potret Titi DJ (instagram.com/ti2dj)
Guruh membuat lagu Melati Suci untuk sang bunda, Fatmawati, dan dibawakan perdana oleh Tika Bisono pada 1980 silam. Lagu ini juga sudah beberapa kali dinyanyikan ulang oleh penyanyi Indonesia, termasuk Vina Panduwinata dan Kanya di Atas Rata-Rata (DARR).
2. Zamrud Khatulistiwa
Lagu pop nasionalis ini pertama kali dibawakan oleh Keenan Nasution pada 1987. Dengan arasemen baru, karya ini kembali dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Chrisye. Selain menceritakan keindahan Indonesia, lagu ini juga menggambarkan rasa syukur bisa hidup di Indonesia. Tak lekang oleh waktu, Dipa Barus turut mengaransemen ulang dan dinyanyikan oleh beberapa penyanyi seperti Rossa, Kunto Aji, Rayi Putra, dan Aurelie pada 2021 lalu.
3. Candu Asmara
"Candu Asmara" merupakan lagu ciptaan Guruh Soekarnoputra yang pertama kali dipopulerkan oleh pedangdut Cici Paramida pada 1998. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sedang dimabuk cinta dan menggambarkan rasa rindu serta ketertarikan kepada orang yang dicintai. Setelah versi Cici yang bernuansa dangdut, "Candu Asmara" kemudian dibawakan kembali oleh Marcell pada 2008 dengan aransemen yang lebih modern dan sentuhan elektronik sebelum Maizura dan JFlow menghadirkan versi baru bernuansa EDM pada 2020.
4. Kala Sang Surya Tenggelam
Ini menjadi lagu ciptaan Guruh Soekarnoputra yang dipopulerkan Chrisye. Lagu ini pertama kali dirilis pada 1978 dalam album Sabda Alam. “Kala Sang Surya Tenggelam” kemudian menjadi salah satu lagu Chrisye yang terus dikenang dan beberapa kali dibawakan kembali oleh musisi lain. Mulai dari D'Masiv pada 2020 hingga Nadin Amizah yang membawakan lagu ini sebagai soundtrack serial Gadis Kretek pada 2023.