Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Momen Penting yang Mengubah Arah Cerita Attack on Titan, Apa Saja?

Reiner mengaku dirinya Armored Titan.
Reiner mengaku dirinya Armored Titan. (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)
Intinya sih...
  • Attack on Titan berkali-kali mengubah arah cerita lewat plot twist besar yang mengguncang persepsi penonton.
  • Pengungkapan Titan Shifter, pengkhianatan Reiner/Bertholdt, dan kematian Erwin Smith menggeser konflik dari manusia vs. Titan menjadi perang antarmanusia.
  • Perjalanan Eren Yeager berujung pada Rumbling, yang menandai perubahan total tujuan dan moral cerita.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Attack on Titan memiliki banyak alasan kenapa seri ini layak disebut sebagai salah satu seri shounen modern terbaik. Selain menciptakan inovasi baru dengan plot yang gelap, Attack on Titan juga dipenuhi oleh plot twist yang sama sekali tidak terduga. Lewat Attack on Titan, Hajime Isayama menyajikan plot yang kompleks sehingga penggemar tidak bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya.

Selama seri berlangsung, Attack on Titan memiliki banyak momen yang tidak akan dilupakan oleh para penggemar. Tak hanya berkesan, beberapa momen dalam Attack on Titan juga berhasil mengubah arah cerita seri. Dari plot twist tidak terduga hingga pengungkapan besar dalam seri, berikut lima momen penting yang mengubah arah cerita Attack on Titan. Yuk, disimak ulasannya!

1. Eren berubah menjadi Titan

Eren dimakan Titan.
Eren dimakan Titan. (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)

Attack on Titan sebenarnya sempat hampir berakhir ketika seri ini baru saja dimulai. Sebelum bergabung dengan Pasukan Pengintai, Eren Yeager sempat ikut bertarung dalam serangan Titan. Di tengah pertarungan, kita hampir kehilangan Eren karena dirinya sempat dimakan oleh Titan.

Namun, Eren berhasil selamat dengan memberikan kejutan besar dalam seri. Setelah dimakan oleh Titan, Eren tiba-tiba berubah menjadi Titan. Dalam wujud Attack Titan, Eren membantu para prajurit dalam mengalahkan para Titan.

Pada awalnya, Eren sempat akan dijatuhi hukuman mati karena dirinya dianggap berbahaya. Namun, Pasukan Pengintai justru melihat Eren sebagai senjata yang bisa digunakan untuk melawan para Titan. Alhasil, Eren berhasil terbebas dari hukuman mati dengan syarat dirinya akan terus diawasi oleh Pasukan Pengintai.

Hal ini mulai menjadi titik yang mengubah arah cerita Attack on Titan. Di sini, kita akhirnya mengetahui bahwa Titan bukanlah monster yang datang entah dari mana. Mereka sebenarnya adalah manusia yang diubah menjadi raksasa. Kejadian ini perlahan mengubah arah konflik Attack on Titan karena musuh utama umat manusia bukan hanya Titan, tetapi juga sesama manusia.

2. Pertarungan melawan Female Titan

Female Titan
Female Titan (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)

Pada awal seri, Annie Leonhart diperkenalkan sebagai seorang Polisi Militer. Namun, terungkap bahwa Annie juga sebenarnya merupakan seorang Titan Shifter, sama seperti Eren. Setelah pengungkapan bahwa Eren adalah Titan, Annie sempat mencoba menculik Eren.

Hal ini memperkuat spekulasi bahwa di luar sana ada beberapa orang yang bisa berubah menjadi Titan sambil tetap mempertahankan akal sehat mereka. Pengungkapan Eren dan Annie berhasil memberikan petunjuk tentang Titan Shifter. Sekarang, musuh mereka bukan hanya para raksasa yang berada di luar tembok, melainkan juga pengkhianat yang bersembunyi di antara para prajurit.

3. Pengkhianatan Reiner Braun dan Bertholdt Hoover

Reiner dan Bertholdt mengungkapkan identitas mereka pada Eren.
Reiner dan Berholdt mengungkapkan identitas mereka pada Eren. (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)

Pengakuan Reiner Braun dan Bertholdt Hoover masih menjadi salah satu momen paling mengejutkan yang pernah ada dalam anime. Pada musim kedua, Reiner dan Braun membuat pengakuan yang sama sekali tidak terduga. Di sini, Reiner mengungkapkan bahwa dirinya adalah Armored Titan dan Bertholdt adalah Colossal Titan.

