Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu Funeral - Ashe beserta Maknanya, Romantis!

4 min read
Lirik Lagu Funeral - Ashe beserta Maknanya, Romantis!
Ashe (instagram.com/ashemusic)

Ashe dikenal dengan lagu-lagunya yang bergenre pop indie ditambah dengan lirik-liriknya yang menyentuh. Kariernya mulai meroket sejak lagu "Moral of the Story" dirilis pada 2019. Lagu tersebut berhasil melambungkan namanya dan menjadi OST film populer Netflix, To All the Boys: P.S. I Still Love You (2020).

Juni lalu, Ashe menandatangi kontrak baru dengan label, Atlantic Records yang juga menaungi sederet penyanyi papan atas, seperti Ed Sheeran, Bruno Mars, dan Coldplay. Empat bulan kemudian, ia pun merilis album keempatnya, The Girl of Your Dreams. Selain "Stop The Wedding!", lagu lain di album tersebut yang juga menjadi sorotan adalah "Funeral". Berikut lirik lagu "Funeral" dan maknanya!

  1. 1. Lirik lagu "Funeral" - Ashe

    Caught me in the middle of a real landslide
    Middle of a real long night
    It was dark on the steps of the balcony talking to you
    I could see the softness in your big brown eyes
    Felt safe for the very first time
    It was crowded and loud, but it felt like just us in the room
    Just us two

    Thought I'd never have it
    Fated for dancing around it
    So almost forgot about it
    Until I finally found it, yeah

    I met the beginning and the end
    My forever, now and then
    You'll be my Tuesday night and my Sunday drive
    And the wedding, the wedding
    Now somehow, every normal day's unusual
    Every storm and rain is beautiful
    You'll be my Tuesday night and my Sunday drive
    And the last speech at my funeral

    Now I call you just to hear your voice
    You're the only one who calms the noise
    In the tornado warnings, you're up 'til the morning is bright
    Holding me tight

    Thought I'd never have it
    Was always lost and distracted
    From love I couldn't imagine
    Until it finally happened, yeah

    I met the beginning and the end
    My forever, now and then
    You'll be my Tuesday night and my Sunday drive
    And the wedding, the wedding
    Now somehow, every normal day's unusual
    Every storm and rain is beautiful
    You'll be my Tuesday night and my Sunday drive
    And the last speech at my funeral

    (Woah-woah-ooh)
    (Doo-doo-doo)
    Oh-oh
    (Doo-doo-doo) You're the last speech at—

    So make it good, tell 'em about how we met
    Tell 'em I haven't a regret about you
    The best thing I ever did was loving you, loving you
    Make it long, tell 'em every story and every song
    Say I found who I belong to
    And the best thing I ever did was loving you

    I met the beginning and the end
    And I'd do it all again
    Every Tuesday night, every Sunday drive
    And the wedding, the wedding
    Now somehow, every normal day's unusual
    Every storm and rain is beautiful
    You'll be my Tuesday night and my Sunday drive
    And the last speech at my funeral

    (Oh-oh-oh)
    (Oh-oh-oh)
    You'll be my Tuesday night and my Sunday drive (Oh-oh-oh)
    And the last speech at my funeral

  2. 2. Makna lagu "Funeral" - Ashe

    Ashe
    Ashe (instagram.com/ashemusic)

    Meski judulnya menyiratkan kesuraman, tapi sebenarnya "Funeral" mengangkat tema yang romantis. Liriknya sendiri bermakna tentang merayakan kedamaian, komitmen jangka panjang, dan keberanian untuk membayangkan masa depan seumur hidup dengan orang yang tepat.

    Lagu ini menggambarkan keinginan seseorang agar pasangannya kelak menjadi orang yang menyampaikan pidato terakhir saat ia menutup usia. Ini adalah metafora untuk cinta abadi yang bertahan dari awal hingga akhir.

    Selain itu, lagu "Funeral" ini menyoroti bagaimana momen-momen kecil dalam hidup terasa luar biasa istimewa sat dijalani bersama orang yang tepat. Melalui lagu ini, kita seolah mengaskan tentang kebebasan untuk menemukan cinta sejati dalam mengarungi kehidupan di dunia.

  3. 3. Kisah di balik lagu "Funeral"

    Ashe
    Ashe (instagram.com/ashemusic)

    Ashe mengungkapkan bahwa "Funeral" adalah lagu pertama yang membuat dirinya menangis saat ia menulisnya. Melansir Variety, Ashe awalnya berniat menjadikan "Funeral" sebagai lagu cinta. Namun, siapa sangka lagu itu malah berujung dengan nuansa yang menyedihkan.

    Saat menulis lagu "Funeral", Ashe juga mengaku banyak memikirkan soal cinta dan kematian. Pada akhirnya, ia pun merasa bahwa kedua hal itu saling berkaitan.

    Baginya, setiap manusia tentu akan menemui ajalnya. Sehingga, memiliki saksi hidup (kekasih yang tepat) justru mampu membuat hidup lebih bahagia dan bermakna.

    Lagu balada dari Ashe, "Funeral" seolah mengajak kita untuk menemukan cinta sejati dalam hidup. Cinta yang tak akan pernah pudar meski hari pemakaman salah satu di antaranya telah tiba. Apa lagu "Funeral" akan menjadi anthem keabadian cintamu bersama pasangan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More