7 Musisi yang Angkat Isu Palestina di Stage Coachella, Ada The Strokes

Sebelum hari kedua pekan kedua Coachella 2026 ditutup dengan banyak kejutan oleh Justin Bieber, band The Strokes juga mengguncang Coachella Stage dengan lagu-lagu andalan mereka yang penuh energi garage rock. Namun salah satu yang mencuri perhatian dari penampilan mereka, yaitu saat Julian Casablancas dan kawan-kawan memunculkan visual di LED raksasa terkait keputusan politik Amerika Serikat sampai isu peperangan yang terjadi di Gaza.
Sepanjang sejarah Coachella, The Strokes bukan musisi pertama yang mengangkat isu Palestina ataupun soal konflik militer yang terjadi di beberapa negara. Sebelumnya sudah ada beberapa musisi yang melakukannya, bahkan datang dari nama-nama besar.
1. Green Day

Pada 2025 lalu, vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong mengubah sepenggal lirik dari lagu "Jesus of Suburbia" yang mereka bawakan di panggung Coachella. Lirik tersebut diubah menjadi, "Runnin' away from pain, like the kids from Palestine. Tales from another broken home".
Green Day merupakan band yang sering banget menyinggung fenomena politik dan sosial khususnya di Amerika Serikat. Aksi ini menunjukkan dukungan mereka untuk Palestina di panggung sebesar Coachella.
2. Kneecap

Kneecap juga merupakan salah satu grup yang vokal banget sama kebijakan-kebijakan politik dan sosial yang melenceng. Manggung di Coachella, gak membuat Kneecap berhenti menyerukan dukungan untuk Palestina. Pada 2025, grup hip hop asal Irlandia ini menuliskan pesan yang menyebutkan bahwa Israel telah melakukan genosida rakyat Palestina. Mereka juga menyalahkan pemerintah Amerika Serikat yang disebut mempersenjatai dan mendanai Israel.
3. Turnstile

Band rock asal Amerika Serikat ini menampilkan pesan dukungan serupa untuk Palestina di panggung Coachella 2026. Dalam set panggungnya, band Turnstile menampilkan visual besar bertuliskan Free Palestine dengan gambar semangka, yang jadi simbol dukungan masyarakat dunia untuk Palestina.
4. The Strokes

Aksi yang dilakukan The Strokes menjadi highlight yang paling viral di Coachella 2026. Mereka menampilkan visual pesan terkait kondisi politik di layar besar panggung utama Coachella. Dalam pesan yang tampil selama lagu terakhir "Oblivius" dibawakan, mereka mengutuk keras terjadinya konflik global, dampak perang, serta cuplikan universitas terakhir di Palestina yang dibom oleh Israel, merujuk ke situasi Gaza saat ini.
5. Wednesday

Vokalis band Wednesday, Karly Hartzman, blak-blakan mengkritik kebijakan imigrasi AS yang beberapa waktu belakangan ini jadi sorotan besar para publik figur. Dengan lantan, ia meneriakan, "F*CK ICE and Free Palestine!" di panggung Coachella 2026.
6. Saint Levant

Rapper Saint Levant yang pernah menghabiskan kehidupan masa kecil di Gaza, debut di panggung Coachella 2024. Di panggung tersebut, ia membagikan banyak cerita mengenai perjalanan hidupnya yang lahir di Yerusalem, menghabiskan masa kecil di Gaza, hingga harus mengungsi ke Yordania pada 2007. Levant juga menyanyikan dua lagu yang berkaitan dengan Palestina di Coachella, yaitu "Deira" dan "From Gaza with Love".
7. Tyler, the Creator dan Childish Gambino

Pada Coachella 2024, Tyler, the Creator sempat mengajak pelantun lagu "This Is America" yaitu Childish Gambino dan juga A$AP Rocky ke panggung. Pada penampilan tersebut, Tyler dan Gambino terlihat mengenakan pin bendera Palestina berwarna merah, putih, hijau, dan hitam. Lalu, ada juga pin bendera Kongo untuk menunjukkan dukungan terhadap masyarakatnya yang mengalami kekerasan.
Selain daftar di atas, beberapa musisi yang sempat menunjukkan dukungan untuk Palestina di panggung Coachella yakni Blonde Redhead, Thee Sacred Souls, Clairo, hingga band Wednesday.
![[QUIZ] Seberapa Hafalkah Kamu dengan Lagu Ibu Kita Kartini?](https://image.idntimes.com/post/20250527/whatsapp-image-2025-05-27-at-224113-2-ed7bb7c490bafbd90982b7899142dee4.jpeg)















