Trinity Optima Production
Berdasarkan press release yang diterima IDN Times pada Kamis (24/9/2026), “Memoria” disebut mengangkat tema tentang kenangan dan orang-orang yang memiliki tempat penting dalam hidup. Meski berangkat dari kisah percintaan, “Memoria” memiliki makna yang lebih luas. Lagu ini juga bercerita tentang hubungan, pertemanan, atau fase kehidupan yang berakhir, tetapi kenangan dari semua itu tetap bisa disimpan.
Turut terlibat dalam penulisan lirik dan proses kreatif “Memoria”, bagi El Putra sendiri, lagu ini tidak hanya bercerita tentang berakhirnya sebuah hubungan, tetapi juga tentang apa yang tersisa setelah sebuah hubungan atau fase kehidupan selesai. Hal tersebut tergambar dalam salah satu bagian lirik “Memoria”, yakni Jangan sedih bila berakhir, tapi senang ini pernah terjadi. Lewat penggalan tersebut, El ingin menghadirkan sudut pandang yang lebih hangat. Alih-alih berfokus pada kehilangan, lagu ini justru mengajak pendengar untuk berdamai dengan sesuatu yang telah berakhir sekaligus menghargai momen-momen indah yang pernah dilalui.
Cerita “Memoria” juga diperluas lewat karakter Rama yang diperkenalkan El melalui akun Instagram @monolognada. Kisah Rama kemudian hadir dalam musik video bersama karakter Yara, dengan Batukaras menjadi salah satu lokasi yang menggambarkan perjalanan Rama bersama kenangannya.
Lewat lagu ini, El Putra pun berharap pendengar bisa mengingat kembali seseorang, tempat, atau momen yang pernah berarti bagi mereka.
“Harapan aku, ‘Memoria’ bisa diterima dengan baik dan dinikmati dengan hati yang baik oleh semua yang mendengarkan, termasuk supporter-supporter-ku. Semoga lagu ini juga bisa menjadi ruang bagi siapapun untuk mengingat kembali seseorang, sebuah tempat, atau sebuah momen yang berarti dalam hidup mereka. Dan pastinya, semoga setelah ini mereka bisa terus menunggu karya-karyaku selanjutnya,” ungkap El Putra.