounty sebesar 79 juta berry untuk kepalanya. Tak hanya itu, mereka juga menyebar fitnah dengan mengatakan bahwa Robin adalah Anak Iblis yang ingin menghancurkan dunia menggunakan Senjata Kuno.

Bukan tanpa sebab, Pemerintah Dunia berbuat sampai sejauh itu karena mereka takut pada kemampuan Robin dalam membaca Poneglyph. Robin memiliki potensi besar dalam mengungkap semua rahasia dunia. Terlebih, sebagai orang Ohara, Robin sedikitnya mengetahui sesuatu tentang Abad Kekosongan.

2. Nico Olvia

Nico Olvia (dok. Toei Animation/One Piece)

Selain putrinya, Nico Olvia juga diburu Pemerintah Dunia karena tahu terlalu banyak. Saat Robin masih bayi, Olvia meninggalkan Ohara untuk melakukan ekspedisi pencarian Poneglyph. Sayangnya, Olvia ditangkap oleh Angkatan Laut sehingga pengetahuan Ohara akhirnya terbongkar.

Meski Olvia sempat dibebaskan oleh Jaguar D Saul, Angkatan Laut sempat mengejar Olvia ke Ohara. Di sana, terbongkar sejauh mana yang diketahui oleh Ohara tentang Abad Kekosongan. Alhasil, Pemerintah Dunia menurunkan perintah Buster Call untuk menghancurkan Ohara.

3. Jaguar D Saul

Saul menyelamatkan Robin. (dok. Toei Animation/One Piece)

Berbeda dengan dua karakter sebelumnya, Jaguar D Saul memang tidak bisa membaca Poneglyph ataupun meneliti Abad Kekosongan. Saul awalnya hanyalah seorang Wakil Laksamana. Namun, Saul mengkhianati Angkatan Laut setelah menangkap Olvia.

Dalam perbincangannya dengan Olvia, sang arkeolog membocorkan beberapa informasi penting tentang Abad Kekosongan. Hal tersebut berhasil membuat hati Saul tergerak sehingga dirinya memutuskan untuk membantu Olvia. Meski sempat diduga mati di Ohara, Saul berhasil selamat dan melindungi buku-buku Ohara. Saul kemudian kembali ke Elbaf untuk berlindung dari kejaran Pemerintah Dunia sambil mengamankan buku-buku Ohara.

4. Dr. Vegapunk

Dr. Vegapunk disandera. (dok. Toei Animation/One Piece)

Sama seperti Saul, Dr. Vegapunk juga dulunya bekerja untuk Pemerintah Dunia. Vegapunk merupakan seorang ilmuwan yang berkontribusi besar pada teknologi Angkatan Laut dan Pemerintah Dunia. Meski Vegapunk merupakan aset besar, Pemerintah Dunia tetap tidak pandang bulu pada siapa pun yang menentang mereka.

Setelah Insiden Ohara, Vegapunk secara diam-diam meneliti Abad Kekosongan. Sayangnya, York membocorkan informasi tersebut pada Gorosei. Karena pengetahuannya, Pemerintah Dunia mulai memburu Vegapunk dan merencanakan Buster Call di Ohara.

5. Sabo

Sabo menyerang Mary Geoise. (dok. Toei Animation/One Piece)

Dalam Pasukan Revolusioner, Monkey D Dragon mungkin ancaman terbesar Pemerintah Dunia. Namun, Pemerintah Dunia memiliki alasan tersendiri kenapa mereka lebih memburu Sabo. Dalam serangan ke Mary Geoise, secara kebetulan Sabo menguping percakapan antara Nefertari D Cobra dengan Gorosei dan Im.

Di sini, Sabo tidak hanya mendapatkan informasi tentang Abad Kekosongan, tetapi dia juga mengetahui keberadaan Im dan apa yang sebenarnya terjadi pada Cobra. Tentunya, tiga hal tersebut sudah menjadi alasan kuat bagi Pemerintah Dunia untuk memburu Sabo. Mereka bahkan sampai menghancurkan Lulusia hanya untuk mencoba membunuh Sabo.

Dalam semesta One Piece, semakin sedikit yang kita ketahui, semakin bagus. Pasalnya, Pemerintah Dunia sangat membenci seseorang dengan wawasan yang luas. Mereka bahkan tidak segan untuk memburu siapa saja yang ingin mempelajari sejarah. Jadi, bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article