3 Pelaku Pencurian Sandal di Kampung Durian Runtuh Upin & Ipin

- Kampung Durian Runtuh digambarkan sebagai desa tempat karakter Upin & Ipin tinggal, yang sempat dihebohkan oleh kasus hilangnya sandal warga.
- Tiga hewan terbukti menjadi pelaku pencurian sandal, yaitu ayam Rembo, musang yang beraksi malam hari, dan seekor angsa yang menyembunyikan hasil curiannya.
- Kisah ini menegaskan bahwa Rembo bukan satu-satunya pencuri sandal di Kampung Durian Runtuh, meski ia sering dituduh karena kebiasaannya mencuri sebelah sandal.
Kampung Durian Runtuh adalah nama desa yang dikisahkan menjadi latar animasi Upin & Ipin. Di sini lah si kembar dan karakter lainnya tinggal dan beraktivitas. Layaknya desa di dunia nyata yang tentunya pernah terjadi kejadian meresahkan bagi warganya, maka di Kampung Durian Runtuh juga demikian.
Salah satu kejadian meresahkan yang pernah ada di Kampung Durian Runtuh adalah hilangnya sandal para warga. Setidaknya ada tiga karakter Upin & Ipin yang telah terbukti menjadi pelaku pencurian sandal. Siapa saja mereka?
1. Rembo

Bagi penonton setia Upin & Ipin, siapa yang tidak tahu kalau ayam kesayangan Tok Dalang ini hobi mencuri sandal? Rembo sendiri sudah beberapa kali tertangkap basah mencuri sandal atau sepatu warga. Terkadang, Rembo juga terang-terangan mengambil sandal orang lain di depan pemiliknya. Orang-orang sekitar pun sudah tahu kalau Rembo gemar mencuri sandal.
Namun menariknya, ayam jantan berusia 5 tahun ini hanya akan mencuri sebelah sandal. Kamu bisa melihat tumpukan sandal dan sepatu hasil curian Rembo yang ia kumpulkan di rumah Tok Dalang. Kalau kamu penasaran mengapa Rembo suka mencuri sandal, alasannya adalah karena ia ditemukan Tok Dalang di antara tumpukan sandal, bahkan saat masih berwujud telur.
2. Musang

Rasanya tidak mengherankan jika Rembo selalu dituduh sebagai pelaku di balik setiap hilangnya sandal di Kampung Durian Runtuh. Pasalnya, ia sangat melekat dengan kebiasaan suka mencuri sandal. Jadi, ketika sandal Upin dan anak-anak lainnya hilang pada episode "Siapa yang Ambil?", Rembo pun langsung dituduh sebagai pelakunya. Terlebih, terdapat tumpukan sandal di balik semak-semak dekat rumah Tok Dalang. Namun ternyata, tuduhan Upin terhadap Rembo kali ini tidak benar.
Jika melihat pada fakta bahwa sandal Upin hilang di malam hari, Tok Dalang berpendapat bahwa pelaku sebenarnya tidak mungkin Rembo. Pasalnya, ia selalu ditempatkan di kandang pada malam hari. Nah, untuk yang pertama kalinya, pada episode ini diperlihatkan karakter lain yang menjadi tersangka pencurian sandal, yaitu musang. Sama seperti Rembo, musang ini juga mengumpulkan sandal dan sepatu hasil curiannya. Bedanya, ia suka beraksi di malam hari.
3. Angsa

Upin sepertinya menjadi orang yang paling sering kehilangan sandalnya. Ia kembali kehilangan sandal di episode "Detektif Rembo". Di episode ini, Rembo pun harus kembali dituduh sebagai pelaku pencurian tersebut. Bukan tanpa alasan, Rembo sendiri berada di lokasi ketika Upin kehilangan sandalnya. Namun, Rembo yang tidak bersalah dan merasa difitnah ini akhirnya berhasil menemukan pelaku sebenarnya.
Untuk membuktikan bahwa ia tidak bersalah, Rembo mengajak si kembar melihat sendiri keberadaan sandal Upin dan pelaku yang mengambilnya. Tidak ada yang mengira bahwa pelaku sebenarnya dari pencurian tersebut ternyata adalah angsa. Angsa ini bersarang di balik semak-semak tempat Upin dan Ipin bermain.
Cukup menarik bahwa semua pelaku pencurian sandal di Kampung Durian Runtuh adalah binatang. Rembo sebagai salah satu pelaku rasanya tidak aneh, mengingat ia memang dikenal suka mencuri sandal. Namun, yang sangat tidak terduga adalah musang dan angsa. Tulisan ini sekaligus membuktikan bahwa Rembo bukanlah satu-satunya tukang curi sandal di Kampung Durian Runtuh. Jadi, lain kali jangan asal menuduh Rembo, ya!


















