ilustrasi konten TikTok (unsplash.com/getswello)
TikTok telah memberikan tanggapan publik mengenai kasus ini. Menurut mereka, suara yang dimaksud oleh Kenjiro Tsuda bukan merupakan hasil tiruan dari suara asli sang aktor pengisi suara. Suara tersebut dihasilkan oleh AI yang dilatih menggunakan suara pria biasa. TikTok juga mengklaim bahwa hal tersebut sudah tertulis di situs pribadi sang pengunggah konten bahwa suara yang dipakai di kontennya merupakan suara AI yang dilatih dari suara temannya. Jadi, menurut TikTok, tidak ada yang tertipu dan melanggar hukum di kasus ini.
Di sisi lain, netizen dan fans meragukan klaim tersebut. Mereka memprotes suara Kenjiro Tsuda disebut bagaikan suara pria biasa saja. Sebagai informasi, aktor dan seiyuu ini adalah salah satu seleb Jepang terpopuler yang dikenal karena suara sangat khas. Bahkan banyak sesama pengisi suara yang mengidolakan suara Kenjiro Tsuda.
Sejak gugatan yang diajukan pertama kali pada November 2025, Kenjiro Tsuda telah menjalani sidang tertutup selama tiga kali. Kasus ini diperkirakan akan berakhir paling cepat pada musim panas ini.