Potret Lou Koller di Instagram Sick of It All (instagram.com/sickofitallnyc)
Sementara itu, Lou bersama saudaranya, Pete Koller, membentuk Sick of It All bersama drummer Armand Majidi di Queens, New York, pada tahun 1986 silam. Grup ini kemudian merilis album debut bertajuk Blood, Sweat and No Tears di tahun 1989.
Puncak kesuksesan komersial terjadi pada pertengahan tahun 1990-an. Album Scratch the Surface (1994) yang dirilis East West mendapat pujian kritis kala itu. Album mereka selanjutnya, Built to Last (1997), mencapai peringkat ke-32 di tangga lagu Billboard Heatseekers Albums.
Band ini kemudian menandatangani kontrak dengan Fat Wreck Chords dan terus merilis karya sampai tahun 2010-an. Pada 2020, Sick of It All berhasil menjual setidaknya setengah juta rekaman di seluruh dunia selama berkarier.
"Tahun ini seharusnya menandai ulang tahun ke-40 Sick of It All sebagai sebuah band, dan persahabatan, komitmen, dan semangat Lou selalu teguh sepanjang tahun," lanjut pernyataan resmi Sick of It All.
Selain itu, Lou sempat memulai side project-nya bersama Shane Embury, bassist Napalm Death, yang bernama Blood from the Soul dan merilis album debut bertajuk To Spite the Gland That Breeds dirilis pada 1993.