Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kemiripan Tok Dalang dan Tok Dul di Upin & Ipin, Kamu Sadar?
Tok Dalang dan Tok Dul di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
  • Tok Dalang dan Tok Dul digambarkan memiliki penampilan serupa: luaran hijau, kaus putih, kopiah, sandal jepit, tubuh tinggi kurus, serta kepala botak di bagian atas.
  • Keduanya sama-sama ahli membuat dodol dan tetap aktif mengendarai sepeda maupun sepeda motor, meski Tok Dul lebih sering mengalami insiden saat berkendara.
  • Tok Dalang dan Tok Dul dikenal dermawan serta memiliki peliharaan ikonik: Rembo si ayam jantan menemani Tok Dalang, sedangkan Tok Dul kerap bersama monyet tanpa nama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kebanyakan penonton setia Upin & Ipin pasti sudah akrab sekali dengan sosok Tok Dalang. Walau bukan karakter utama, Atok cukup sering mendapat peran penting dalam berbagai alur cerita. Tak hanya aktif membantu Upin, Ipin, dan keluarganya, Tok Dalang juga kerap menjadi sosok yang membimbing anak-anak Kampung Durian Runtuh agar lebih berbudi pekerti, rajin, dan tidak tumbuh menjadi bocah yang suka bermalas-malasan.

Tapi, kamu tahu tidak, ternyata dalam serial yang sama ada pula sosok kakek lain yang sekilas punya banyak kemiripan dengan Tok Dalang? Tokoh tersebut adalah Tok Dul, yang dalam sebagian sumber juga diketahui bernama lengkap Pak Dollah. Mulai dari usia, penampilan, sampai peran mereka di lingkungan sekitar, ada beberapa hal yang membuat keduanya terlihat seperti punya banyak kesamaan. Memangnya, apa saja kemiripan Tok Dalang dan Tok Dul di serial Upin & Ipin? Inilah beberapa di antaranya!

1. Penampilan luar mereka tampak begitu identik

Tok Dalang dan Tok Dul sehari-hari sering mengenakan outfit yang mirip, meski motif dan tone warnanya tak sama persis (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Mungkin benar bahwa wajah dua kakek tua ini sama sekali tidak terlihat mirip. Tapi, kalau kamu mengamati penampilan luar Tok Dalang dan Tok Dul, kamu pasti akan sadar betapa banyak kemiripan mereka. Dari outfit saja, di keseharian Tok Dalang dan Tok Dul sama-sama sering mengenakan luaran hijau panjang dengan kaus putih sebagai dalaman agar rapi dan tubuh mereka tidak tersingkap. Selain itu, keduanya juga identik dengan kopiah putih di kepala dan suka mengenakan sandal jepit sebagai alas kaki.

Dari segi fisik pun, Tok Dalang dan Tok Dul punya kemiripan yang cukup mencolok. Area samping rambut mereka masih terlihat tebal, tetapi saat pecinya dibuka, barulah tampak kalau bagian atas kepala mereka sudah botak plontos tanpa ada rambut yang tumbuh. Tubuh mereka juga sama-sama tinggi dan kurus kerempeng. Namun, biarpun begitu, untuk ukuran kakek-kakek, keduanya masih terlihat cukup kuat menjalani aktivitas sehari-hari sendiri tanpa harus selalu didampingi orang yang lebih muda.

2. Keduanya dikenal ahli memasak dodol

Tok Dalang dan Tok Dul sama-sama ahli membuat dodol (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Tok Dalang memang terkenal sangat ahli memasak dodol. Di beberapa episode menjelang lebaran, ia diceritakan bakal sibuk membuat dodol untuk disajikan saat hari raya. Sayangnya, karena fisiknya sudah tak sekuat ketika masih muda, ia acapkali bakal mengajak Abang Salleh serta para bocah kampung untuk ikut membantunya memasak. Dengan memasak beramai-ramai, porsi dodol yang dihasilkan pun bisa jauh lebih banyak sehingga cukup untuk dinikmati bersama-sama.

Tok Dul, kalau kamu sadar, sejak pertama kali muncul sebagai karakter minor dalam episode "Esok Raya", ia sudah diperlihatkan memiliki adegan ikonik saat asyik mengaduk dodol seorang diri. Namun, aktivitasnya itu akhirnya berujung pada insiden mengenaskan akibat ulah Upin dan kawan-kawan yang sibuk mengejar Rembo. Scene satu ini sebenarnya sudah menjadi petunjuk jelas bahwa Tok Dul juga pandai membuat dodol, sama seperti Tok Dalang.

