Member SEEN Bongkar Jalani Training 12 Jam hingga Evaluasi Bulanan

- SEEN, beranggotakan DNDY, Jason, Albian, dan Noel, debut pada 25 September 2026 setelah menjalani masa pelatihan sekitar dua tahun.
- Jadwal trainee SEEN dapat berlangsung 12 jam, dari pukul 09.00 hingga 21.00, disertai evaluasi bulanan untuk memantau perkembangan dan memperbaiki kekurangan.
- Jason mengevaluasi rekaman latihan secara detail, sementara para member saling memberi masukan dalam lingkungan suportif yang membantu persiapan penampilan mereka.
Jakarta, IDN Times - SEEN resmi debut pada 25 September 2026 dengan dua lagu, “Up Up Up” dan “Morning Boy”. Sebelum akhirnya diperkenalkan sebagai boy group, para member yang terdiri dari DNDY, Jason, Albian, dan Noel ini telah melewati proses training. Masa pelatihan ini menjadi momen mereka mempersiapkan kemampuan masing-masing.
Bahkan, rutinitas latihan mereka bisa berlangsung seharian penuh dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala. Penasaran seperti apa pengalaman member SEEN selama menjalani masa training? Simak selengkapnya di bawah ini!
1. Member SEEN jalani training dari pagi sampai malam

DNDY member SEEN (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Rutinitas sebagai trainee SEEN memang beragam, tetapi bisa berlangsung sejak pagi hingga malam. DNDY mengungkapkan bahwa jadwal latihan mereka dapat dimulai sejak pukul 09.00 hingga sekitar pukul 21.00. Selain latihan, mereka juga menjalani evaluasi setiap bulan untuk melihat perkembangan dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Tergantung hari, tapi kayak contoh kemarin banget nih kita dari bangun jam 7 pagi, start-nya tuh jam 9, terus kita selesai jam 9 malam. Jadi kayak whole day, whole day 12 hours,” ujar DNDY kepada IDN Times pada Kamis (10/9/2026).
2. Jason sering nonton video latihan untuk evaluasi

boyband SEEN (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Bagi Jason, melihat kembali rekaman latihan menjadi salah satu cara untuk mengevaluasi kemampuan dirinya sendiri. Dari video tersebut, pria yang mengambil peran sebagai lead dancer dan vokalis ini bisa melihat bagian yang lebih detail. Ia pun acap kali melihat bagian yang sebelumnya dirasa sudah cukup, tetapi ternyata masih bisa dikembangkan lagi.
“Dulu itu mungkin aku ngerasain kayak, I think cukup deh. Tapi sekarang kalau bisa ngeliat video lagi, kok bisa sejelek ini ya? Dulu aku ngedance kok bisa kayak gini ya? Kok bisa kayak gimana ya? Besok kayak improvement dari kayak nyanyi juga kayak, ‘Oh, oh, I can do so much better,’” ujar Jason.
3. Para member SEEN sering saling memberi masukan

boyband SEEN (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Selain mengevaluasi diri sendiri, para member SEEN juga saling memberikan masukan. Menurut Jason, dukungan dari sesama trainee dan member menjadi bagian penting selama menjalani proses training. Ia merasa nyaman menyampaikan maupun menerima saran, karena SEEN memiliki lingkungan yang suportif.
Jason menuturkan, “Yang ngebuat itu semua works itu karena ada support dari orang-orang sekitar yang menurut aku itu sangat penting. Bukan cuma dari teman-teman pribadi, tapi dari other trainees yang super supportive dan maksudnya dari grup aku sendiri. SEEN sendiri itu merupakan grup yang satu, satu grup yang very firmly supportive. Jadi kalau misalnya ada masukan atau mungkin ada kayak feedback gitu, kita berani untuk menyampaikan dan itu ngebuat aku nyaman banget sini."
Kualitas training yang panjang selama kurang lebih dua tahun ini membuat para member berhasil tampil baik di atas panggung. Bahkan, penampilannya di Pestapora hari kedua berhasil menuai pujian dari penggemar baru.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















