Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Lagu Terbaik Amy Winehouse yang Wajib Masuk Playlist Kamu
Amy Winehouse (instagram.com/amywinehouse)
  • Amy Winehouse memadukan jazz klasik, soul Motown 1960-an, dan R&B modern. Album Frank serta Back to Black mengukuhkan popularitasnya, dengan lima Grammy pada 2008.
  • Back to Black, You Know I'm No Good, dan Rehab menampilkan kisah personal tentang patah hati, ketidaksetiaan, sabotase diri, serta penolakan Amy terhadap rehabilitasi alkohol.
  • Tears Dry on Their Own dan Stronger Than Me menyoroti hubungan toksik, pemulihan setelah perpisahan, dan kritik Amy terhadap pasangan yang dianggap tidak dewasa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Amy Winehouse dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu asal Inggris di era 2000-an. Gaya bermusiknya sendiri, Amy Winehouse identik dengan memadukan unsur jazz klasik, soul era 60-an (Motown), dan R&B modern. Ia juga kerap disebut sebagai artis retro karena menghidupkan kembali gaya musik klasik masa lalu untuk generasi modern.

Album terpopulernya berjudul Frank (2003) dan Back to Black (2006) sukses meraih lima penghargaan Grammy pada tahun 2008. Lantas, apa saja lagu terbaik dari Amy Winehouse sepanjang ia berkarier di industri musik sebelum akhirnya tutup usia pada 2011 lalu? Yuk simak lima lagu terbaik Amy Winehouse berikut!

1. "Back to Black"

Lagu "Back to Black" yang rilis tahun 2006 ini merupakan lagu patah hati paling ikonik dalam sejarah musik. Terinspirasi dari musik girl group era 60-an, lagu ini memadukan dentuman piano yang bernuansa duka dengan vokal Amy yang sangat emosional dan penuh luka.

Lagu ini terinspirasi langsung dari kisah nyata Amy Winehouse saat berpisah sementara dari kekasihnya yang putus-nyambung, Blake Fielder-Civil. Frasa "Back to black" menggambarkan kondisi saat hubungan mereka benar-benar putus sang mantan kekasih kembali kepada pacar lamanya, dan Winehouse memilih kembali pada kebiasaan buruknya.

2. "You Know I'm No Good"

"You Know I'm No Good" adalah sebuah lagu soul dengan ritme yang khas. Pasalnya lagu ini diproduseri oleh pelantun "Uptown Funk", Mark Ronson. Lagu ini menonjolkan lirik Amy yang sangat jujur, asli, dan berani saat ia menceritakan ketidaksetiaan serta sabotase diri dalam sebuah hubungan.

Tokoh dalam lagu secara blak-blakan mengakui bahwa ia telah berkhianat dan berselingkuh dari kekasihnya. Ia merasa sudah memperingatkan pasangannya sejak awal bahwa ia adalah orang yang penuh masalah dan tidak pantas dijadikan pasangan sempurna.

3. "Rehab"

Lagu "Rehab" menjadi lagu yang melambungkan nama Winehouse. Lagu ini dirilis pada tahun 2006 melalui album Back to Black. Lirik lagu ini ditulis berdasarkan kejadian nyata ketika manajer dan keluarga Amy Winehouse mendesaknya untuk masuk ke klinik rehabilitasi akibat kecanduan alkohol.

Ia merasa tidak memiliki waktu untuk rehabilitasi dan lebih memilih menghabiskan waktu di rumah sambil mendengarkan musik dari idolanya, seperti Ray Charles dan Donny Hathaway. Diproduseri oleh Mark Ronson, lagu ini sukses besar secara komersial, dan memenangkan tiga penghargaan Grammy Awards pada tahun 2008.

4. "Tears Dry on Their Own"

Masih dari album Back to Black, lagu "Tears Dry on Their Own" ini juga tidak kalah ikonik. Lagu ini menggunakan sampel musik klasik tahun 1967 milik Marvin Gaye dan Tammi Terrell yang berjudul "Ain't No Mountain High Enough".

Produser Mark Ronson berhasil mengemas lirik penyesalan cinta Amy yang getir ke dalam balada pop-Motown bernada ceria. Dalam liriknya sendiri menggambarkan dinamika hubungan yang toksik atau putus-nyambung.

Alih-alih meratapi perpisahan secara berlarut-larut dengan penuh rasa putus asa, tokoh dalam lagu ini justru mengambil sikap realistis. Ia mengakui bahwa ia sedih, tetapi ia juga tahu bahwa ia akan bisa melewati rasa sakit tersebut sendirian.

5. "Stronger Than Me"

Selanjutnya ada lagu dari album debut Amy Winehouse, Frank, "Stronger Than Me". Lagu bernuansa jazz dan neo-soul ini menjadi bukti awal ketajamannya dalam menulis lirik yang menyindir pasangannya yang kurang dewasa.

Dengan piawai, Amy Winehouse mengkritik kekasihnya yang berusia lebih tua 7 tahun. Namun, kekasihnya itu justru bersikap kekanak-kanakan dan gagal menjalankan peran sebagai laki-laki.

Dalam lagu ini, Winehouse berhasil menggambarkan beban emosional yang ditanggungnya sebagai wanita. Di mana seharusnya mendapatkan perlindungan atau sandaran, ia justru terus-menerus harus menghibur dan mengurus masalah emosional kekasihnya.

Warisan lagu Amy Winehouse yang ikonik terangkum dalam lima lagu terbaiknya di atas. Walau kariernya singkat, ia tetap hidup melalui lagu-lagu yang pernah diciptakannya. Mana lagu yang menjadi favorit kamu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article