Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bernadya Kaget Pas Kerja Bareng Perunggu di Album Barunya, Ada Apa?

Bernadya Kaget Pas Kerja Bareng Perunggu di Album Barunya, Ada Apa?
Potret Bernadya dalam press conference albumnya di Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Intinya Sih
  • Bernadya menggandeng grup Perunggu untuk album barunya Semoga Hanya di Mimpi, berkolaborasi dalam lagu "Peluk Aku Sekarang!" yang menjadi sorotan publik.

  • Bernadya sempat kaget dengan kecepatan Perunggu menciptakan lagu, karena ini pertama kalinya grup tersebut menulis lagu khusus untuk musisi lain.

  • Kolaborasi Bernadya dan Perunggu berlangsung menyenangkan berkat visi jelas Bernadya serta komunikasi terbuka, membuat proses kreatif berjalan lancar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Perunggu menjadi grup yang diajak oleh Bernadya untuk menggarap album terbarunya berjudul Semoga Hanya di Mimpi. Dalam album tersebut, penyanyi asal Surabaya itu berkolaborasi dengan Perunggu lewat track nomor 2, "Peluk Aku Sekarang!", yang curi perhatian.

Di balik lagu tersebut, ternyata ada cerita menarik soal kerja sama mereka. Bahkan, Bernadya sempat merasa kaget dengan cara kerjanya Perunggu saat penggarapan lagu. Kira-kira, bagaimana ceritanya dan apa yang terjadi?

1. Bernadya tertarik kerja bareng karena Perunggu sangat suportif

Potret Bernadya bersama Hindia sampai Rendy Pandugo dalam press conference di Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Potret Bernadya bersama Hindia sampai Rendy Pandugo dalam press conference di Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Di hadapan awak media, Bernadya mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan Perunggu di album barunya, Semoga Hanya di Mimpi. Terlebih lagi, Perunggu selalu memberikan support kepada Bernadya sejak lama.

"Aku selalu ingin berkolaborasi sama kakak-kakak, om-om Perunggu karena mereka ini sangat baik. Mereka tuh suportif banget dari awal aku rilis EP, Kak Maul selalu support sekali. Terus beliau-beliau ini selalu mengajakku di beberapa panggung. Kayaknya lucu deh kalau kita mengerjakan sesuatu bersama untuk project yang serius gitu, dan mau," ucap Bernadya dalam konferensi pers di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

2. Sempat kaget dengan cara kerja Perunggu yang cepat dalam buat lagu

Potret Adryanto Pratono 'Boim' bersama Bernadya dalam press conference di Jakarta Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Potret Adryanto Pratono 'Boim' bersama Bernadya dalam press conference di Jakarta Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Vokalis sekaligus gitaris Perunggu, Maul Ibrahim, menjelaskan bahwa pada saat workshop perdana dengan Bernadya, belum ada bayangan soal lagu apa yang mereka ingin ciptakan. Sampai akhirnya mereka terinspirasi dengan fenomena wartel dan pacaran jarak jauh alias long-distance relationship (LDR). Dari situlah, mereka berangkat mengembangkan lirik track 2 secara bersama.

Dalam proses pengerjaan lagu tersebut, Bernadya ternyata sempat terkejut dengan bagaimana cepatnya Perunggu dalam menulis sebuah lagu. Terlebih lagi, Maul menyebut kalau ia saat itu merasa sangat bersemangat terlibat karena Perunggu pertama kalinya menciptakan lagu untuk orang lain.

"Waktu itu yang gue pribadi ingat betul adalah Nadya terlihat kayak kaget karena prosesnya Perunggu kalau nulis lagu itu cepat, sekarang ya sekarang. Cuma waktu itu kalau secara pribadi merasanya semangat banget karena bagi Perunggu sendiri ini pun pertama kalinya kami menulis lagu untuk orang lain gitu. Jadinya pas bikin, langsung, 'Ayo sekarang.' Nadya itu merasa seperti, 'Ini harus sekarang beresnya?'," ucap Maul.

3. Perunggu sebut kerja bareng Bernadya menyenangkan

Potret Maul Ibrahim bersama Bernadya dan Rendy Pandugo dalam press conference di Jakarta, Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Potret Maul Ibrahim bersama Bernadya dan Rendy Pandugo dalam press conference di Jakarta, Jumat (26/6/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Lebih lanjut, Maul juga tak menampik bahwa bekerja sama dengan Bernadya dalam album ini tampak menyenangkan. Apalagi, Bernadya sejak awal sudah memiliki visi yang jelas untuk album barunya, sehingga itulah yang memudahkan mereka kerja bareng.

"Ya tapi pada intinya pas ngerjainnya menyenangkan sekali. Nadya pun sangat terbuka dengan segala macam opsi dan kebawelannya kami, tapi di saat bersamaan, dia bukan yang 'Gue nurut saja' gak gitu. Jadi yang memudahkan kami ketika mengerjakan adalah Nadya tahu maunya apa. Saling mengarahkannya lumayan, tek-tokannya enak," ucapnya.

Menariknya, Bernadya bersama para musisi yang diajaknya berkolaborasi tidak hanya membahas soal lagu apa yang akan mereka ciptakan, tapi juga makanan yang akan disantap pada hari itu. Bahkan, judul demo lagu-lagu dalam album ini pun awalnya sempat diberikan nama makanan, lho.

"Judul demo tuh nama makanan hari itu," ucap Rendy Pandugo.

"Dulu lagu pertama demonya makanan yang kita pengin makan di hari itu, tapi susah pesannya," timpal Baskara Putra alias Hindia.

Kini, seluruh lagu dalam album Bernadya bertajuk Semoga Hanya di Mimpi sudah bisa didengarkan di seluruh digital streaming platform mulai 24 Juni 2026. Sudah dengar lagu-lagunya?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria

Related Articles

See More