Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengagumi Pop-up Zone Semoga Hanya di Mimpi Milik Bernadya, Dreamy!
potret Pop-up Zone Semoga Hanya di Mimpi di Cilandak Town Square, Sabtu (27/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Bernadya merayakan perilisan album ‘Semoga Hanya di Mimpi’ dengan Pop-up Zone di Cilandak Town Square pada 27–28 Juni 2026 yang disambut antusias para penggemar.
  • Pop-up Zone menampilkan berbagai instalasi interaktif seperti photo wall, dream wall, dan experience box bernuansa biru yang menggambarkan suasana dreamy dari album terbaru Bernadya.
  • Acara ini gratis namun memerlukan registrasi Spotify Premium, dengan kesempatan Meet & Greet eksklusif bagi 100 pembeli pertama Box Set setiap harinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Merayakan perilisan album terbarunya, Bernadya menggelar Pop-up Zone “Semoga Hanya di Mimpi” pada 27–28 Juni 2026 di Cilandak Town Square. Acara tersebut pun langsung disambut antusias oleh para penggemar.

Antusiasme tersebut sudah terlihat sejak hari pertama penyelenggaraan. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, mata saya langsung tertuju pada antrean pengunjung yang sudah mengular panjang di lantai dua mal. Menurut petugas keamanan yang berjaga, beberapa penggemar bahkan mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB, lho. Padahal, Pop-up Zone tersebut baru dibuka untuk umum pukul 10.00 WIB. Gokil sih!

Yang paling spesial, sebelum pintunya dibuka untuk umum, saya bersama rekan-rekan media berkesempatan untuk menjelajahi Pop-up Zone “Semoga Hanya di Mimpi” bersama Bernadya. Nah, di pintu masuk Pop-up Zone, pengunjung akan disambut deretan potongan lirik dari lagu-lagu di album terbaru Bernadya. Selain memperkenalkan suasana album, instalasi ini juga cocok banget dijadikan latar foto atau inspirasi story galau dan bucin di media sosial. Hihihi~

Setelah masuk lebih dalam, berbagai instalasi menarik pun menanti. Salah satunya adalah photo wall yang dipenuhi visual dan poster Bernadya yang merepresentasikan lagu-lagu di album Semoga Hanya di Mimpi. Tepat di sampingnya, juga tersedia sebuah dream wall untuk menuliskan mimpi atau harapan. So cute~ Saya pun gak melewatkan pengalaman ini!

Instalasi lain yang gak kalah mencuri perhatian saya adalah experience box biru yang identik dengan warna album Semoga Hanya di Mimpi. Dari kejauhan saja, instalasi tersebut sudah terlihat begitu magis karena berhiaskan lampu-lampu yang cantik. Sementara di dalamnya terdapat enam televisi yang menampilkan visual bertema album, dengan dua di antaranya akan menampilkan secara langsung momen saat pengunjung memasuki ruangan. Makin gemas, kan? Pada akhirnya, pengalaman menjelajahi instalasi ini terasa lebih interaktif dan imersif karena seolah benar-benar masuk ke dunia Semoga Hanya di Mimpi.

Nah, experience box ini juga menjadi salah satu sudut favorit Bernadya di Pop-up Zone, lho. Jujur saja, saya pun memahami alasannya karena vibes-nya memang sehangat dan se-dreamy itu.

Pop-up Zone “Semoga Hanya di Mimpi” dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk. Meski gratis, pengunjung tetap diwajibkan melakukan registrasi dengan menggunakan akun Spotify Premium. Gak cuma menjadi tempat berkumpul para penggemar, Pop-up Zone ini juga menghadirkan kesempatan spesial berupa Meet & Greet dan Signing Session bersama Bernadya, lho.

Namun, benefit tersebut tidak berlaku untuk seluruh pengunjung. Kesempatan mengikuti sesi eksklusif ini hanya diperuntukkan bagi 100 pengguna Spotify Premium pertama setiap harinya yang membeli Box Set “Semoga Hanya di Mimpi” di booth JUNI GOODS selama penyelenggaraan Pop-up Zone.

Karena kuotanya terbatas, gak heran kalau banyak penggemar yang sudah datang sejak awal acara. Selain ingin merasakan pengalaman di Pop-up Zone, ternyata mereka juga berharap bisa menjadi bagian dari 100 pembeli pertama untuk mendapatkan kesempatan bertemu langsung dan mengikuti sesi tanda tangan bersama Bernadya. Seru!

Topics

Editorial Team

Related Article