Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Lagu untuk Soundtrack Bulan Agustus, Ada Taylor Swift!
Taylor Swift dalam album evermore (dok. Republic Records/evermore)
  • Delapan lagu bertema Agustus direkomendasikan sebagai soundtrack dengan nuansa hangat, melankolis, dan emosional dari beragam genre.
  • Carole King, Taylor Swift, Van Morrison, Hall & Oates, Jethro Tull, Bad Bunny, dan Sara Bareilles mengangkat romansa, nostalgia, keraguan, kesepian, hingga kehilangan.
  • Noah Cyrus melalui “Dear August” menyuarakan harapan dan keteguhan di tengah ketidakpastian pandemi COVID-19, dengan pesan tentang datangnya masa yang lebih baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bulan Agustus sering kali identik dengan berbagai momen spesial. Ada yang mengingatnya sebagai bulan penuh semangat, ada pula yang menghubungkannya dengan nostalgia, perubahan musim, hingga kisah cinta yang perlahan memudar. Tak heran jika banyak musisi dari berbagai genre menjadikan Agustus sebagai inspirasi dalam menciptakan lagu-lagu yang emosional dan mudah diingat.

Menariknya, setiap lagu menghadirkan sudut pandang yang berbeda tentang bulan ke-8 dalam kalender ini. Ada yang menggambarkan harapan baru, romansa singkat, patah hati, hingga perjalanan menemukan cahaya di tengah masa yang sulit. Kalau sedang mencari lagu dengan nuansa hangat sekaligus melankolis, delapan rekomendasi lagu untuk menyambut bulan Agustus berikut layak masuk ke playlist-mu.

1. "The First Day in August" – Carole King

Carole King menghadirkan nuansa hangat dan penuh ketenangan lewat lagu "The First Day in August." Lagu ini menceritakan keinginan sederhana untuk memulai lembaran baru bersama orang yang dicintai. Bagi sang tokoh, datangnya bulan Agustus terasa seperti kesempatan untuk menciptakan awal yang lebih baik dalam hubungan mereka.

Alih-alih mengandalkan drama besar, lagu ini justru memikat lewat lirik yang lembut dan suasana intim. Carole King menggambarkan kebahagiaan dari hal-hal sederhana, seperti menghabiskan malam terakhir di bulan Juli bersama pasangan, lalu menyambut hari pertama Agustus di sisi orang yang dicintai. Kesederhanaan itulah yang membuat lagu ini terasa hangat.

2. "august" – Taylor Swift

Bagi para penggemar album folklore, "August" tentu menjadi salah satu lagu yang paling membekas. Taylor Swift mengisahkan romansa musim panas yang indah, tetapi sejak awal sebenarnya tidak pernah benar-benar memiliki masa depan. Kisah tersebut dipenuhi kenangan manis yang perlahan berubah menjadi penyesalan.

Melalui lirik seperti "August slipped away into a moment in time", Taylor menggunakan bulan Agustus sebagai simbol waktu yang berlalu begitu cepat. Lagu ini berhasil menangkap perasaan ketika seseorang masih terjebak dalam kenangan, sementara orang yang dicintai sudah melangkah pergi. Melodi yang lembut membuat kisah patah hati tersebut terasa semakin emosional.

3. "Cold Wind in August" – Van Morrison

Meski Agustus identik dengan cuaca hangat, Van Morrison justru menghadirkan suasana berbeda lewat "Cold Wind in August." Angin dingin dalam lagu ini bukan sekadar gambaran cuaca, melainkan simbol kesepian dan luka batin yang masih membekas. Kenangan lama terasa hidup kembali meski waktu terus berjalan.

Nuansa blues yang khas membuat setiap bait terdengar penuh perasaan. Lagu ini memperlihatkan bagaimana seseorang bisa tetap merasa hampa walaupun berada di musim yang seharusnya cerah. Karya Van Morrison ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang tenang sekaligus menyentuh hati.

