5 Lagu Gagal Era 60-an yang Justru Meledak Jadi Hit Legendaris

Tidak semua lagu langsung bersinar saat pertama kali dirilis. Di era 1960-an, banyak karya musik hebat yang awalnya tenggelam, kurang promosi, atau sekadar salah waktu. Namun, takdir berkata lain karena lagu-lagu ini justru bangkit kembali dan menjadi hit besar setelah dibawakan ulang atau ditemukan ulang oleh generasi berikutnya.
Menariknya, kisah kegagalan yang berubah jadi kesuksesan ini membuktikan bahwa kualitas musik sering kali melampaui tren sesaat. Dari lagu yang awalnya cuma jadi B-side sampai yang nyaris dilupakan publik, berikut lima lagu era 60-an yang sempat gagal tapi akhirnya menjelma jadi legenda.
1. “Twist and Shout” – The Top Notes
Sebelum identik dengan teriakan serak John Lennon, “Twist and Shout” sebenarnya bukan milik The Beatles. Lagu ini pertama kali direkam oleh The Top Notes pada awal 60-an, tapi versi tersebut nyaris tak meninggalkan jejak di tangga lagu. Meski diproduseri Phil Spector, aransemen R&B-nya terdengar biasa saja dan gagal mencuri perhatian publik.
Keajaiban terjadi ketika The Beatles membawakannya pada 1963. Dibentuk dari pengalaman manggung panjang di klub-klub Hamburg, versi mereka terdengar mentah, penuh energi, dan sangat hidup. Vokal Lennon yang hampir habis justru memberi karakter ikonik pada lagu ini, menjadikannya salah satu cover paling legendaris sepanjang masa.
2. Tainted Love – Gloria Jones
Banyak orang mengenal “Tainted Love” lewat versi synth-pop Soft Cell di tahun 80-an, tapi lagu ini sebenarnya lahir di era 60-an. Gloria Jones merekam versi aslinya pada 1964 sebagai B-side, dan sayangnya lagu tersebut langsung tenggelam tanpa dampak berarti di pasar musik saat itu.
Baru bertahun-tahun kemudian, DJ-DJ Northern Soul di Inggris menemukan ulang lagu ini dan memutarnya di lantai dansa. Dari situlah “Tainted Love” mendapatkan kehidupan kedua, sampai akhirnya Soft Cell mengubahnya menjadi hit global. Sebuah bukti bahwa lagu yang terlalu cepat dilupakan belum tentu buruk melainkan mungkin hanya menunggu waktu yang tepat.
3. Black Magic Woman – Fleetwood Mac
Fleetwood Mac di era 60-an masih dikenal sebagai band blues-rock yang cukup niche. “Black Magic Woman,” ciptaan Peter Green, dirilis pada 1968 dan hanya meraih posisi sedang di tangga lagu Inggris. Padahal, nuansa misterius dan permainan gitar yang halus sudah menunjukkan potensi besar.
Nasib lagu ini berubah drastis ketika Santana membawakannya ulang pada 1970. Dengan sentuhan Latin rock dan tambahan elemen psikedelik, “Black Magic Woman” menjelma jadi lagu yang eksplosif dan mendunia. Versi Santana bahkan lebih dikenal luas dibandingkan versi aslinya, menjadikannya salah satu transformasi paling sukses dalam sejarah musik.
4. Red, Red Wine – Neil Diamond
Neil Diamond menulis “Red, Red Wine” di akhir 60-an, tapi lagu ini hanya bertahan sebentar di tangga lagu Amerika. Versi aslinya terdengar sederhana dan tak cukup kuat untuk bersaing dengan rilisan lain di masanya. Bagi banyak orang, lagu ini hanyalah salah satu karya minor Diamond.
Namun segalanya berubah ketika lagu ini diadaptasi ke gaya reggae. Setelah versi Tony Tribe, UB40 membawanya ke level global pada 1980-an. Ironisnya, banyak yang mengira lagu ini memang lagu reggae sejak awal. Kesalahpahaman itu justru membantu “Red, Red Wine” menjadi hit lintas generasi.
5. Time Is On My Side – Irma Thomas
“Time Is On My Side” memulai hidupnya sebagai lagu bernuansa gospel-jazz yang cukup sederhana. Versi awalnya tidak ditujukan sebagai hit pop besar, sehingga respons publik pun relatif dingin. Bahkan versi Irma Thomas yang lebih emosional hanya dijadikan B-side dan kurang mendapat sorotan.
Keberuntungan datang ketika The Rolling Stones merekam ulang lagu ini pada 1964. Dengan pendekatan yang lebih dramatis dan penuh percaya diri, lagu tersebut langsung melejit dan menjadi salah satu hit awal terbesar mereka di Amerika. Sejak saat itu, “Time Is On My Side” identik dengan Stones dan tak tergantikan dalam katalog klasik mereka.
Tak semua lagu besar lahir dari kesuksesan instan. Lima lagu di atas membuktikan bahwa kegagalan awal bukanlah akhir cerita, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang dan tak terduga. Dari kelima lagu ini, mana yang paling mengejutkan perjalanannya menurutmu?
Sumber artikel:
https://www.grunge.com/2059204/60s-flop-songs-turned-into-smash-hits/
https://screenrant.com/classic-rock-covers-better-than-original/
https://slate.com/culture/2013/02/please-please-me-50th-anniversary-the-thrilling-story-behind-the-beatles-twist-and-shout.html



















