Comscore Tracker

5 Karya Miles Films, Ada yang Mengubah Industri Perfilman Indonesia

Sudah nonton yang mana saja? #IDNTimesHype

Industri perfilman Indonesia punya sejarah yang panjang. Pernah berjaya dan juga mati suri, bersyukur kini perfilman Indonesia sudah semakin membaik. Semakin banyak sineas Indonesia yang memiliki ide-ide segar yang menghasilkan karya terbaik. Kini film Indonesia tak hanya berfokus pada satu genre saja, namun semakin banyak genre baru yang dieksplore.

Berbicara mengenai perkembangan perfilman Indonesia, tentu saja tak lepas dari peran rumah produksi. Salah satu rumah produksi film yang begitu giat berkarya adalah Miles Films di bawah pimpinan Mira Lesmana dan Riri Riza.

Nah, berikut ini tujuh film beda genre karya Miles Films yang patut kamu nonton. Simak informasinya, ya.

1. Petualangan Sherina 

https://www.youtube.com/embed/YUYckOOyqDk

Industri perfilman Indonesia sempat mengalami mati suri, sampai muncul film Petualangan Sherina yang diperankan oleh Sherina Munaf, penyanyi cilik penuh bakat Indonesia. Siapa sih yang gak tahu film fenomenal ini? Walaupun sudah lebih dari 20 tahun sejak tayang, namun film Petualangan Sherina tetap di hati penonton.

Film ini sebenarnya adalah film musikal yang diperuntukkan kepada anak-anak, namun siapa sangka Petualangan Sherina justru menjadi pembuka kebangkitan perfilman di Indonesia. Hingga kini, film ini masih legendaris dan dicintai banyak orang, bahkan Miles Films kembali membuat sekuel dari Petualangan Sherina yang rencananya tayang 2021 ini.

2. Ada Apa Dengan Cinta? (2002)

https://www.youtube.com/embed/mSZ-ySRW29k

Film fenomenal lainnya karya Miles Film adalah Ada Apa Dengan Cinta? yang menjadi salah satu film terlaris dengan penonton lebih dari 2 juta, pada tahun 2005. Film ini bahkan diputar di berbagai negara, melambungkan nama Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra.

Bahkan setelah empat belas tahun, Miles Film kembali memproduksi Ada Apa Dengan Cinta 2, yang kembali mendapatkan jutaan penonton. Film ini juga menjadi salah satu film yang menandakan kebangkitan perfilman di Indonesia. 

3. Laskar Pelangi 

https://www.youtube.com/embed/e1SxNP7PWAc

Diadaptasi dari novel best seller karya penulis Andrea Hirata, Laskar Pelangi difilmkan bahkan berada di deretan film fenomenal Indonesia. Laskar Pelangi merupakan film yang berkisah tentang anak Indonesia di Belitung dengan keinginannya yang tinggi untuk bersekolah.

Faktanya, anak-anak tersebut pun diperankan langsung oleh anak-anak asli Belitung lho. Film yang penuh makna dan impian ini juga merupakan film yang diproduksi Miles Production dengan jumlah penonton 4,6 juta!

Baca Juga: Miles Films 25 Tahun, Segera Rilis Petualangan Sherina 2!

4. GIE 

https://www.youtube.com/embed/t3k41Px7LGg

Kali ini Miles Films memproduksi film biopik Gie, seorang aktivis pejuang ketidakadilan di Indonesia. Diproduksi pada tahun 2005, Miles Films berhasil dengan berani mengangkat kisah aktivis etnis Tionghoa, yang masih agak sensitif dibicarakan pada jamannya.

Film Gie menjadi salah satu karya fenomenal Miles Films, dimana Gie ramai dibicarakan kesuksesannya, bahkan menjadi pembuka ramainya produksi film biopik di Indonesia.

5. Pendekar Tongkat Emas 

https://www.youtube.com/embed/Lgr59kA3PCE

Keluar dari zona nyaman, kali ini Miles Films memproduksi genre film aksi yang melibatkan aktor-aktor papan atas tanah air seperti Christine Hakim, Reza Rahadian, Tara Basro, dan masih banyak lagi.

Mengangkat seni bela diri Indonesia dengan sinematografi dan jalan cerita yang epik, Pendekar Tongkat Emas bahkan laku di pasaran internasional, lho. Film ini adalah bukti bahwa Miles Films bisa membuat film berbagai genre dengan sukses.

Indonesia sangat beruntung memiliki Mira Lesmana, Riri Riza dan tentunya Miles Films sebagai sineas yang karyanya fenomenal dan berpengaruh pada kebangkitan perfilman Indonesia. Semoga semakin banyak karya yang ditelurkan Miles Films!

Baca Juga: Wallacea Week 2019, Riri Riza Bicara Unsur Lokalitas Dalam Film

Marissa Zefanya Photo Verified Writer Marissa Zefanya

Muggle.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya