Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Loki Dicap sebagai Penjahat di Elbaf dalam One Piece?

Loki
Loki (dok. Shueisha/One Piece)

Terlepas dari statusnya sebagai Pangeran Elbaf, Loki justru dianggap sebagai kriminal terburuk oleh para raksasa di Elbaf. Loki bahkan dikenal sebagai Aib Elbaf karena dirinya dituduh telah tega membunuh ayahnya demi mencuri Buah Iblis pusaka Elbaf. Namun, kenyataannya ternyata tidak seperti itu.

Setelah seri memperlihatkan kilas balik Loki, sang Pangeran Elbaf tidak benar-benar membunuh Harald untuk mencuri Buah Iblis. Sebaliknya, Loki justru terpaksa membunuh ayahnya sendiri demi menyelamatkan Elbaf. Lantas, kenapa Loki justru dianggap sebagai penjahat terburuk di Elbaf? Yuk, langsung saja simak pembahasan berikut!

1. Alasan Loki membunuh Harald

Loki membunuh Harald.
Loki membunuh Harald. (dok. Shueisha/One Piece)

Ketika Loki pertama kali diperkenalkan, narasi mengatakan bahwa Loki tega membunuh ayahnya sendiri demi mencuri Buah Iblis. Memang benar jika Loki adalah orang yang telah membunuh Harald. Namun, Loki memiliki alasan yang jauh lebih rumit dari sekadar mencuri Buah Iblis.

Setelah berhasil menjadi Kesatria Dewa, Harald mendapatkan beberapa kekuatan dari Im. Tato di tangannya membuat Harald menjadi makhluk abadi dan memungkinkannya membuka Abyss yang menghubungkan Elbaf dengan Mary Geoise. Namun, di sisi lain, kekuatan ini mengikat Harald dengan Im sehingga Im dapat mengambil alih tubuh Harald kapan saja. Harald pun tidak bisa membantah semua perintah Im.

Ketika Harald kembali ke Elbaf, Im langsung mengambil alih tubuh Harald dan memerintahkannya untuk membunuh rakyatnya sendiri. Meski Harald mencoba melawan, dirinya tidak bisa menolak kehendak Im. Alhasil, Harald meminta bawahannya untuk memanggil Loki. Itu karena hanya Loki yang mungkin bisa menghentikannya.

Ketika semakin tidak terkendali, Harald akhirnya menyuruh Loki untuk memakan Buah Iblis yang telah menjadi pusaka Elbaf tersebut. Meski Jarul, Shanks, dan Scopper Gaban terlibat dalam pertarungan ini, tidak ada serangan yang bisa benar-benar melukai Harald. Hingga setelah memakan Buah Iblis tersebut, Loki akhirnya berhasil menghancurkan tubuh Harald.

2. Loki tidak ingin merusak reputasi Harald

Loki meminta Jarul, Gaban, dan Shanks untuk tidak menceritakan kejadian yang sebenarnya.
Loki meminta Jarul, Gaban, dan Shanks untuk tidak menceritakan kejadian yang sebenarnya. (dok. Shueisha/One Piece)

Sebelum kematiannya, Harald sempat meminta Loki untuk memberi tahu semua orang tentang apa yang sebenarnya terjadi. Namun, Loki menolak permintaan terakhir ayahnya. Bukan tanpa alasan, Loki menolak karena hal tersebut dapat merusak reputasi Harald di Elbaf.

Selama ini, Harald dikenal sebagai raja yang sangat mencintai bangsanya. Harald rela melakukan apa saja agar Elbaf dapat terhubung dengan seluruh dunia. Bahkan, Harald tidak keberatan jika dirinya harus menjadi budak Pemerintah Dunia untuk menebus semua dosa para raksasa.

Jika Loki melakukan apa yang diperintahkan oleh Harald, Harald akan dicap sebagai raja terburuk yang pernah ada. Bagaimanapun, Harald telah menjual jiwanya pada Pemerintah Dunia. Harald telah membunuh bawahannya dan berencana menghancurkan bangsanya sendiri karena tidak bisa menolak perintah Im.

Loki memang akan dianggap sebagai pahlawan. Namun, pada saat yang bersamaan, itu juga akan merusak reputasi Harald sebagai Raja Elbaf. Jadi, Loki lebih memilih untuk menjadi kambing hitam untuk menjaga reputasi ayahnya. Dengan begitu, Harald akan tetap dianggap sebagai pahlawan, sementara Loki membiarkan dirinya dicap sebagai Aib Elbaf.

3. Lagi pula, Loki sudah terbiasa menjadi kambing hitam

Loki berjanji akan membalaskan dendam Harald.
Loki berjanji akan membalaskan dendam Harald. (dok. Shueisha/One Piece)

Bahkan, sebelum tragedi tersebut terjadi, Loki memang tidak pernah diterima oleh masyarakat Elbaf. Saat dirinya lahir, Elbaf tiba-tiba mengalami krisis. Karena matanya yang mengerikan, Loki dianggap sebagai kutukan dan pembawa sial bagi Elbaf.

Hal ini yang akhirnya membangun Loki menjadi anak pembawa onar. Loki membuat kekacauan di mana-mana untuk mencari perhatian. Sejak kecil, satu-satunya orang yang peduli pada Loki hanyalah ibu Hajrudin, Ida.

Ketika dirinya terpaksa membunuh Harald, Loki merasa bahwa akan lebih masuk akal jika ceritanya memang Loki sengaja membunuh Harald. Hal tersebut memang akan membuat Loki semakin dibenci oleh masyarakat Elbaf. Namun, Loki tidak keberatan karena dirinya sudah terbiasa menjadi kambing hitam.

Terlepas dari reputasinya sebagai Aib Elbaf, Loki justru adalah pahlawan yang telah menyelamatkan Elbaf. Jika bukan karena Loki, Harald mungkin sudah menghancurkan Elbaf dan pulau raksasa tersebut mungkin akan jatuh ke tangan Pemerintah Dunia. Meski begitu, Loki malah memilih untuk menjadi kambing hitam demi menyelamatkan reputasi ayahnya. Sungguh tindakan yang heroik, bukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Hype

See More

5 Penjahat Besar My Hero Academia yang Tidak Dikalahkan Deku

20 Jan 2026, 23:13 WIBHype