Mereka bertanggung jawab atas serangan Titan di Shiganshina dengan menjebol Tembok Maria. Sejak pengkhianatan Reiner dan Bertholdt, Attack on Titan tidak lagi bercerita tentang pertarungan antara umat manusia dengan para Titan. Seri jadi lebih berfokus pada perang antara sesama umat manusia yang menggunakan kekuatan Titan sebagai senjata mereka.

4. Kematian Erwin Smith

Erwin memimpin serangan bunuh diri.
Erwin memimpin serangan bunuh diri. (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)

Sebelumnya, Erwin Smith adalah komandan Pasukan Pengintai. Erwin selalu digadang-gadang sebagai harapan terbesar umat manusia. Selama bertahun-tahun, Erwin telah memimpin banyak perang melawan Titan guna membongkar rahasia dunia dan menghentikan penderitaan umat manusia yang disebabkan oleh Titan.

Erwin sebenarnya sudah selangkah lagi untuk menemukan jawaban dari rahasia dunia. Dalam misi merebut kembali Shiganshina, Pasukan Pengintai bertujuan untuk menemukan jurnal Grisha Yeager yang terdapat di ruang bawah tanah keluarga Yeager. Hal ini bisa menjadi kunci untuk menghentikan peperangan karena jurnal tersebut berisi informasi tentang rahasia dunia.

Sayangnya, Erwin harus mati sebelum dirinya bisa menemukan jurnal tersebut. Selama pertarungan melawan Beast Titan, Erwin memimpin serangan bunuh diri. Hal tersebut ia lakukan guna memberikan celah bagi Levi Ackerman untuk menghabisi Beast Titan.

Kematian Erwin memberikan dampak besar bagi seri karena umat manusia telah kehilangan harapan terbesar mereka. Memang tidak dapat dipastikan kalau Erwin bisa mencegah Rumbling jika dirinya masih hidup. Namun, Erwin mungkin bisa mencapai perdamaian melalui jalur diplomasi dengan menggunakan Rumbling sebagai senjata politik. Secara tidak langsung, kematian Erwin telah membiarkan Rumbling terjadi karena Eren sudah tidak dapat melihat bahwa dirinya dapat mencapai perdamaian tanpa kekerasan.

5. Eren menunjuk ke arah lautan

Eren bertanya kepada Armin tentang kebebasan.
Eren bertanya kepada Armin tentang kebebasan. (dok. MAPPA/Attack on Titan)

Sekilas, adegan ini memang terlihat seperti adegan biasa yang tidak ada artinya. Namun, tanpa disadari, momen ini sebenarnya memberikan foreshadowing tentang Rumbling yang akan dilakukan oleh Eren. Pada momen ini, Eren mengatakan, "Jika membunuh musuh di sana, apakah kita akan benar-benar bebas?"

Setelah berhasil menemukan jurnal Grisha, Pasukan Pengintai akhirnya mengetahui bagaimana semua ini dimulai. Mereka mengalami dilema moral karena bangsa Eldia bisa disebut sebagai korban sekaligus pelaku. Alasan kenapa para Eldian harus hidup menderita di balik tembok sebenarnya hanyalah konsekuensi dari kejahatan leluhur mereka: Karl Fritz.

Namun, bangsa Eldia sebenarnya tidak memiliki tanggung jawab untuk memikul dosa Karl. Meski begitu, negara-negara lain, terutama Marley, tetap tidak bisa memaafkan kejahatan sang leluhur Eldia. Itu alasannya, Eren memilih melakukan Rumbling untuk mengakhiri semuanya, terlepas dari siapa yang benar dan salah.

Kelima momen di atas tetap akan menjadi momen yang tidak pernah dilupakan oleh penggemar. Tak hanya karena ikonik, tetapi kelima momen di atas juga memberikan dampak yang besar pada arah cerita Attack on Titan. Jadi, bagaimana menurutmu? Dari kelima momen di atas, momen mana yang paling mengubah arah cerita Attack on Titan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Hype

See More

Apa Itu Dunesday yang Dibahas Robert Downey Jr. dan Timothee Chalamet?

17 Jan 2026, 12:08 WIBHype