4. "August Day" – Hall & Oates

"August Day" menghadirkan suasana sore musim panas yang mendung dan sunyi. Hall & Oates memilih tempo lambat untuk menggambarkan seseorang yang sedang memikirkan apakah ia harus mengungkapkan perasaannya atau terus menyimpannya sendiri. Lagu ini dipenuhi keraguan yang terasa sangat manusiawi.

Alih-alih menawarkan kisah cinta penuh kejutan, lagu ini lebih banyak mengajak pendengar untuk menikmati proses merenung. Langit kelabu dalam lirik menjadi gambaran suasana hati sang tokoh yang sedang bimbang. Kombinasi melodi lembut dan lirik yang sederhana membuat lagu ini cocok dinikmati saat ingin bersantai atau sekadar menikmati waktu sendirian.

5. "Stuck in the August Rain" – Jethro Tull

Kalau kebanyakan lagu tentang Agustus menghadirkan nuansa hangat, "Stuck in the August Rain" justru membawa pendengar ke tengah hujan deras. Jethro Tull menggunakan hujan sebagai metafora untuk menggambarkan suasana hati yang murung dan sulit berubah meski orang-orang di sekitar berusaha memberikan semangat.

Lagu ini memperlihatkan bahwa kesedihan terkadang tidak bisa hilang begitu saja. Bahkan ketika lingkungan mulai terasa lebih cerah, seseorang masih bisa terjebak dalam perasaan yang sama. Aransemen musiknya memperkuat kesan sendu sehingga lagu ini terasa sangat cocok bagi pendengar yang menyukai musik dengan atmosfer emosional.

6. "Dear August" – Noah Cyrus

Berbeda dari lagu-lagu lain dalam daftar ini, "Dear August" lahir dari situasi yang sangat spesifik, yaitu masa pandemik COVID-19. Noah Cyrus menulis lagu ini seperti sebuah surat kepada bulan Agustus, penuh harapan agar keadaan dunia segera membaik ketika bulan tersebut tiba. Lagu ini menjadi simbol optimisme di tengah ketidakpastian.

Meski berangkat dari pengalaman pandemik, pesan yang disampaikan terasa universal. Liriknya berbicara tentang harapan, keteguhan hati, dan keyakinan bahwa selalu ada cahaya setelah masa-masa sulit. Itulah yang membuat lagu ini tetap relevan untuk didengarkan, bahkan setelah pandemi berakhir.

7. "Agosto" – Bad Bunny

Lewat "Agosto", Bad Bunny menghadirkan kisah cinta singkat yang berlangsung menjelang berakhirnya musim panas. Meski kata "Agustus" tidak banyak disebut secara langsung dalam liriknya, seluruh nuansa lagu menggambarkan keinginan agar hubungan yang indah itu bisa bertahan lebih lama hingga memasuki bulan Agustus.

Dibalut irama Latin yang santai dan mudah dinikmati, lagu ini menawarkan perpaduan antara romantisme dan nostalgia. Bad Bunny berhasil menyampaikan perasaan ingin menghentikan waktu ketika bersama seseorang yang spesial. Tidak heran jika lagu ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi penggemar musik Latin modern.

8. "August Moon" – Sara Bareilles

"August Moon" merupakan lagu yang dirilis oleh Sara Bareilles dalam versi live setelah konsernya di San Francisco. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang harus menerima kenyataan bahwa mantan kekasihnya telah menemukan kebahagiaan bersama orang lain. Bulan Agustus menjadi latar yang memperkuat rasa sepi dan kehilangan.

Vokal Sara Bareilles yang penuh emosi membuat setiap lirik terasa begitu tulus. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang patah hati, tetapi juga tentang proses menerima kenyataan dan belajar melepaskan. Bagi pencinta balada yang emosional, "August Moon" menjadi penutup yang sempurna dalam daftar lagu bertema Agustus ini.

Bulan Agustus ternyata bisa menjadi inspirasi bagi banyak musisi untuk menghadirkan lagu-lagu dengan tema yang beragam, mulai dari cinta, harapan, kenangan, hingga kehilangan. Dari semua rekomendasi tersebut, lagu bertema Agustus mana yang paling ingin kamu tambahkan ke playlist favoritmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article