3. Aktif mengendarai sepeda manual dan sepeda motor

Tok Dalang dan Tok Dul sama-sama pandai sekaligus aktif mengendarai sepeda ontel dan motor, meski untuk Tok Dul ia sering tertimpa kesialan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Kalau di dunia nyata, orang seusia Tok Dalang dan Tok Dul biasanya sudah tidak terlalu rutin mengendarai kendaraan sendiri dan lebih sering minta dibonceng. Bukan karena manja atau malas, melainkan kondisi fisik mereka yang mulai menurun, ditambah penglihatan yang sudah tak setajam saat masih muda. Hal tersebut tentunya bisa membuat mereka lebih sulit melihat kondisi jalan sekaligus berbagai hambatan kecil yang bisa saja mendadak muncul di depan mata.

Namun, Tok Dalang dan Tok Dul, di usia mereka yang sudah cukup renta, nyatanya masih aktif berkendara, baik menggunakan sepeda manual maupun sepeda motor. Hanya saja, keduanya punya nasib yang cukup berbeda. Kalau Tok Dalang masih terlihat lancar dan hampir tidak pernah tertimpa masalah saat menaiki kendaraannya, Tok Dul justru sering mengalami kesialan akibat ulah para bocah nirakhlak. Ia bahkan beberapa kali terjatuh dari sepeda ke selokan kecil, hingga pernah mengalami kecelakaan motor setelah hampir menabrak Ehsan yang tiba-tiba muncul di depannya.

4. Sama-sama tergolong sosok yang dermawan

Tok Dalang sering mentraktir para bocah dan Tok Dul juga pernah terlihat berdonasi, membuktikan dua kakek tua ini adalah sosok yang dermawan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Walau bila dilihat sekilas, karakter Tok Dul tampak dibuat plek-ketiplek meniru sifat dan berbagai keahlian Tok Dalang. Nyatanya, kalau kamu jeli menyaksikan Upin & Ipin, kamu bakal sadar bahwa tetap ada pembeda di antara dua sosok kakek tua ini. Salah satunya terlihat dari kedekatan mereka dengan anak-anak. Kalau Tok Dalang cukup akrab dengan hampir semua bocah Kampung Durian Runtuh, Tok Dul justru tampak agak takut dan cenderung menghindar dari anak kecil.

Tapi, meskipun begitu, keduanya tetap dikenal sebagai sosok yang sama-sama dermawan. Tok Dalang yang pada awal kemunculannya sempat diplot sebagai kakek pelit dan cuma mau membagikan THR dalam jumlah sedikit, di musim-musim selanjutnya justru mengalami character development yang cukup pesat. Ia rela tidak mengambil sedikit pun keuntungan dari hasil jual rambutan yang dikerjakan anak-anak, suka mengajak para bocah makan buah di rumahnya, bahkan kerap mentraktir Upin dan teman-temannya camilan enak. Sementara itu, Tok Dul juga cukup dermawan karena pernah terlihat ikut menyumbangkan uang dalam episode "Ikhlas Dari Hati".

5. Punya satu peliharaan ikonik yang sering menemani mereka

Tok Dalang punya ayam kesayangan yang dipanggilnya Rembo sementara Tok Dul sering terlihat memboncengi monyet kesayangannya yang suka minum es kelapa (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Walau Tok Dalang diperlihatkan memiliki banyak hewan ternak, mulai dari bebek sampai lebah, kalau harus menyebut satu hewan yang paling identik dan langsung bikin kita teringat pada sosok kakek ini, maka Rembo, si ayam jantan, adalah jawabannya. Ayam tersebut memang sering menemani Tok Dalang dalam berbagai momen. Bahkan, Rembo juga kerap berulah dan membuat Tok Dalang kewalahan.

Sementara itu, Tok Dul, meskipun dalam kebanyakan momen lebih sering terlihat sendirian, sebenarnya ia juga memiliki satu peliharaan ikonik yang cukup melekat dengannya. Bukan ayam, melainkan seekor monyet tanpa nama yang beberapa kali terlihat diboncenginya. Monyet ini diketahui suka minum es kelapa muda dan dapat bertingkah layaknya manusia, meskipun tidak bisa berbicara. Kemunculannya bisa kamu lihat pertama kali dalam film Geng: Pengembaraan Bermula, lalu muncul kembali dalam adegan singkat di episode "Warna-Warni" musim 8.

Ternyata, kemiripan karakter juga bisa saja muncul dalam satu serial kartun yang sama, seperti antara Tok Dalang dengan Tok Dul dalam Upin & Ipin. Walau terlihat cukup identik satu sama lain, mereka sebenarnya tetap punya pembeda utama: Tok Dalang lebih bersahaja dan kehadirannya disukai nyaris semua bocah kampung, sementara Tok Dul justru lebih menjaga jarak dari anak-anak kecil yang kerap berbuat ulah dan suka merepotkan dirinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article