Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Leon Tak Muncul di Resident Evil? Zach Cregger Beri Penjelasan
Kenapa Leon absen di film Resident Evil? (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil | Capcom/Resident Evil)
  • Zach Cregger tidak menjadikan Leon S. Kennedy protagonis karena kisahnya di gim sudah kuat; ia memilih cerita baru di pinggiran wabah Raccoon City agar tidak repetitif.
  • Film mengikuti Bryan, pemuda biasa yang diperankan Austin Abrams, saat mengantar paket dan terjebak kiamat zombie, menghadirkan perspektif penyintas yang belajar bertahan hidup.
  • Berlatar sejajar Resident Evil 2, film mempertahankan atmosfer survival horror lewat progresi senjata, keterbatasan amunisi, dan easter egg, serta tayang di Indonesia pada 16 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penggemar Resident Evil mungkin bertanya-tanya kenapa karakter ikonik seperti Leon S. Kennedy justru tidak muncul dalam film terbaru arahan Zach Cregger. Padahal, film ini mengambil latar di Raccoon City saat wabah zombie tengah mencapai titik kekacauan.

Alih-alih mengandalkan karakter yang sudah dikenal, Cregger memilih menghadirkan protagonis baru bernama Bryan. Keputusan tersebut bukan karena ia tidak menyukai Leon, melainkan karena sang sutradara ingin membawa perspektif berbeda ke dunia Resident Evil.

1. Zach Cregger enggan bawa Leon karena sudah sering muncul di game

Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil)

Alasan Cregger memakai Bryan sebagai protagonis bukan tanpa alasan. Ia ingin menceritakan sebuah kisah yang dapat terjadi di dunia Resident Evil (2026), tetapi bukan cerita yang sudah diceritakan dalam gim-gim sebelumnya.

"Saya ingin membuat film yang mengikuti karakter dari titik A ke titik B, karena itulah yang dilakukan gim-gim tersebut dengan sangat baik. Anda melalui perjalanan yang gila, dan Anda melewati berbagai lingkungan yang berbeda, dan segalanya tampak semakin menegangkan. Itu terasa sangat sinematik bagi saya," ujar Cregger dalam sesi tanya jawab bersama PlayStation (30/4/2026).

Menurut Cregger, perjalanan Leon dalam versi gim sudah dieksekusi dengan sangat baik. Karena itu, memindahkan kembali kisah yang sama ke layar lebar berisiko membuat cerita terasa repetitif dan menghilangkan unsur kejutan.

"Saya merasa tidak ada gunanya jika harus menceritakan ulang kisah Leon, karena versi gimnya sudah melakukan tugas itu dengan sangat baik. Itu hanya akan terasa berulang-ulang dan pada akhirnya mengecewakan," tuturnya.

Daripada mengulang perjalanan yang sudah diketahui penggemar Resident Evil, Cregger memilih bergerak di pinggiran konflik utama dan melihat wabah Raccoon City dari sudut pandang karakter baru.

2. Alasan Zach Cregger membawa karakter orang biasa di film Resident Evil

Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil)

Cregger kemudian mengenalkan Bryan sebagai sosok yang merepresentasikan orang biasa atau bahkan seorang gamer yang tiba-tiba harus bertahan hidup di tengah kiamat zombie. Bryan bukan agen rahasia, tentara terlatih, maupun petarung profesional. Ia hanyalah seorang pemuda biasa yang mendapat tugas mengantarkan paket dari satu titik ke titik lain, sebelum akhirnya terseret ke dalam kekacauan Raccoon City.

"Austin (Bryan) sangat mirip dengan avatar saya, atau seperti apa reaksi rata-rata pemain video game jika mereka tiba-tiba berada di dalam gim tersebut. Jadi dia hanyalah pria biasa. Dia tidak terlalu mahir bertempur dalam bentuk apa pun. Dia atletis, tetapi dia bukan atlet, dia hanya pria biasa," jelas Cregger.

Karakter Bryan sendiri diperankan Austin Abrams, yang sebelumnya juga bekerja sama dengan Cregger dalam Weapons (2025). Lewat karakternya, Cregger ingin membuat pengalaman penonton terasa lebih dekat dengan perspektif pemain. Alih-alih langsung menjadi karakter yang sudah mahir menghadapi monster, ia harus belajar bertahan hidup sambil memahami ancaman yang ada di sekelilingnya.

"Sungguh menyenangkan membayangkan, 'Bagaimana reaksi sebenarnya jika melihat anjing mutan menyerang saya? Seperti apa kira-kira emosi yang akan muncul?'" tutur Cregger.

3. Meski begitu, Zach Cregger justru ingin Leon ada di semestanya

Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil)

Meski tidak menghadirkan Leon sebagai bagian dari cerita utama, Cregger ternyata tetap menyukai karakter tersebut. Bahkan, ketika ditanya karakter Resident Evil mana yang ingin ia temui jika terjebak di dunia filmnya sendiri, ia langsung memilih Leon.

"Jika aku terjebak di dalam filmku dan bisa memilih karakter Resident Evil mana pun, aku akan membawa Leon karena aku akan memeluknya erat-erat, menutup mata, dan membiarkan dia melindungiku," canda Cregger.

Film Resident Evil garapan Zach Cregger mengambil latar waktu yang sejajar dengan peristiwa Resident Evil 2, ketika Raccoon City dilanda wabah zombie. Bedanya, film ini mengikuti penyintas yang berbeda dan tidak menjadikan Leon sebagai pusat cerita. Meski membawa karakter baru, Cregger tetap berusaha mempertahankan atmosfer serta mekanisme khas gim Resident Evil.

Lewat film ini, penonton akan mengikuti progresi bertahan hidup yang dibuat menyerupai pengalaman memainkan gim survival horror. Perjalanan Bryan dimulai dengan penggunaan pistol biasa, kemudian berkembang ke shotgun hingga MP5. Di sepanjang perjalanan, persoalan amunisi dan sumber daya juga menjadi bagian penting dari ketegangan.

Cregger juga menyisipkan berbagai easter egg untuk penggemar gim. Detail visual hingga elemen tematis dari waralaba tersebut hadir dalam film, sehingga penonton yang familier dengan gim Resident Evil bisa menemukan berbagai referensi selama menonton. Film Resident Evil sudah tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article