7 Lagu Indonesia tentang Kebiasaan Memendam Masalah Sendiri

Hidup yang penuh rintangan kadang terasa jauh lebih sulit untuk dihadapi sendirian. Meski begitu, beberapa orang bisa saja jadi terbiasa melalui semuanya sendirian. Sebab, mereka merasa sulit membuka diri dan tak punya tempat untuk bercerita.
Kalau kamu juga pernah atau masih berada dalam situasi berat tersebut, deretan lagu Indonesia berikut ini mungkin bisa mewakili perasaanmu. Lirik-lirik yang ada mengungkap pedih yang sulit ditanggung seorang diri. Namun, kebiasaan memendam segalanya terlampau sulit untuk diubah. Yuk, simak!
1. "Jangan Simpan Tangismu" dari Christine Panjaitan berpesan untuk menceritakan cobaan hidup dengan orang terdekat. Dengan begitu, hati lebih tenang

2. "Bersama Kita Menangis" dari Slank membahas hidup yang sepi. Sulitnya menemukan teman bercerita membuat diri ini terbiasa memendam derita sendirian

3. "Apakah Kau Melihat Mentari Senja?" dari JKT48 membahas kebiasaan memendam kesulitan sendirian. Sebab, ada rasa takut bikin orang terdekat khawatir

4. "Korbanmu" dari Tata Janeeta membahas tangis usai disakiti mantan. Luka hati itu disimpan sendirian sambil menanamkan kebencian pada sang mantan

5. "Sekuat Sesakit" dari Idgitaf membahas sulitnya membuka diri. Diri ini terbiasa berpura-pura baik-baik saja saat hati dilanda nestapa

6. "Tiga Pagi" dari Fletch membahas renungan yang hadir pada malam hari. Diri ini diam-diam bersedih saat tahu orang terkasih kehilangan cahaya

7. "Guratan Tangan" dari Feby Putri membahas kebiasaan menguatkan diri saat sedih. Hati pun selalu mendambakan masalah berat bisa segera berakhir

Seperti yang dibahas dalam deretan lagu Indonesia di atas, memendam kesulitan seorang diri membuat situasi terasa makin berat. Situasi itu memang tidak ideal. Sayangnya, realitas pahit itu perlu dihadapi oleh mereka yang merasa tak punya tempat untuk bersandar.



















